Whiteocean: The Testament Limitless

Whiteocean: The Testament Limitless
Chap 70: Multiverse dalam Innersea


__ADS_3

Keberadaan Dunia-dunia selain dunia yang kupijaki ini. itu memiliki kemungkinan yang tidak terbatas. Dari yang ku ketahui, Whiteocean atau sistem dunia ini. memiliki ruang lingkup yang sangat luas.


Dunia yang dimaksudkan bukan lagi dalam artian Planet, Galaxy, atau alam semesta sekalipun. Itu dalam artian yang lebih luas lagi daripada ini.


Tapi, berdasarkan firasatku artian dari istilah Dunia dalam fase ini adalah Alam Semesta atau Universe. Yang berarti, aku cepat atau lambat akan menghadapi sebuah benturan kosep dari Multiverse.


Para Ilmuwan di SRC sudah sejak lama ingin menari tahu tentang kebenaran Konsep Multiverse dan mungkin lebih tinggi lagi, Multi-Dimensional. Mereka bahkan sudah melakukan penelitian untuk membuktikan hal itu


Multiverse itu adalah sebuah Konsep yang hanya bisa sedikit kami ketahui. Dan sekarang, seorang yang ada didepanku saat ini. dia adalah yang paling tahu soal dunia ini.


Bagaimanapun, dia adalah mahluk cosmic yang mungkin saja melihat bagaimana dunia ini tercipta. Sistem dunia, dengan nama Whiteocean ini.


Hanyalah sebuah Game baginya... Aku meminum tehku dengan tenang selagi hangat. Dengan sedikit menatap kearah Artosh pula, dirinya juga dengan tenang meminum secangkir teh yang ia seduh tadi.


Benar juga, kalau dipikir-pikir darimana ia mendapatkan teh seperti ini. kalau aku nilai dari rasanya, mungkin ini menandingi teh yang biasa disajikan diruangan klub. Dan yang pasti, teh itu adalah teh dengan kualitas super.


Ahh, untuk sekarang memikirkan hal itu tidak ada gunanya. Kita sdang membicarakan tentang Fase selanjutnya, Event kedua setelah Heavenly Eye’s. Sekarang ini benar-benar berjalan layaknya alur sebuah game.


Artosh menurunkan cangkir tehnya kembali kemeja yang ada dihadapan kami berdua.


“Baiklah, mari kita kembali dalam topik pembicaraan! Untuk pertama-tama kita akan sedikit membicarakan soal dunia lain! Atau mungkin kalu lebih mengenalnya dengan nama Multiverse!”


Aku yang masih menyruput tehku disaat ia mengatakan itu, langsung segera menyudahi hal yang kulakukan. Membiarkan ia menyelesaikan ucapannya itu.


“Ehm, ya...! Aku tahu tentang itu...”


Aku menjawab sepintas, melihat dari reaksi yang ditunjukkan oleh Artosh, aku menebak...


“Itu benar-benar nyata bukan? Multiverse... kau pernah mengatakannya!”


“Tentu saja itu nyata! Multiverse itu adalah nyata dan bukan khayalan se.ata!”


Aku sedikit menunduk, masih dengan mata yang menatapnya dengan tajam...


“Apa itu arti sebenarnya dari ‘Ribuan Diriku’ yang pernah kau katakan waktu itu?”


Artosh diam sejenak, mencerna dengan baik maksud dari perkataanku berusan. Dia mengingat kembali tentang hal yang pernah ia katakan.


‘Ribuan dirimu yang lainnya!’ Itulah yang ia katakan.


“Kau pada waktu itu bilang kalau diriu yang paling mengerti diriku dan ribuan diriku yang lainnya! Apakah itu merujuk kepada setiap Saidhan di setiap Universe yang ada...?”

__ADS_1


Aku memberikan lagi sedikit penjelasan lanjutan, walau kuyakin ia sudah mengerti dari penjelasanku yang pertama


“Tidak, Ribuan dirimu yang lainnya itu bukan seperti yang kau katakan! Konsep Multiverse bukan seperti yang kau pikirkan! Tidak ada yang namanya dua orang yang sama dalam Universe yang berbeda!”


“Multiverse bukanlah berisi Pararel Universes, namun hanyalah Pararel Timelines dengan satu garis masa lalu dan kemungkinan yang tak terbatas untuk masa depan!”


“Setiap Universe tidak sama dengan Universe yang lainnya, mereka memiliki hukum alam yang berbeda satu sama lainnya! Walau memang ada kasus individu yang sama di Universe yang berbeda, namun itu sangat-sangat jarang sekali! Kau bisa menemukannya dalam kemungkinan 1:22 Milyar!”


Aku hanya diam saja, walau memang sedikit tekejut. Aku selalu mengira Multiverse itu berisi Pararel Universes dan disetiap Universe terdapat individu yang sama dengan di Universe lainnya, dan individu tersebut mungkin akan berperilaku saling berkebalikan.


Fakta ini cukup mengejutkan, dengan begini aku sama sekali tidak bisa mengerti darimana bisa ia menyebut Ribuan diriku yang lainnya itu.


“Kalau konsep Multiverse seperti itu, bukan sebuah Pararel Universe, lalu bagaimana dengan ‘Ribuan diriku” itu!?”


Artosh menoleh sesaat, kemudian ia membalas...


“Oh, kalau soal itu, ehm... jujur saja, sulit untuk mengatakannya sekarang, tapi kau bisa menanggap kalau kau bukanlah yang pertama dan satu-satunya Protagonis dalam Testament Limitless...!”


Sorot matanya kearahku, terlihat seakan-akan masih ada penjelasan yang lain, entah dirinya sengaja ataupun tidak bisa memberitahukanku hal ini secara detail.


"Testament Limitless...!?"


“Jadi begitu, ya...! baiklah, aku tidak akan menanyakan apapun lagi! kau bisa melanjutkannya...”


“Benarkah...?”


Artosh memasang ekspresi wajah yang terlihat tidak pecaya dengan apa yang kukatakan. Pastinya, ia sendiri juga tahu kalau sebenarnya masih banyak sekali hal yang ingin kutanyakan. Karena itu, dia berkata seperti itu.


“Kau yakin...?”


“Ya, tentu saja...! silahkan...”


Aku mempersilahkannya kembali untuk mengatakan topik saat ini, yaitu penjelasan soal Multiverse....


“Oke, akan aku lanjutkan...! Seperti yang kau ketahui Multiverse berarti keadaan disaat terdapat lebih dari 1 Alam Semesta di saat yang bersamaan!”


Aku merespon dengan anggukan pelan...


“Whiteocean, sistem dunia yang kuciptakan memiliki beberapa bagian, salah satunya adalah Innersea! Disana, adalah satu-satunya yang masih memiliki konsep Multiverse didalamnya....!”


Innersea, ahh... aku ingat yang satu ini, kalau tidak salah dirinya menyebutkannya bersama dengan bagian yang lainnya, yaitu Midlesea.

__ADS_1


Tunggu dulu, ia bilang kalau konsep multiverse hanya berada didalam Innersea, itu berarti tidak ada didalam Midlesea...


Dengan begini, dunia yang berada di ruang lingkup Whiteocean, itu akan jauh lebih besar dan superior daripada Multiverse sendiri.


“Innersea adalah bagian paling kecil dan paling dalam dari Whiteocean, ia berbentuk mirip seperti pusaran spiral yang besar ditengah-tengah lautan! Kau bisa membayangkannya...?”


“Ehmm, ya...”


Aku hanya mengiyakannya... sedikit bingung karena dia sedang menjelaskan struktur dunia saat ini. apakah aku benar-benar harus mendengar ini dengan baik.. ya, setidaknya coba saja mungkin akan sedikit masuk nantinya.


“Bentuk Spiral itu kompleks, terdapat `banyak lapisan-lapisan setiap lapisan itu berisi Universe dengan jumlah yang tak terhitung! Disanalah Multiverse, Multi-Layer Universe berada!”


“Yaaah, itu masih sturktur awalannya, Dimensionalitas di Innersea adalah 5 dan 10 Dimensi, itu adalah strukturnya! Jika kau membaginya, ditengah-tengah Innersea, Alam Ruang 5 Dimensi, disitulah kesetaraan eksistensi para Neo Genesis, sedangkan di 10 dimensi, adalah berkat dari Genesis Gift!”


Itulah penjelasan yang dijelaskan oleh Artosh, tentang Innersea. Tentang ruang Multiverse dalam ruang lingkup 5 dan 10 dimensi. Dan dimensi 5 adalah tempat bagi Neo Genesis, yang kemudian ditingkatkan menjadi 10 dimensi dengan Genesis Gift.


Setiap individu yang mencapai Neo Genesis adalah mahluk dimensi atas, yaitu 5 dimensi. Namun, setiap individu itu bisa saja mendapatkan hadiah dari dunia berupa Genesis Gift. Dimana, itu juga akan meningkatkan eksistensi mereka menjadi 2x lipat atau menjadi 10 Dimensi.


Akan tetapi, ada beberapa hal yang masih kurang kupahami.


“Ah, maaf karena kau sudah selesai berbicara! Ada satu hal yang ingin kuketahui...! kau bilang Neo Genesis adalah mahluk 5 Dimensi!”


“Ehm iya! Itu benar...?”


“Kalau begitu, bagaimana ia bisa berada didimensi kami? Kau tahu, Kisa adalah mahluk 5 dimensi, tidak... dia adalah 10 dimensi sekarang! Bagaimana ia bisa berada di dunia kami? didalam dunia 3 dimensi?"


Secara teoriku, mahluk dari dimensi atas tidak mungkin terus ada di dimensi bawah. Dan mahluk dari dimensi bawah tidak bisa merasakan kehadiran mahluk dimensi atas.


Lalu, bagaimana dengan Kisa... dan semua mahluk yang mencapai Neo Genesis.


Sorot mataku tetap terarahkan kepada Artosh yang hanya memasang wajah dan senyum datarnya itu.


"Tidak ada!"


Hanya itu jawabannya...


"Tidak ada?"


Jawaban yang ia berikan hanya sesimpel itu, namun dengan maksud dan arti yang sangat mendalam.


"Tidak ada, karena pada dasarnya... Kisa tidak benar-benar berada bersama kalian!"

__ADS_1


__ADS_2