
Aku dan Sylphy, memulai penyelidikan terhadap sebuah gudang yang menurut laporan, sering sekali mengeluarkan pancaran Energi sihir dan membuat warga sekitar menjadi tak tenang.
Karena pada dasarnya letak gudang ni tak terlalu jauh dari Akademi kami, aku dan Sylphy langsung terjun ke TKP. Walau entah mengapa, kalau kami berdua seperti seorang Paranormal yang sedang mendatangi tempat mistis.
Saat ini, kami berdua masih memakai seragam Akademi… kenapa? Karena kami berdua segera pergi ke gudang ini. Tanpa adanya waktu untuk ganti baju terlebih dahulu…
Tapi, yah… sebenarnya banyak sekali murid-murid yang menggunakan seragam ini ketika mereka pergi ke suatu tempat, karena menurut banyak orang, seragam ACJ itu sangat Modis dan Stylist.
Menurutku sendiri, memang seragam ini sedikit keren, cukup berbeda dari yang lain. Jadi tak masalah jika memakai ini dan pergi keluar, tidak… justru normal jika seperti itu.
Karena murid-murid ACJ sendiri memang memiliki sebuah kebanggan tersendiri ketika memakai seragam ini…
Walau aku tak terlalu merasakan hal itu…
“Jadi disini, kah?”
Ucap Sylphy pelan…
“Ya benar, disini!”
Balasku…
Setelah melakukan sedikit perjalanan, kami akhirnya sampai di depan gudang ini, terlihat tua dan berkarat, dilapisi oleh pagar besi.
Memang jika dilihat dari luar, gudang bekas ini memang terlihat sangat mencurigakan. Selain itu, daerah sekitarnya memang sepi, karena kebanyakan orang memilih untuk melalui jalan memutar dari pada melalui jalur sini… terutama ketika malam.
Karena saat ini sudah pukul 15:30, ini sudah sore… jadi orang-orang sudah mulai jarang lewat sini.
“Apa kau merasakan Energy sihir seperti yang Fano sebutkan?”
Ucapku bertanya kepada Sylphy, karena aku tak bisa merasakan apapun.
Sementara itu, Sylphy masih memejamkan matanya. Sekarang, aku justru merasakan Energy yang terpancar dari dirinya, dan itu begitu kuat…
“A-apa? Ada apa?”
Ucapku kaget karena itu…
Setelah aku mengatakan itu, ia menghentikan aksinya itu… Energy sihir itu kembali ia tekan.
“Kenapa? Tiba-tiba saja mengeluarkan aura seperti itu!?”
“Tidak, bukan apa-apa! Aku hanya mencoba melakukan sedikit Resonansi saja!”
“Resonansi? Untuk apa?”
“Untuk memeriksa bagian dalam ini! sekaligus mencoba melihat aktivitas Energy sihir di dalamnya!”
Aku terkejut mendengar itu…
“Kau… bisa melakukan hal seperti itu!?”
“Eh? Tentu saja bisa…!”
Apa hal seperti itu bisa dilakukan, ya? Aku tidak tahu sama sekali… mungkin itu hanya bisa dilakukan oleh Magician tingkat tinggi.
“Jadi, bagaimana hasilnya? Apa kau merasakan sesuatu!”
Aku langsung saja bertanya setelah mengetahui itu…
“Ehm… untuk saat ini, aku memang merasakan sebuah Energy sihir didalam, selaim itu…”
Ucapnya sembari memegangi dagunya.
“Energy sihir ini pasif sekali… resonansi ku tadi tak bisa mendeteksinya dengan baik!”
Setelah mendengar perkataannya itu, aku langsung segera melanjutkan ucapannya, karena keingin tahuan yang besar.
“Apa kau mengetahui sesuatu tentang itu?”
Dia agak terkejut…
“Ah… ya! Pelan-pelan sana tidak apa-apa kok!”
Ucapnya pelan, mengingatkanku…
“Ah… maaf! Jadi, bagaimana?”
“Aku tak terlalu tahu soal ini… ia sangat asing daripada Energy sihir yang selama ini aku rasakan!”
“Tapi yang pasti, pergerakan Energy sihir yang ada di sini memang benar adanya! Aku bisa merasakan sisa-sisanya yang merembes dan menempel di sini!”
Begitu? Ternyata informasi dari Fano benar adanya… Mungkin ini bisa memBawaku selangkah lebih dekat dengan para Magician itu.
“Baiklah kalau begitu, ayo!”
Ucapku mengajak Sylphy untuk masuk, namun dia justru memasang ekspresi cukup terkejut.
__ADS_1
“Eh? Kau mau masuk kedalam?”
Ucapnya kepadaku…
“Tentu saja, aku perlu memeriksa Gudang ini…! Siapa tahu ada beberapa bukti bukan?”
Sylphy diam tak menjawab, ia terlihat sedang berpikir sesuatu.
“Ada apa?”
Sylphy masih saja diam…
‘Energy yang ada didalam… selain yang tadi, aku merasakan beberapa lagi! ini juga agak lebih lemah keberadaanya dari sebelumya! Apa sebenarnya ini…?’
Batin Sylphy memikirkan adanya kemungkinan sebuah Energy sihir yang lainnya didalam Gudang ini.
‘Daripada dipikirkan terus seperti ini… lebih bak aku memeriksanya secara langsung!’
Setelah memutuskan, Sylphy segera menyetujui.
“Baiklah, ayo masuk…!”
Mendapatkan persetujuan dari Sylphy, aku segera memasuki daerah Gudang bekas yang sudah sedikit tak terawat. Alang-alang tumbuh dengan leluasa di sekitar sini.
Bagian fondasi dari Gudang ini yang terbuat dari besi juga sudah berkarat… aku manjadi memikirkan, bagaimana kalau ini roboh ketika kami memasukinya…
Pertama-tama, aku dan Sylphy memeriksa bagian sekitar halaman yang ada disini, karena tak menemukan sesuatu yang berarti, kami memutuskan untuk mencoba memasuki bagian dalam Gedung.
Aku memeriksa bagian pintu, ini sedikit sulit untuk dibuka…
“Sulit sekali untuk dibuka!!”
Dengan sedikit perjuangan, aku terus berusaha untuk bisa membuka pintu ini… hingga pada akhirnya, Sylphy menyuruhku untuk segera menyingkir.
“Haah, ya ampun… menyingkir lah, biar aku saja yang membukanya!”
Ucapnya sembari sedikit mendorongku menepi.
“Tapi kalau aku saja tak cukup kuat, apa kau bisa!?”
Aku mengucapkan itu dengan sedikit meragukan seorang Sylphy yang menyandang gelar Putri Angin begitu saja.
Dan, Sylphy menjadi terpancing karena ucapan ku barusan. Ia sedikit merentangkan tangannya dan kemudian mengumpulkan Energy sihir di tangannya.
“Ah…”
*Bruaghh!
Dengan kuat, sebuah pusaran Angin muncul di telapak tangan Sylphy. Dan langsung saja mendorong dan menghancurkan pintu begitu saja, dengan sangat mudah…
Aku sedikit tercengang sesaat melihat itu…
“Gunakanlah kemampuan khusus mu itu! Kita ini manusia dengan kemampuan khusus!!”
“Ah, maaf aku lupa! Maklum kebiasaan!”
Aku membalas itu dengan sedikit memasang pose mematung melihat kearah pintu yang dengan mudah ia lepaskan dari engselnya.
Padahal pintu ini besar! Dasar aku ini, bisa-bisanya aku terlalu meremehkan kemampuan seorang Magician Stage 6, sungguh terlalu!
Disaat aku masih dalam pose mematung, Sylphy sudah berjalan masuk kedalam Gudang ini…
“Apa yang kau lakukan? Cepatlah kesini!”
Ucapan Sylphy itu, membuyarkan pose mematung ku…
“Ah, ehm… benar juga, tunggu aku!”
Aku segera menyusul kedalam… didalam ini ternyata jauh lebih megah dari yang aku pikirkan. Didalamnya, terdapat beberapa boks-boks kayu dan barang-barang yang terkumpul disini, layaknya sebuah Gudang biasa.
Cahaya disini agak minim, saat ini sumber cahaya yang ada, hanyalah dari pintu yang baru saja dihancurkan oleh Sylphy dan beberapa asbes yang terbuat dari plastik yang tembus sinar.
Namun, ada sedikit hal yang bagiku aneh disini… disaat aku mendekati salah satu boks kayu, ia tak terlalu berdebu.
Normalnya, Boks-boks kayu ini sudah berdebu tebal, mengingat bagaimana keadaan halaman Gudang ini, seharusnya Boks ini sudah disimpan cukup lama…
Dan ini terbukti dengan tanggal yang tertera di bagian Boks ini, Boks ini sudah disimpan disini selama kurang lebih 3,5 tahun!
Tapi anehnya, ia tak terlalu berdebu dari yang kukira. ini bisa menjadi bukti kalau aktifitas seseorang yang berkaitan dengan pancaran Energy sihir ini memang benar adanya.
Disaat aku fokus dengan Boks-boks ini, Sylphy sudah ada jauh di depan sana, dia terlihat sedang melihat sesuatu. Aku segera mendekatinya…
“Ada apa?”
Dia tak menjawab, aku langsung saja melihat kearah yang sama dengan arah yang ia lihat. Saat ini, dia sedang melihat kearah sebuah tirai putih berukuran cukup besar yang sedang menutupi sebuah benda lain dibaliknya.
“Apa ini…?”
__ADS_1
“Aku merasakannya!”
Sylphy mengucapkan itu… aku menoleh karenanya.
“Apa maksudmu?”
“Energy sihir yang kubilang sebelumnya, itu sumbernya dari sini!”
Apa? Jadi begitu, ya… kalau begitu…
Dengan sigap, aku sedikit maju dan langsung memegang tirai putih ini. Dan kemudian, langsung segera menyingkirkannya… dan terlihat, sebuah Kristal besar yang sedikit hancur di bagian bawahnya, dan di bagian hancur itu. Terdapat sebuah ruang kecil… tanda kalau sebelumnya, ada sesuatu di salam sini, kemudian ia diambil oleh seseorang!
“Apa ini?”
Sylphy juga maju sejajar denganku, ia memegang bagian kristal yang hancur…
“Kristal ini… ia terbuat dari Sihir! Dan kalau dilihat-lihat, ini buka sembarangan Kristal!”
“Apa ini ada hubungannya dengan Magician dan Artifak sihir??”
Ucapku bertanya…
“Kemungkinannya besar!”
Ini dia…! akhirnya, aku bisa menemukan jejak pertama dari para Magician! Hal ini bisa menjadi petunjuk yang bagus.
“Sumber Energy sihir yang abstrak! Saat sudah didekatnya, intensitasnya menjadi semakin kuat, ya…!”
Dia merasakannya, ah, itu biasa saja… karena bahkan sekarang, aku bisa merasakan itu. Sekarang ini, Energy sihir ini terasa sangat jelas.
“Benar sekali! Bahkan aku juga bisa merasakannya!”
Kemudian aku kembali meletakkan tangan di ruang kecil di dalam Kristal ini.
“Ada sebuah ruang disini! sepertinya, sesuatu yang ada didalamnya sudah terlebih dahulu diambil!”
Ucap ku pelan…
“Atau mungkin sudah kabur!”
Ucap Sylphy melanjutkan ucapan ku, aku segera menoleh kearahnya karena mendengar hal itu…
“Apa maksudnya itu!”
Dia terdiam sesaat, kemudian ia menghela nafasnya.
“Hufft… Tidak, ini hanya hipotensis ku! Tidak ada bukti kalau ini benar! hanya kemungkinan kecil saja!”
Ternyata Sylphy justru memikirkan hal yang berbeda dariku.
“Tidak apa-apa! Katakana hipotensis mu!”
“Entah mengapa… aku berpikir kalau daripada sebuah benda, kemungkinan sesuatu yang ada didalam Kristal ini sebelumnya adalah seorang mahluk hidup dengan kecerdasan, lebih tinggi!”
“Jadi begitu, ya…! Kalau begitu, kita masih punya pilihan untuk mencari mahluk ini!”
Yaah, itu hanya pemikiran ku saja! Tanpa adanya sebuah bukti yang mendasarinya!”
Aku menghela nafas pelan…
“Haah… aku lebih berharap itu lah yang benar terjadi, dan dia pergi melarikan diri!”
“Begitu, ya…!”
Beberapa saat kemudian, kami berdua merasakan sebuah Energy sihir dari sekitar kami. Berbeda dari yang dipancarkan Kristal. Ini terasa berbahaya dan memiliki jumlah yang banyak.
Kami berdua langsung saja reflek memasang kuda-kuda bersiap siaga, dan kemudian salah satu tumpukan Boks terjatuh.
*Bruakk!
"Siapa di sana??”
Suara-suara kembali terdengar dari sekitaran kami berdua, ini datang dari segala arah.
Hingga akhirnya, intuisi ku menangkap bahaya yang muncul dari atas, begitu pula dengan Sylphy…
Ia dengan sigap segera melancarkan serangan Angin dan menghempaskan nya. Dan di situlah, wujudnya terlihat secara penuh.
Mahluk yang Nampak seperti Chimera namun berbeda. Memiliki wajah serigala, badan memiliki loreng-loreng seperti harimau, namun dengan kaki dan ekor seperti kadal.
“Apa-apaan mahluk itu!?”
Karena salah satu dari mereka ketahuan, yang lainnya kemudian menampakkan diri mereka.
“Mahluk sihir? Tapi bagaimana?”
“Mahluk sihir?”
__ADS_1
Dan begitulah, kami dikelilingi oleh beberapa mahluk sihir…