Wedding Drama

Wedding Drama
Part 82


__ADS_3

Daniel saat ini sudah berada di kantor milik sang istri , dia memang sudah mengambil alih semua harta Bastian dan membalik nama dengan nama sang istri namun hal itu juga tidak ada yang mengetahui nya kecuali sang asisten yang bekerja sama dengan nya yang tak lain adalah James dan juga Mike bahkan kedua nya pun juga mengetahui beberapa hal memang yang tidak banyak orang ketahui juga selama ini


"Tuan Daniel , selamat datang ". Sapa sang scurity


Daniel hanya mengangguk saja dia saat pun berjalan masuk ke dalam kantor dengan santai nya sebab kantor itu sudah ada di genggaman nya jadi apapun yang dia lakukan bukan jadi masalah besar bahkan tidak ada juga yang bisa menghalanginya melakukan apapun di kantor milik nya sendiri


"Roy , bukan nya ini masih jam kerja . Lalu kau mau pergi ke mana ?". Tanya Daniel membuat langkah Roy pun berhenti sebab dia mengenali suara siapa yang bicara tadi


"Daniel , kenapa kau di sini ?". Tanya Roy kaget melihat Daniel di kantor


Daniel segera menghampiri nya dan dia pun kini menatap Roy dengan serius nya


"Apa kau lupa siapa aku hingga masih saja bertanya untuk apa aku di sini . Aku adalah bos mu dan kau adalah bawahan ku jadi tunduk lah kepada ku jangan banyak bicara dan bertanya sebab aku sangat tidak suka ". Kata Daniel


Seketika itu Roy pun langsung terdiam dan tangan nya pun terkepal sebab dia menahan emosi karena ucapan Daniel tadi kepada nya


"Masih jam kerja jika kau pergi tanpa izin dan alasan pekerjaan di sini maka aku bisa memotong gaji mu bahkan aku pun juga bisa memecat ku secara langsung ". Kata Daniel


Mereka para karyawan yang mendengar pun hanya diam saja sebab mereka juga tahu siapa Daniel bahkan dalam kepemimpinan nya saat ini kantor pun menjadi sangat maju sekali dan kerja keras Dari karyawan pun mendapat bayaran yang seimbang juga meksipun mereka juga tahu jika tidak boleh ada kesalahan sedikit pun jika bekerja dengan Daniel namun tetap saja mereka senang karena gaji yang Daniel berikan sangat sesuai sekali dengan kebutuhan dan keinginan mereka semua yang bekerja di sana


"Aku ada urusan kantor jadi harus keluar untuk menemui klien ". Kata Roy


"Sekertaris, panggil dia ke sini . Aku ingin tahu siapa klien yang akan di temui oleh Roy saat ini ". Kata Daniel membuat Roy pun kini menjadi panik sekali karena dia memang akan pergi menemui seseorang dan itu juga bukan klien kantor jadi tidak akan ada daftar nya di catatan nanti


"Tunggu Niel , aku akan kembali ke ruangan ku untuk bekerja lagi jadi stop mengintimidasi ku ". kata Roy


"Bahkan kau sama sekali tidak ada gunanya jika tetap bekerja di sini tapi aku masih sangat baik sekali bukan mengizinkan kakak ipar serta papa mertua tetap bekerja di sini bahkan hal itu pun bisa berakibat buruk bagi ku karena kalian bisa saja berkhianat dengan ku apalagi Karin adalah kekasih Reno jadi hal itu cukup bisa jadi alasan bukan untuk kalian menjebak ku nanti nya ". Kata Daniel membuat Roy hanya diam saja sekarang lalu setelah kembali melihat tatapan Daniel dia pun memutuskan untuk segera kembali lagi ke ruangan nya untuk bekerja lagi


"Siap , kenapa Daniel bisa datang kemari . Ada angin apa hingga dia memutuskan untuk datang ke sini ". Kata Roy sambil kembali membuka laptop nya sekarang ini untuk kembali melanjutkan kerjaan dia yang tadi nya akan dia tinggal kan sebentar


"Apa Bastian sudah kembali ?". Tanya Daniel pada salah satu karyawan di sana yang masih menunduk kan kepala nya


"Tuan Bastian belum datang ke kantor tuan muda ". jawab nya


"Katakan untuk memotong gaji Bastian sebab dia sudah tidak mematuhi aturan ku di sini karena belum datang hingga saat ini ". Kata Daniel


"Baik tuan muda akan saya sampaikan apa yang anda katakan tadi ". Kata sang karyawan dengan gugup nya


"sekarang, katakan lah sekarang jangan menunggu nanti karena itu akan menghambat pekerjaan mu saja ". Kata Daniel


Karyawan itu pun lantas pergi untuk melapor kan apa yang tadi di katakan oleh Daniel . Sementara itu Daniel pun saat ini masih lah berkeliling di kantor untuk melihat kinerja para karyawan nya di kantor. Dia akan menerapkan aturan yang sama baik di kantor nya sendiri maupun milik istri nya ini yang dia kelola bersama dengan James dan juga Mike pasti nya


"Apa Reno pernah datang ke sini ?". Tanya Daniel


"Dulu sering tuan muda namun sekarang jarang sekali tuan Reno datang ke kantor ini ". Jawab karyawan di sana


Daniel hanya diam dia mengalami melanjutkan berkeliling karena dia pun ingin memastikan juga jika tidak ada penyusup masuk ke dalam kantor itu .

__ADS_1


Di tempat lain saat ini Hendra pun masih lah gelisah setelah dia tadi melihat Daniel berada di kantor Carles sahabat nya. Hendra takut jika nanti apa yang sudah dia rencanakan sesuai dengan kerja sama nya bersama Reno hancur sebab Daniel bisa saja mengetahui nya dan saat ini dia pun masih saja gelisah memikirkan hal tersebut sejak dia datang ke kantor setelah kembali dari perusahaan Arya


"Papa kenapa , kok cemas sekali ?". Tanya Lisa


"Kamu dari mana , kenapa tidak pergi ke butik Sarah untuk bekerja ?". Tanya Hendra kepada sang putri


"Lisa tidak di beri pekerjaan apapun jadi ya Lisa lebih baik pergi saja kan pa dari sana dari pada hanya diam saja di sana malah Lisa di minta untuk membersihkan tokoh di sana , mana mau juga Lisa melakukan nya ". Kata Lisa yang kini sudah duduk manis sambil menyilang kan kaki nya bahkan saat ini dia pun sudah mulai membaca majalah yang ada di meja ruangan papa nya tadi tanpa perduli tatapan papa nya yang saat ini mengarah kepada dia


"Kamu seharusnya tidak pergi Lisa karena kamu bisa mengambil hati Sarah jika terus berada di sana bahkan apapun yang Sarah katakan seharusnya kamu melakukan nya agar kamu bisa segera menikah dengan Arya dan kita bisa menguasai harta mereka ". Kata Hendra


"Tapi pa , mana mungkin Lisa Sudi melakukan hal yang seperti itu . Lisa kan model terkenal pa jadi tidak akan mungkin Lisa mau membersihkan kaca tokoh dan lain sebagainya, seperti pembantu saja Lisa di sana jika melakukan hal seperti itu ". Kata Lisa


.Hendra hanya bisa menggeleng kan kepala nya saja karena putri nya ini sejak dulu memang selalu dia manjakan jadi dia tidak akan pernah mau melakukan tugas apapun bahkan memasak pun dia juga tidak akan mau Melaka nya


"Kamu ya Lisa , susah sekali di ajak kerja sama padahal semua ini juga untuk kebaikan kita ". Kata Hendra


"Kan ada Reno pa , jadi untuk apa susah-susah melakukan hal seperti itu . Kan Reno juga kaya tidak kalah kaya dari Arya bahkan bisa di bilang dia lebih dari Arya ". Kata Lisa


"Jangan lupa siapa yang ada di samping Arya bahkan perusahaan Reno bisa habis jika Daniel sudah bertindak, ingat lah hal itu Lisa ". Kata Hendra dengan hembusan nafas kasar nya Sebab sang putri sangat susah sekali di atur nya saat ini bahkan dia sering sekali membantah ucapan nya padahal Hendra selalu memberikan yang terbaik untuk nya sejak dulu hingga sekarang


"Kamu sebaik nya cari tempat lain saja jangan di sini. Papa banyak kerjaan". Kata Hendra


"Lisa hanya duduk saja tidak akan mengganggu pekerjaan papa juga jadi tenang saja pa ". Kata Lisa


"Tetap saja jika ada kamu papa tidak akan konsen Lisa jadi sebaik nya pergi saja ke mana pun asal jangan di sini karena papa sungguh sangat sibuk sekali hari ini jadi kamu cepat pergi saja sana ". Kata Hendra mengusir putri nya


Lisa yang kesal pun memutuskan untuk pergi ke mall saja saat ini karena dia juga tidak tahu lagi harus melakukan apa sebab mama Sarah juga tidak memberikan nya pekerjaan maka dari itu juga dia pergi saat ini


"Ah mending pergi ke mall saja dari pada tetap di kantor malah papa ngomel terus nanti nya ". Kata Lisa yang kini sudah masuk ke dalam mobil lalu pergi menuju mall untuk menyenangkan hati nya karena papa nya sudah marah dengan dia tadi


"Hem , jika pergi hanya sendiri saja tentu akan sangat tidak nyaman sekali tapi aku akan mengajak siapa ya ke mall . Kalau Reno tentu tidak mungkin, bisa ketahuan nanti hubungan kita ". Kata Lisa bicara sendiri karena dia juga enggan jika pergi belanja sendirian saja , tidak akan menyenangkan juga bagi diri nya jika hanya seorang diri saja pergi ke mall bahkan dia tidak akan bisa bersantai jika hanya sendiri tanpa teman mengobrol juga di sana


Tak lama kini dia pun sudah sampai di parkiran mall . Setelah memarkir kendaraan nya dia kini langsung masuk ke dalam mall dengan santai nya sambil mencoba untuk mengajak teman nya siapa tahu ada yang bisa dia ajak


"Ah maaf nona saya tidak sengaja ". Kata Dinda ketika menabrak Lisa


"Mira , di sini juga ". Kata Lisa ketika melihat Mira di samping Dinda


"Kamu tidak ada kerjaan Lisa , tumben sekali di jam segini berada di mall ". Kata Mira


Mereka sama profesi nya sebagai model jadi tidak heran jika mereka saling kenal meskipun tidak akrab namun mereka saling mengenal satu sama lain nya


"Itu semua karena Daniel yang membuat ku kehilangan banyak sekali kerjaan ". Kata Lisa


"Daniel ?". Tanya Mira lagi


"Iya Daniel , pengusaha sombong yang sangat berkuasa sekali itu bahkan jika kita tidak sengaja menyenggol istri nya pun karir akan tamat , tidak akan ada tempat untuk kita memulai karir lagi ". kata Lisa

__ADS_1


"Kamu sendiri saja ?". tanya Mira


"Iya aku sendiri saja ". Jawab Lisa


"Bagaimana kalau kita belanja bersama lalu setelah nya mengobrol di restoran bersama ". Ajak Mira


"Boleh saja kebetulan aku juga sedang cari teman . Tidak enak juga jika pergi hanya sendiri saja jadi ayo pergi belanja dulu setelah itu bersantai bersama ". Kata Lisa


Kedua nya pun kini memutuskan untuk pergi ke tokoh pakaian dulu untuk melihat apa ada yang cocok nanti nya


Di Tempat jahitan milik Bu Ella saat ini Khayra dan yang lain nya sedang duduk santai makan bersama setelah tadi mereka menata ulang ruangan agar terlihat lebih luas lagi supaya nanti bisa di gunakan untuk menaruh semua kain dari mama Sarah


"Terima kasih banyak loh Khayra sudah mentraktir kami semua yang ada di sini ". Kata Arum


"Sama-sama sahabat ku ." Kata Khayra


"Kamu pulang jam berapa nanti ?". Tanya Arum


"Kenapa tanya Begitu, mau mengusir aku sekarang ". Kata Khayra menggoda dan Bu Ella pun hanya tersenyum saja saat ini melihat kedua nya sedang bercanda bersama


"Ah kamu ini kenapa sensitif sekali , jangan-jangan sedang hamil ya ". Kata Arum membuat Khayra pun tersedak makanan nya


"Ini minum dulu . Pelan-pelan saja kalau makan Khayra ". kata Bu Ella


"Terima kasih bu ". Kata Khayra


"Kenapa , apa kata ku tadi benar maka nya reaksi kamu seperti itu tadi ". Kata Arum


"Ah kamu bicara nya sembarang sekali . Sudah lanjut kan lagi saja makan nya jangan membahas hal lain nya lagi yang tidak masuk akal ". Kata Khayra


"Tentu saja itu masuk akal kan Bu , sebab Khayra juga sudah bersuami jadi mana mungkin juga jika dia tidak hamil pasti nanti kan akan hamil karena sudah memiliki suami ". Kata Arum


"Itu benar Khayra, nanti juga kamu pasti akan hamil sebab kamu kan memang sudah bersuami ". Kata Bu Ella


"Ibu kenapa jadi ikutan Arum menggoda Khayra ". Kata Khayra


"Khayra sangat beruntung sekali loh mendapatkan tuan Daniel bahkan yang bekerja di perusahaan nya saja sangat senang sekali apalagi yang jadi istri nya ". Kata salah satu karyawan Bu Ella


"Ibu bisa saja ". Kata Khayra


Khayra hanya akan menanggapi semua ucapan mereka dengan senyuman saja karena dia juga tidak akan pernah mengatakan bagaimana Daniel dulu bahkan dia tidak akan pernah menceritakan keburukan Daniel di depan siapapun sebab Daniel adalah suami nya jadi dia harus menjaga harga diri Daniel sebagai suami nya


"Daniel sangat kaya raya dan dia pun juga jadi rebutan para wanita jadi kamu juga harus ekstra menjaga nya agar tidak ada bibit perusak rumah tangga orang datang menghampiri rumah tangga kalian berdua nantinya ". Kata Arum


"Iya aku tahu dan terima kasih juga sahabat ku sudah sangat perduli sekali dengan ku dan mau juga menasehati sahabat kamu ini ". Kata Khayra lalu dia pun mencubit pipi Arum karena dia gemas sekali dengan Arum


"Khayra kan sakit kamu cubit seperti itu tadi ". Kata Arum

__ADS_1


Mereka semua hanya tersenyum saja melihat Arum yang seperti itu seperti anak kecil yang sedang merajuk tadi kepada orang tua nya


__ADS_2