Whiteocean: The Testament Limitless

Whiteocean: The Testament Limitless
Chap 32: Mahluk-mahluk Sihir


__ADS_3

Apa-apaan para monster ini!?


Chimera kah, atau Hybird?? Mau yang manapun, bagaimana mereka semua bisa ada disini? Disini itu merupakan Gudang lama, loh…! Tempat penelitian mana yang bisa-bisanya melakukan kecerobohan dengan melepaskan subjek penelitiannya di tempat seperti ini?


Tidak, tidak mungkin, yaah! Hal seperti itu kecil kemungkinannya! Kalau memang benar, mereka pasti akan melakukan penjagaan ketat jika subjek penelitian mereka adalah mahluk-mahluk ini!


Selain itu, Sylphy sudah menyebutkan apa sebenarnya mereka ini. Monster ini merupakan Mahluk sihir!


“Mahluk Sihir!? Selain itu jumlahnya sebanyak ini!?”


Saat ini, jumlah mereka semua mungkin sekitar puluhan, dan berpotensi lebih banyak di baling bayang-bayang sini. Mereka semua sedang mengurung kami dalam lingkaran formasi mereka.


“Apa itu Mahluk Sihir?”


Ucapku bertanya kepada Sylphy…


“Kau tidak tahu?”


Ucapnya kembali bertanya…


“Tidak…”


Aku membalasnya…


“Mahluk sihir, mereka adalah mahluk yang terbentuk dari pengendapan sebuah Energi sihir! Kau tahu, jika sebuah area memiliki intensitas Sihir yang tinggi, maka Mahluk Sihir akan bermanifestasi terhadap Energy sihir itu sendiri”


Ucap Sylphy menjelaskan, seketika aku terkejut mendengarnya…


“Apa-apaan itu!? Memangnya hal seperti itu bisa terjadi?”


Tentu saja aku terkejut, mereka memanifestasikan diri mereka sendiri, hanya karena berada dalam sebuah ruang yang memiliki intensitas Energy sihir tinggi.


“Ya, itu mungkin! Walaupun kubilang kalau mereka bermanifestasi sendiri, sebenarnya mereka tak akan benar-benar menjadi mahluk hidup secara utuh!”


“Tubuh mereka, insting mereka, dan juga jiwa mereka sepenuhnya merupakan Sihir! Jadi mereka tak akan bisa mencapai fase menjadi mahluk hidup secara utuh! Mereka akan mati dengan sendirinya jika Energy mereka habis atau pusatnya telah berhenti!”


Ucap Sylphy menjelaskan… aku hanya mengangguk mengerti.


“Jadi begitu, ya…! Pasti di sini intensitas sihirnya kuat sekali, sampai bisa menciptakan sebanyak ini!?”


“Itu benar…!”


Dengan kata lain, mereka ini mirip dengan mahluk summoners, ya?! Benar bukan? Apa benar begitu…?


Entahlah, aku tidak tahu… sekarang yang lebih penting adalah, bagaimana bisa menyelamatkan diri dari sini. Secara, mereka semua ini terlihat sangatlah buas dan tak ingin melepaskan kami berdua…


Jujur, ini cukup membuatku panik, mereka terlihat menyeramkan dan menjijikan…


Disaat mereka menggonggong, air liur mereka menetes kemana-mana. Baiklah, yang mungkin akan kulakukan sekarang ini, adalah kembali bertanya, kepada seorang perempuan kuat disebelah ku.


“Apa yang harus kita lakukan sekarang?”


Ucapku bertanya…


“Apa, ya tentu saja kita harus membereskan Mahluk-mahluk ini! bisa gawat kalau mereka menyebar dan menyerang penduduk biasa bukan?”


Ahh, itu benar sekali!


“Benar juga! Tapi…”


Aku sedikit menanggungkan ucapan ku barusan, kemudian melihat ke sekeliling, para Mahluk sihir ini sedang mengepung kami.


“… Ini terlalu banyak, bukan? Bisakah kita melakukan hal itu?”


Ucapku agak pesimis, karenanya Sylphy menengok kearah ku. Dia kemudian, sedikit memukul kepalaku!


*Bugh!


“Aduh… ada apa?”


Ucapku sembari mengusap bagian yang ia pukul.


“Jangan berkata seakan-akan keadaan sudah tak bisa dikendalikan! Percayalah, mereka ini lemah, tahu!”


“Bagaimana kau tahu soal itu?”


“Apa kau tidak bisa merasakannya? Energy sihir dan keberadaan mereka ini sangat kecil!”

__ADS_1


“Benarkah, aku tak mengetahuinya sama sekali!”


Sylphy menghela nafasnya pelan.


“Hufftt… pokoknya, kita masih memiliki peluang besar untuk menang! Tenang saja!”


Ucap Sylphy kepadaku, dia mengucapkan itu dengan nada yang berani. Bagiku, dia terlihat keren dan menakjubkan…


“Baiklah kalau begitu…"


Aku akan percaya dengannya jika begitu…


Dan kemudian, disaat aku baru saja ingin membicarakan tentang strategi apa yang harus dilakukan untuk melawan para Mahluk sihir ini.


Tiba-tiba, salah satu dari mereka bergerak dan menerjang kearah kami, aku langsung saja reflek menghindar, walau sebenarnya itu tak perlu.


Begitu pula dengan Sylphy, ia sedikit bergerak sedikit kesamping lebih jauh. Kami berdua terpaut jarak sekitar 3 meter sekarang.


Segera setelahnya, Sylphy langsung melancarkan sebuah serangan pusaran Angin di sekitarnya.


Tekanannya tak terlalu kuat, tapi setidaknya itu bisa sedikit menggoyahkan pertahanan seluruh Mahluk sihir ini.


“Sihir angin!”


Dia sama sekali tak pilih-pilih, karena dia yakin kalau aku memiliki perlindungan dari serangan seperti itu. Dan hasilnya, beberapa mahluk sihir ini sedikit terpental.


Melihat itu, Sylphy kemudian segera memanfaatkan kesempatan ini.


“Potongan gelombang angin!”


Tangan Sylphy melakukan gerangan seperti memotong, ini diikuti dengan beberapa buah kibasan gelombang angin yang tajam, aku yakin jika mengenai sesuatu, itu akan dengan mudah memotong nya.


Dan benar saja, serangan gelombang angin tersebut bisa dengan mudah memotong Mahluk sihir itu menjadi dua bagian.


Seketika, Mahluk sihir yang terbelah itu mengeluarkan cahaya dan seluruh bagian tubuhnya terpecah dan kembali menjadi Energy sihir…


“Jadi begitu, jika mereka dibunuh, mereka akan kembali ke asal-usulnya!”


Setelah itu, aku bergerak…


Limitless… nama yang diberikan Tooru-san untuk menyebut kemampuan khusus milikku. Melambangkan kemampuanku untuk memanipulasi suatu yang tidak terbatas dan berasal dari ketiadaan...


Infinite Potency yang ada di dalam diriku, Nothingness Energy… menyelimuti seluruh tubuhku dan membentuk aura yang pekat.


Di saat yang sama, beberapa Mahluk sihir melompat, menerjang kearah ku…


“Ini dia…!”


Seperti kata Sylphy, karena pada dasarnya Mahluk sihir merupakan Energy sihir. Aura ku mampu menelan mereka, karena aura itu terbuat dari Nothingness Energy.


Syphy melihat yang baru saja kulakukan, ia menjadi sedikit kagum.


“Hebat sekali…! Hanya dalam satu sentuhan, Stage 7 memang luar biasa kekuatannya!”


Dia mengucapkannya dengan volume suara yang agak pelan, dan tidak terdengar di situasi seperti ini.


Di sisi lain, ia masih saja bisa mempermainkan


Mahluk-mahluk sihir ini dengan pusaran angin. Seperti yang kuduga, ia sama sekali tak serius menghadapi ini. dan itu di akhiri dengan ia bisa dengan mudah membunuh mereka.


Dan ini terus berlanjut, pertarungan antara aku dan Sylphy melawan mahluk-mahluk sihir. Hingga akhirnya menyisakan beberapa ekor saja.


Karena merasa terpojok,seluruh Mahluk sihir ini kemudian melolong, dan kemudian… Energy sihir di dalam mereka menggelora dan menyatu menjadi satu.


“Apa itu?”


Aku, dan Sylphy sendiri juga ikut terkejut melihat ini. Mahluk-mahluk Sihir itu memutuskan untuk menggabungkan seluruh kekuatan mereka dan bersatu.


Saat ini, hanya tinggal satu saja yang ada dihadapan kami. Namun, kali ini dia cukup besar, dan Energy sihir nya juga ikut membesar.


“Mereka bersatu, yaah…”


Ucap ku…


“Ya, mencoba untuk memberikan perlawanan terakhir dengan kekutan penuh, itu bukan ide yang buruk!”


Sahut Sylphy…

__ADS_1


Beberapa saat kemudian, si besar ini mengaum, berusaha mengintimidasi kami berdua…


“Roarr!”


Tapi itu percuma, baik aku maupun Sylphy… sama sekali tak ada yang merasa terintimidasi.


Karena tak mempan menggunakan cara ini, ia memutuskan untuk langsung menyerang dengan cakarnya.


Karena tubuhnya yang membesar, gerakannya ikut melambat, dan alhasil… aku dan Sylphy bisa menghindari ini dengan mudah.


Tapi, serangan ini tak habis sampai disitu, ia membuka mulutnya dan mengumpulkan Energy yang membentuk bola kecil.


Dan kemudian, bola tersebut langsung dilontarkan tepat kearah Sylphy. Melihat hal gawat ini, tanpa berfikir panjang, aku segera menghampirinya.


Spatial delay!


Beruntung, aku masih sempat menggunakan ini sesaat sebelum serangan itu secara telak mengenai diriku. Saat ini, bola sihir ini terhenti secara sempurna dalam jarak hanya berkisaran beberapa cm saja.


“Saidhan!”


“Tidak apa-apa! Aku masih bisa menghentikannya!”


Dengan Aura dari Limitless, aku menghilangkan bola sihir ini! dan disaat yang bersamaan, si besar ini kembali melancarkan serangan lagi kearah ku.


Namun, Sylphy berhasil menggunakan sihirnya untuk menghempaskan si besar ini kesamping.


“Sihir Angin!”


*Wush!


*Bruagh!


Suara benturan antara si besar ini dengan barang-barang di gudang. Itu cukup kuat, apa lagi sihir yang dilancarkan Sylphy barusan cukup kuat.


Walaupun begitu, sepertinya ini masih belum cukup kuat untuk membasminya. Dia terlihat kembali lagi berdiri dan tak terlalu terlihat terluka.


Sepertinya, aku harus menggunakan itu, ya…!


Ehm benar, kekuatan yang sama saat aku mengalahkan golem waktu itu, dengan itu pasti akan berhasil, aku yakin dengan hal itu!


Di saat aku ingin maju, sebuah tangan menyentuh bahuku… aku segera menoleh ke asal itu. Sylphy yang memegangi bahu ku.


Ya tentu saja, kalau bukan dia, siapa lagi?


“Ada apa?”


Aku mencoba bertanya… dia kemudian sedikit menggelengkan kepala.


“Biar aku saja yang menghabisi nya!”


Ucap Sylphy dengan senyuman penuh percaya diri. Itu keren sekali…


Yaah, karena dia ini Stage 6, dan dia ini pasti selevel dengan Al… tak ada yang perlu diragukan dari kemampuan miliknya itu…


“Ah.. baiklah, aku serahkan kepadamu!”


Aku akan memperhatikan ini dengan baik. Bagaimana seorang yang memiliki julukan Putri Angin menunjukkan kekuatan miliknya yang sebenarnya.


Ini pastinya akan dahsyat…!


Sylphy maju beberapa langkah, dia saat ini berhadapan dengan Mahluk sihir itu. Ia masih memasang senyumannya seperti tadi.


“Baiklah, ini saatnya untuk membasmi mu!”


Ucap Sylphy, kemudian… Si besar ini kembali bergerak dan berusaha menggigit Sylphy. Namun, aku bisa merasakan denan jelas Aura sihir dari Sylphy mengalir dengan bebas…


Dia mengangkat sebelah tangannya.


“Sihir besar: Tornado!”


Sebuah pusaran angin besar terbentuk di sekitaran si besar itu, dengan tekanan yang kuat, ia terhempas… bahkan pusaran angin ini sampai menghancurkan atap gudang ini dan melempar si besar ini keatas.


Kemudian, untuk membasminya, Sylphy melancarkan serangan gelombang angin dengan skala besar. Jauh lebih besar dari sebelumnya… dan kemudian mengenai si Mahluk sihir ini secara telak.


Mengembalikannya menjadi Energy sihir, seperti semula…


Hebat sekali! Sungguh sihir angin yang luar biasa milik seorang dengan julukan Putri Angin, Sylphy

__ADS_1


__ADS_2