
Arya masih di kantor Daniel dan dia enggan untuk kembali ke rumah meskipun Daniel sedang rapat dia menunggu nya di ruang kerja nya sambil memainkan ponsel nya sendiri. Suasana hati nya yang buruk itu sungguh sangat lama sekali hilang nya padahal dia sudah melakukan banyak hal namun tetap saja dia masih kesal dan emosi jadi Arya akan tetap di sini dulu untuk menstabilkan emosi nya belum lagi jika dia ke kantor pasti Lisa akan menemui nya dan dia sangat muak sekali jika bertemu dengan nya saat ini setelah tahu semua kebenaran yang ada Arya enggan untuk menemui nya lagi saat ini
"Mau makan apa , katakan saja biar James membelikan untuk mu ". Kata Daniel
"Aku tidak lapar Niel , jika lapar pun aku akan ke kantor kantor mu untuk makan di sana . Kau sudah selesai meeting Niel ?". Tanya Arya
"Ya , jika belum mana mungkin aku di sini ". Kata Daniel
"Ku dengar jika papa dan mama mu ada di sini , apa kau tidak takut mereka mencari masalah dengan Khayra?". Tanya Arya
"Jika mereka berani Melaka nya aku akan mengirim mereka keluar dari negara ini dengan cara ku sendiri dan tidak akan anak mereka bisa membantu jika aku sudah melakukan hal itu ". Kata Daniel
"Kau benar sekali , mereka pasti berpikir juga setelah kejadian di Prancis waktu itu tapi apa mereka memiliki pemikiran seperti itu karena mereka kan hanya memiliki uang saja di otak tidak ada hal lain nya ". Kata Arya
"Jangan membahas yang sama sekali tidak penting di sini , lebih baik kerja saja dari pada membahas hal buruk itu ". Kata Daniel
Jika membahas Wil dan keluarga nya memang Daniel sangat tidak suka dan akan mencari topik lain nya berbeda sekali Jika membahas mama nya maka Daniel akan sangat senang dan dia pun memiliki banyak pembahasan jika tentang mama Rossa dan juga keluarga baru nya yang sudah membuat nya bahagia seperti saat ini
"Papa ku dan papa mu terlahir dari orang tua yang sama tapi ke apa kelakuan sangat berbeda sekali dan keberuntungan juga beda karena papa mu lebih kaya dari papa". Kata Arya
Dia memang sengaja sekali membahas ini bukan untuk cemburu atau yang lain nya , hanya saja dia suka membahas hal ini dan Daniel nanti akan kesal dengan diri nya jadi Arya akan merasa senang dan juga akan jauh lebih baik hati nya jika seperti itu adanya
__ADS_1
"Kau ya , apa kau tidak tahu bagaimana perjuangan papa Carles membuat mu bahagia bahkan rela mengorbankan apapun untuk mu . Masih saja tidak mau bersyukur sama sekali jadi anak ". Kata Daniel yang mulai dia tersulut emosi nya
Arya senang jika Daniel sudah kesal seperti saat ini dan ini akan membuat dia terus saja memancing emosi nya hingga dia pun akan puas nanti membuat Daniel seperti itu
"Tapi kau pun tanpa papa mu bisa sehebat ini , sungguh sangat berbeda bukan dengan ku ". Kata Arya yang saat ini terlihat sangat santai sekali dan dia pun juga kini tampak sudah mulai senang hati nya sebab berhasil juga dia membuat Daniel marah hingga aura mengerikan nya itu kini muncul secara tiba-tiba
"Aku akan pergi ke tempat Arum sekarang sebab istri ku ada di sana ". Kata Daniel secara tiba-tiba membuat Arya kaget saja karena dia tidak lagi marah
"Bukan nya Khayra ke kafe , kenapa dia malah ada di tempat Arum ?". Tanya Arya
"Itu bukan urusan ku dan lagi terserah istri ku juga datang ke kafe atau tidak . Kenapa kau sangat mengatur sekali ". Kata Daniel
"Aku hanya heran saja tidak habis pikir karena biasanya dia kan tidak akan mau jika tidak pergi ke kafe nya itu ". Kata Arya
"Aku ikut dengan mu Niel ke sana ". Kata Arya
"Kenapa kau selalu saja menempel dengan ku , apa tidak bisa cari kesibukan lain nya saja ". Kata Daniel
"Aku ingin melihat kegiatan setelah menikah jadi aku akan ikut dengan mu hari ini seharian agar tahu dari mana saja kekayaan yang kau dapatkan ini ". Kata Arya
Daniel tahu bukan itu yang menjadi poin utama nya tapi dia pun senang saja jika Arya dan Arum sebab memang Arum adalah wanita yang baik tidak seperti Lisa jadi Daniel setuju saja jika mereka bersama . soal latar belakang keluarga tentu nya Daniel tahu jika orang tua Arya tidak pernah mempermasalahkan nya jadi dia pun akan mendukung jika memang Arya cinta dengan Arum
__ADS_1
"Lain waktu jika kamu sibuk dan kamu masih di sini bisa kan kita bertemu". kata Katrine
"Jika Mira tidak sibuk nanti kita bisa mengobrol lagi Tante ". Kata Mira sopan
"Kalau begitu kami pergi dulu , senang sekali bertemu dengan kamu hari ini dan menyesal nya Daniel jika tidak memilih kamu sebagai istri nya ". Kata Katrine sambil memeluk Mira
"Semua sudah takdir Tante jadi tidak perlu membahas nya lagi karena Mira melihat jika Daniel pun juga sudah bahagia dengan pasangan nya ". Kata Mira yang memang sangat sopan sekali dengan orang tua Daniel
"Ya sudah kami pergi dulu . terima kasih banyak traktiran nya ". Kata Katrine lalu pergi bersama William suami nya
"Apa kita lihat sekalian saja pa kafe milik istri Daniel agar kita tahu juga seperti apa sih dia ". Kata Katrine
"Lihat saja tapi tidak perlu masuk ke dalam . Kita harus tahu bagaimana kondisi di dalam kafe itu . jika ada Daniel kita tidak boleh masuk ke sana karena itu akan membuat kita dalam bahaya ". Kata William
"Ya sudah mama ikut saja apa yang papa katakan saat ini ". Kata Katrine
Kedua nya pun kini akan pergi ke kafe milik Khayra . mereka sudah tahu alamat kafe nya sebab memang sudah di beri tahu juga oleh Mira tadi karena William pun bertanya dengan alasan akan mencoba untuk melihat sendiri apa benar Daniel tidak membantu istri nya dan dia juga ingin tahu bagaimana sifat istri putra nya jadi karena itu Mira memberikan alamat kafe Khayra kepada orang tua Daniel tadi tanpa berpikir jika mereka akan membuat keributan nanti jika sudah bertemu
"Jadi itu tadi orang tua tuan Daniel . Papa nya sangat tampan sekali dan sangat mirip dengan tuan Daniel ". Kata Dinda
"Sudah ayo kita pergi Dinda , ada banyak kerjaan Yang sudah menunggu kita ". Kata Mira
__ADS_1
Kini mereka pergi untuk kembali melakukan pekerjaan nya yang memang ada yang belum selesai dikerjakan