
Bastian pun menyesali nya karena dia terlalu gegabah dan melupakan jika pasti Daniel akan tahu jika dia mengajak Khayra bertemu dan dia pun kembali dalam masalah saat ini sebab James sudah memberikan peringatan kepada nya tadi jadi kali ini dia benar-benar harus sangat lah waspada dalam segala hal karena Daniel tidak pernah main-main sama sekali dengan perkataan nya
Saat ini Bastian pun kembali masuk ke dalam mobil nya dan akan pergi ke kantor setelah tadi bertemu dengan James di tempat dia dan Khayra janjian tadi bahkan saat ini dia pun hanya bisa menyesali keputusan nya saja untuk mengajak Khayra bertemu
"Semua sudah saya kerjakan sesuai dengan perintah anda tuan " Tulis James melalui pesan nya
Setelah mengirim p san tersebut James pun kini langsung bergegas untuk kembali ke kantor karena banyak juga kerjaan yang harus dia selesai kan nantinya jadi dia pun harus segera kembali ke kantor saat ini
Saat ini pun Roy juga masih di kantor dia pun masih sibuk dengan berbagai macam berkas yang harus di selesaikan saat ini dan dia pun juga terlihat memang sangat sibuk sekali saat ini
Tiba-tiba ponsel Roy berbunyi dan terlihat nama seseorang yang dia kenal tertera di sana , kini Roy pun buru-buru mengangkat panggilan nya saat ini
" Kita ketemu di tempat biasanya setengah jam lagi karena aku harus menyelesaikan pekerjaan dulu sebelum menemui mu ". Kata Roy
Setelah mengatakan nya dan dia juga mendapat jawaban Dari sang penelepon kini Roy pun kembali fokus untuk melanjutkan kerjaan nya agar dia bisa segera bertemu dengan orang yang sudah dia ajak janjian tadi
"Tuan Roy maaf , apa tuan Bastian tidak akan datang ke kantor hari ini ?". Tanya asisten Bastian
"Tunggu saja sebentar lagi pasti papa akan datang sebab tadi papa bilang akan datang agak terlambat untuk mengurus masalah nya ". jawab Roy
"Oh begitu ya tuan , kalau begitu saya permisi dulu dan maaf mengganggu anda Tuan ". Kata sang asisten lalu dia pun kini segera pergi meninggalkan ruangan Roy untuk kembali ke ruangan nya sendiri melanjutkan kembali pekerjaan nya
Di kantor saat ini kembali Hendra menemui Carles, entah apa yang dia inginkan kenapa dia terus saja mendekati Carles terus setelah perusahaan nya di buat hancur oleh Daniel kala itu
__ADS_1
"Kenapa lagi kau datang ke sini , apa kau tidak ada kerjaan sama sekali di kantor mu ?". Tanya Carles
"Aku sudah menyelesaikan semua nya dan saat ini pun aku ingin membahas sesuatu Carles ". Kata Hendra
"Apalagi , aku saat ini sibuk jika bukan masalah kerjaan kita Bahas nanti saja ". Kata Carles
Dia tahu jika sang sahabat ini memang semakin lama jika terus di beri kebaikan akan semakin ngelunjak maka dari itu kali ini Carles pun juga akan ambil sikap kepada Hendra agar dia tidak terus datang menemui nya untuk membahas hal yang sama sekali tidak penting ketika di jam kerja seperti saat ini
"Tapi menurut ku ini penting dan harus di bahas ya walaupun bukan masalah bisnis ". Kata Hendra
"Nanti saja karena ini masih di jam kerja jadi aku tidak ingin membahas hal lain selain kerjaan ". Kata Carles membuat Hendra pun kini terpaksa meninggalkan ruangan Carles sebab jika dia terus memaksa bisa saja nanti Carles akan marah kepada nya dan itu bukan hal yang bagus juga untuk diri nya Jika sang sahabat tidak akan mau membantu nya maka akan jadi masalah juga nantinya jadi dia harus bisa menahan diri nya saat ini
"Kenapa datang lagi ke sini ?". tanya Arya ketika dia melihat Hendra
"Arya , kamu baru datang ke kantor. Tumben sekali". Kata Hendra
"Hanya ingin mengobrol dengan Carles saja tadi ". jawab Hendra
Arya pun menatap Hendra dengan tatapan elang nya karena sahabat papa nya ini menurut dia memang sangat lah tidak tahu malu sekali orang nya , sudah di bantu malah meminta lebih dari sang papa
"Arya , kata nya kau mengajakku meeting. Kenapa masih diam saja di situ ". kata Daniel membuat Arya pun menatap Daniel sesaat lalu dia segera pergi meninggalkan Hendra dan berjalan bersama dengan Daniel
"Dia seperti benalu yang terus saja mendatangi papa setiap hari nya ". Kata Arya
__ADS_1
"Bukan nya dia adalah calon papa mertua mu , jadi jangan kurang ajar dengan nya ". Kata Daniel menggoda Arya
"Dasar kau ya suka sekali membuat ku jengkel dengan ucapan mu itu Niel ". Kata Arya
"Sudah ayo ke ruang meeting saja , jangan membuang waktu ku sebab aku juga banyak urusan yang harus segera di kerjakan bukan hanya mengurus perusahaan mu saja ". Kata Daniel
"Dasar tuan muda Arya sangat sombong sekali ya kau ini tuan muda , sungguh aku ingin sekali memukul kepala mu agar bisa berpikir dengan baik seperti istri mu ". Kata Arya
Daniel hanya diam saja dia tidak ada niatan juga untuk menanggapi kekesalan Arya dan saat ini pun mereka sudah sampai di ruang meeting dan Arya pun kembali keluar untuk mengambil laptop nya karena file nya ada di laptop jadi dia harus ke ruangan nya dulu sebelum membahas nya dengan Daniel nantinya
Saat ini Khayra masih di rumah Arum namun mama Sarah sudah pergi karena dia harus menemui klien nya jadi memutuskan pergi duluan dan meninggalkan mereka bertiga di rumah itu
"Khayra makasih banyak ya kamu sudah membantu ibu mendapatkan banyak sekali job , ibu bersyukur sekali ". Kata Bu Ella
"Sama-sama Bu , keluarga kan memang harus saling bantu jadi sudah tidak perlu berterima kasih lagi karena memang sudah seharusnya Khayra membantu itu karena sejak dulu pun ibu dan ayah juga selalu membantu Khayra ". Kata Khayra
Bu Ella pun memeluk Khayra dia sangat senang sekali karena bisa bekerja sama dengan mama Sarah yang memang sudah sangat terkenal sekali bahkan mama Sarah pun juga sangat ramah orang nya membuat nya juga senang ketika sudah bekerja sama
"Kita adalah keluarga jadi apapun bisa kita bahas bersama Bu . Jika ada kekurangan bisa bilang saja pada Khayra nanti sebisa mungkin akan Khayra bantu ". Kata Khayra
"Nanti aku juga akan membantu ibu sebab kafe kan juga belum buka jadi bisa bantu ibu dulu menyelesaikan orderan nya ". Kata Arum
"Jika mau membantu ibu tidak masalah kamu bisa bantu saja kan di kafe juga sudah ada orang yang membantu jadi kamu bisa fokus sama kerja sama dengan mama Sarah saja bersama ibu ". Kata Khayra
__ADS_1
"Kamu memang sangat pengertian sekali Khayra terima kasih banyak tapi tetap aku akan membantu di kafe ". Kata Arum
Khayra pun tidak mempermasalahkan nya sama sekali dia tidak masalah jika sahabat nya ingin seperti itu dan dia akan tetap setuju dengan semua keputusan Arum nantinya mau bagiamana juga