Wedding Drama

Wedding Drama
Part 81


__ADS_3

Saat ini Khayra masih di kediaman Arum dia pun membantu Bu Ella untuk mempersiapkan semua nya agar bisa nanti langsung mengeksekusi orderan yang sudah di berikan oleh mama Sarah dan saat ini pun mereka akan pergi ke tempat jahitan . Di sana ada beberapa mesin jahit dan juga ada beberapa karyawan juga di sana yang memang biasanya membantu Bu Ella dan mereka pun juga bukan orang jauh sebab mereka bekerja sama untuk melakukan pekerjaan ini sejak lama bahkan sebelum Arum lahir pun Bu Ella pun juga sudah bekerja sebagai penjahit sejak lama bahkan Bu Ella juga sudah menekuni nya sejak remaja jadi tak heran jika memang banyak juga yang sudah kenal dengan Bu Ella dan sering juga membuat baju di Bu Ella sebelum nya


"Apa kita naik grab saja Bu biar bisa cepat sampai juga ". Kata Arum


"Tau gitu tadi Khayra pinjam mobil Daniel biar kita bisa pergi naik mobil nya saja ". Kata Khayra


"Sudah lah kita pergi naik angkot pun juga tidak masalah sama sekali jadi jangan terus berdebat naik apa saja pun bisa kok santai saja ". Kata Bu Ella


"Kita menunggu lama Bu jadi nya bahkan sejak tadi pun angkot juga tidak ada yang lewat padahal sudah dua puluh menit di sini ". Kata Arum


"Tenang tunggu saja dulu , kita harus sabar ". Kata Bu Ella


"Iya sabar saja dulu Rum mungkin pak supir nya masih lapar ke warung dulu ". Kata Khayra


Terlihat kini dua mobil hitam yang mewah menghampiri mereka dan Mike pun segera turun dengan anak buah nya juga


"Loh Mike , kok ke sini "? Tanya Khayra


"Iya nona , saya di minta tuan muda Daniel membawa kan mobil untuk anda ". Jawab Mike yang kini juga menyerahkannya kunci mobil nya kepada Khayra


"Terima kasih Mike , kamu jadi repot hanya untuk mengantarkan mobil saja kepada ku ". Kata Khayra

__ADS_1


"Sama-sama nona , kalau begitu saya permisi dulu nona ". Pamit Mike lalu dia pun segera pergi lagi masuk ke dalam mobil lalu meninggalkan Khayra sebab tugas Mike dari Daniel tadi hanya mengantar kan mobil saja karena untuk menjaga Khayra dari belakang itu ada orang lain lagi yang bertugas melakukan nya karena Daniel tahu jika Bastian atau yang lain nya pasti akan melakukan hal buruk nantinya jadi dia pun kini berusaha untuk mengantisipasi nya


"Ayo Bu , rum kita berangkat sekarang". Ajak Khayra


"Untung nya suami mu itu pengertian sekali ya orang nya Khay jadi kita pun tidak lagi susah mencari kendaraan lagi ". Kata Arum


Mereka pun saat ini masuk ke dalam mobil untuk pergi ke tempat produksi langsung untuk menyesuaikan kondisi di sana


"Apa mama Sarah sudah memberikan rancangan desain nya bu untuk di kerjakan ". Kata Khayra


"Belum , nanti akan di kirim lagi sama Bu Ella jadi ibu akan menunggu dulu nanti akan di kabari lagi ". Kata Bu Ella


"Bu bos tidak boleh kan banyak kerja nanti pak bos pasti akan marah jika istri nya di suruh terus ". Kata Arum


"Apa sih Rum kamu itu kenapa selalu saja bicara seperti itu kan aku juga bukan bos karena Daniel yang jadi bos bukan aku ". Kata Khayra


"Sama saja , kan kamu juga istri nya jadi kamu pun akan di panggil Bu bos oleh bawahan Daniel termasuk aku juga ". Kata Arum


"Ih sudah kenapa terus seperti itu sih kamu ini ". Kata Khayra


Dia memang tidak akan pernah suka di panggil Bu bos bahkan di kafe nya pun dia juga tidak mau di panggil bos karena dia tidak suka dengan panggilan seperti itu bahkan dia juga ingin bersahabat juga dengan semua karyawan nya di kafe tanpa terkecuali juga pasti nya

__ADS_1


Di ruang meeting nya saat ini Daniel dan Arya pun masih membahas soal proyek nya bahkan Daniel pun terlihat sangat serius sekali jadi Arya pun tidak akan mengajak nya bercanda kali ini sebab sang sahabat sedang serius jika dia bercanda maka habislah dia oleh Daniel saat ini


"Memang ini semua terasa sangat janggal sekali jadi berhati-hatilah, aku akan mengurus nya secara perlahan . Anggap saja kau tidak tahu akan hal itu , berlagak bodoh saja meksipun sebenarnya kau memang sangat bodoh sekali '. Kata Daniel


"Ya tuan muda Daniel memang saya sangat bodoh dan anda lah orang yang paling hebat sejak dulu " Kata Arya


"Bagus jika kau sadar dan ini aku akan meminta James untuk menyelesaikan nya ". Kata Daniel


"Kenapa Hendra selalu saja datang ke sini apa dia akan mencari masalah dengan papa ?". Tanya Arya mencoba mencari tahu pendapat Daniel sebab Arya pun tahu bagaimana hebat nya Daniel dalam menganalisis situasi dan insting nya pun juga sangat lah tajam sekali


"Dia mendekati agar aku tidak melakukan hal buruk di perusahaan nya bahkan dia pun juga ingin mengambil keuntungan atas kedekatan nya dengan papa Carles jadi hati-hati lah dengan si bodoh itu ". Kata Daniel mengingat kan Arya agar tidak mudah percaya dengan Hendra dan orang lain nya karena mereka pasti berniat tidak baik juga kepada mereka sebab mereka memang sangat lah baik sekali jadi akan mudah jika ingin memanfaatkan mereka sekeluarga sekaligus


"Jika tidak ada yang perlu kita diskusi kan lagi maka aku akan pergi dulu untuk mengecek perusahaan Bastian ". Kata Daniel


"Jika aku ikut dengan mu apa akan sangat mengganggu Niel nanti nya ?". Tanya Arya


"Untuk apa ikut dengan ku , bukan nya di sini juga masih banyak kerjaan jadi bantu lah papa jangan terus keluyuran tanpa bekerja di jam kerja seperti saat ini ". Kata Daniel mengingat kan Arya agar membantu papa nya bekerja bukan malah ingin ikut bersama dengan dia untuk melihat kinerja karyawan di kantor istrinya


"Ah kau ini , ya sudah aku akan di sini jadi sana pergi lah jangan lagi di sini sebab kau sudah tidak lagi di butuhkan di sini tuan muda Daniel yang terhormat". Kata Arya


"Aku juga sudah bosan di sini ". Kata Daniel yang kini juga berjalan pergi untuk melanjutkan kembali perjalanan nya menuju kantor sang istri sebab Daniel pun juga ingin melihat apa Roy dan Bastian masuk kerja sekarang atau mereka hanya asik saja di rumah bersantai bahkan Daniel pun juga penasaran bagaimana reaksi Bastian ketika melihat nya datang nanti setelah tadi dia meminta James mengurus mertua nya yang tidak tahu diri itu

__ADS_1


__ADS_2