
Hari ini sungguh sangat menyenangkan sekali bagi Daniel sebab dia bisa berkumpul dengan mama nya sekaligus juga dengan pasangan hidup nya bahkan mom Rossa pun juga sangat senang karena Daniel sudah menemukan kebahagiaan dia sekarang ini apalagi Daniel juga kini sudah terlihat sungguh bahagia bersama dengan Khayra dan itu membuat hati Mom Rossa lega juga sebab ada yang bisa menyembuhkan hati sang putra
"Kenapa kamu sedih bukan nya senang jika Daniel sudah memiliki pasangan yang sangat sabar dan juga tulus kepada nya ". Kata Dad Irwan
"Aku senang sayang bahkan aku pun juga berharap jika dia akan selalu bahagia bersama dengan istri nya tanpa ada gangguan sama sekali dari pihak lain nya ". Kata mom Rossa
"Jika itu tentang William kamu tenang saja nanti aku akan mencoba untuk bicara dengan nya siapa tahu bisa meluluhkan hati dia ". Kata Dad Irwan
"Aku tahu mas William jadi tidak akan dia mudah menerima apalagi dia adalah anak Bastian orang yang di anggap sebagai saingan besar bisnis nya dan lagi Bastian juga beberapa kali menjatuhkan bisnis mas William kala itu ". Kata Mom Rossa
"Daniel saja bisa berubah jadi aku yakin jika William pun nanti juga bisa berubah karena dia juga pasti ingin jika sang putra bahagia ". Kata Dad Irwan
"Jika memang dia memikirkan kebahagiaan Daniel tidak mungkin bukan jika dia mencekal Daniel kalah itu dan untung saja ada kamu yang membantu kami sayang jika tidak apa jadinya kami waktu itu ". kata Mom Rossa
Banyak sekali hal yang memang tidak bisa Daniel lupakan tentang perlakuan buruk dari papa nya sendiri bahkan dia pun juga tidak ingin jika melihat papa nya sampai saat inipun dia masih enggan jika di minta bertemu dengan sang papa
"Mom jangan memikirkan Niel karena Gerry yakin jika suatu hari nanti dia dan papa nya akan baikan jadi mom tidak perlu cemas akan hal itu ". Kata Gerry ikut meyakinkan Mom Rossa saat ini karena sejak kemarin mom Rossa terus saja memikirkan Daniel dan juga papa nya yang masih belum akur
"Terima kasih sayang kamu bisa akrab dengan Daniel dan menganggap nya seperti Saudara kamu sendiri ". Kata Mom Rossa kepada Gerry
__ADS_1
"Tentu saja aku akan menganggap nya saudara ku mom sebab mom juga sudah menikah dengan Daddy jadi saat ini kita adalah keluarga. Tidak bisa di ganggu gugat oleh hal apapun bahkan Gerry juga tidak akan perduli sama sekali dengan tanggapan orang tentang kalian ". Kata Gerry
Banyak yang berpikir dan berkomentar negatif waktu itu tentang mom Rossa namun untuk saat ini jika ada yang melakukan nya pasti Daniel akan memberikan nya pelajaran yang tidak akan bisa di lupakan oleh mereka apalagi Daniel juga saat ini bukan orang sembarangan tidak bisa jika dia di remehkan oleh orang lain yang ada mereka akan hilang jika sudah berurusan dengan Daniel
"Bagus sekali ya tempat nya , kenapa kamu selalu saja tahu tempat bagus seperti ini sih . Jadi gemes deh ". Kata Khayra mencubit pipi Daniel
"Sudah sangat berani sekali ya kamu ini sama aku tapi tidak masalah untung saja kamu istri ku jika bukan maka aku potong tangan kamu ". Kata Daniel lalu memeluk nya
"Tega sekali ya kamu mau memotong tangan ku . Lalu bagaimana jika tangan ku hilang maka aku pasti tidak bisa bekerja bukan ". Kata Khayra bercanda
"Cantik sekali jika seperti ini membuat ku semakin cinta saja ". kata Daniel membuat Khayra kaget saja dengan ucapan nya tadi bahkan dia pun kini heran dengan apa yang di katakan oleh suami nya itu tadi yang membuat nya sangat heran ketika mendengar nya
"Siapa bilang aku heran tidak sama sekali ". Kata Khayra
"Wajah kamu saja sudah terlihat dengan jelas jika kamu memang sangat heran sekali kenapa masih tetap tidak mengaku " Kata Daniel
"Apa sih sok tahu sekali ". Kata Khayra
"Ya aku memang tahu bahkan sangat tahu segala nya tentang kamu ". Kata Daniel
__ADS_1
Khayra semakin heran dan hanya memilih untuk diam saja saat ini karena Daniel terus saja menggombal kepada nya hingga membuat nya pun hanya bisa diam mendengar gombalan Daniel sejak tadi
Dan kini tanpa di duga juga Carles bertemu dengan William di salah satu mall yang dia datangi dan mereka pun kini duduk semeja bersama
"Aku dengar jika Rossa juga ada di sini , apa dia sengaja datang untuk menemui Daniel dan mencuci otak nya tentang keluarga ku ". Kata William seperti tidak tahu diri sama sekali saat ini mengatakan hal seperti itu bahkan mama Sarah pun juga sudah tidak tahan sejak tadi ingin sekali menampar ipar nya itu hanya saja dia masih menahan nya
"Wajar jika dia menemui Niel karena dia adalah mama nya kak dan sebaik nya kau tidak bicara seperti itu karena Daniel akan sangat tidak suka sekali dengan ucapan mu itu ". Kata Carles
"Jika dengan keluarga mama nya kenapa dia sangat terbuka sekali dan dengan istri ku dia malah seperti ini bahkan Daniel pun dengan sengaja juga malah membuat perusahaan ku dalam masalah . Anak macam apa dia ". Kata William
"Papa macam apa juga yang tidak perduli dengan anak nya malah terus saja mengolok nya hingga dia pun merasa bagaikan tidak memiliki sosok papa dalam hidup nya bahkan kau pun selalu membandingkan nya dengan Reno ". Kata Arya yang sangat tidak suka sekali dengan William
Arum hanya diam menyimak saja obrolan ini karena dia juga tidak ingin jika ikut campur urusan mereka bahkan dia pun baru tahu jika orang yang ada di depan nya ini adalah papa kandung Dari suami sahabat nya namun keterkejutan nya dia tutupi dan masih berusaha untuk tetap tenang sekarang ini
"Ingat lah kak siapa yang membuat Daniel membenci mu bahkan kau sendiri bukan yang memulai percikan api itu jadi jangan salahkan anak mu jika dia masih saja tidak menganggap mu ada ". Kata Carles yang begitu tersinggung dengan ucapan kakak nya
"Kamu kenapa tidak sopan sekali dengan kakak kamu bukan nya membela kakak kamu malah menjatuhkan nya '. Kata Katrine
"Maaf ya Tante tanpa mengurangi rasa hormat saya tapi apa yang papa katakan benar sekali dan lagi kenapa Tante masih saja suka ikut campur urusan Daniel . Hidup Daniel kenapa kalian masih saja ingin mengatur nya . ingat lah bagaimana dulu kalian membuat nya terluka dan saat ini dia sudah bahagia dengan pasangan nya jadi jangan mencoba untuk mengusik nya atau kalian memang akan berakhir nanti nya ". Kata Arya mengingatkan dengan penuh emosi membuat Arum pun memegang tangan nya agar dia bisa bersabar saat ini menghadapi orang di depan nya itu yang terus memancing emosi nya
__ADS_1