
“Siapa kau?”
Ucapku dengan nada agak tinggi, dan memasang wajah dan posisi bersiaga… sementara itu, ia justru tersenyum melihat yang kulakukan.
“Ah… benar juga, aku lupa! Kalau diingat-ingat aku belum memperkenalkan diriku disaat terakhir kali kita bertemu, yaah… walau waktu itu tak bisa dibilang sebagai bertemu, bukan?”
Ucapnya berbasa-basi…
“Apa yang kau katakan!?”
“Waktu itu, aku hanya memberitahu tugasmu saja, ya?”
“Tugas? Apa maksudnya itu…?”
“Nah, pelan-pelan saja! Aku tahu kau punya banyak pertanyaan! Tapi setidaknya biarkan aku memperkenalkan diri dahulu…!”
Setelah ia mengatakan hal itu, untuk sementara aku menahan seluruh pertanyaan yang ingin ku lontarkan untuk sementara ini.
“… kalau begitu perkenalkan, Aku adalah salah satu dari Ras Celestial! Dikenal sebagai Youngest Celestial, Artosh...!”
Celestial? Apa itu…?
“Ataupun, kau bisa memanggilku sebagai The Player atau Reader! Panggil saja aku sesukamu!”
Lagi-lagi, ia mengatakan hal-hal yang tak bisa aku mengerti, Player? Itu berarti Pemain! Reader? Itu berarti Pembaca!
Tapi, kenapa ia memintaku memanggilnya dengan begitu? Apa ini ada hubungannya dengan alasan ia memanggilku sebagai Protagonis?
Lagipula, ini sebenarnya apa? Ini adalah Mimpi, atau apa? Namun, sensasi ini terlalu nyata…
Apa ini artinya kesadaran asliku meninggalkan tubuhku dan menuju celah dimensi ini?
“Apa maksudnya ini? selain itu, apa itu Celestial…!?”
Ucapku menanyakan beberapa hal kepadanya, Artosh.
“Belum saatnya kau tahu semua itu!”
Dia mengucapkan itu tenang sekali, ini sedikit membuatku kesal… karena itu, aku berencana untuk menaiki tangga ini, dan melakukan sedikit perhitungan dengannya. Namun, disaat aku baru saja ingin menginjakkan kakiku di anak tangga ini, terdengar suaranya untuk menghentikan ku.
“Lebih baik hentikan itu…!”
Kakiku berhenti beberapa cm setelah mendengar peringatan itu…
“Setiap anak tangga itu, merupakan satu Hierarki Dimensi, semakin tinggi kau naik, maka semakin tinggi pula tekanannya! Sudah kubilang sebelumnya bukan? Kau yang sekarang seharusnya belum bisa mencapai ini!”
“Semuanya terjadi karena Limitless menghubungkan koridor jiwa kita berdua! Itu adalah satu-satunya penyebab sekarang, kenapa kau bisa berada di Altar biru ini!”
“Altar biru? Apa itu nama dari tempat ini?”
Dia menjawab dengan anggukannya…
“Jadi ini bukan celah dimensi, ya?”
“Tidak, kau benar! Tempat ini berada celah dimensi, lebih tepatnya kau berada diperbatasan antara Innersea dengan Middlesea! Tapi tetap saja, ini berbeda dengan celah dimensi!”
Innersea? Middlesea? Lagi-lagi… hal yang tak ku mengerti…
“Apa semua itu?!”
“Innersea! Tempat Alam semesta dan planet yang kau tinggali itu, berada di sana!!”
"Sebuah susunan yang berisi Aleph-5 infinite Layer Universe!"
“Alam semesta ku di sana?”
“Lihatlah kebelakang!”
Ucapnya, ia ingin aku menghadap kebelakang… untuk saat ini, aku akan mencoba mengikuti arahannya.
Segera setelah itu, aku menengok kebelakang, Artosh menjentikkan jarinya, dan kemudian bagian belakang yang sebelumnya hanya berupa hitam polos, kini mulai berubah dan menampilkan sebuah titik putih bersinar terang dan semakin membesar! Tidak, lebih tepatnya mendekat denganku.
Itu merupakan sebuah Bola cahaya terang, ini mirip sekali dengan bintang.
“Apa itu, apa itu bintang?”
__ADS_1
Ucapku menanyakannya… Artosh segera menjawabnya.
“Tidak! Bola cahaya kecil yang mirip bintang yang sedang kau lihat itu adalah bentuk dari Alam semesta!”
“Alam semesta katamu?”
Aku kaget mendengar itu, aku tak percaya kalau bisa melihat universe seperti ini…
Dan bola cahaya itu semakin mendekat dan mendekat, hingga ia mulai terpecah-pecah menjadi sekumpulan galaksi galaksi yang jumlahnya tak terhitung.
Galaksi itu mulai semakin membesar dan terus membesar, hingga menampakan Galaksi Bimasakti.
“Galaksi Bimasakti, Galaksi tempat planet, Bumi berasal!”
Ucap Artosh, ia kemudian menjentikkan jarinya lagi, dan kami mulau menjelajahi Galaksi, berpecah-pecah menjadi Planet dan Bintang-bintang dan akhirnya menampakan tata surya dan planet bumi.
“Ini, Bumi!?”
Aku kaget sekali, bumi terealisasikan dengan sangat baik dan jelas, ini benar-benar sungguh nyata. Seluruh detail yang ada, tak ada perbedaan dari yang kulihat dari buku ataupun internet.
"Inilah Bumi! Tempat tinggal mu…!”
“Apa sekarang kau sudah mengerti?”
Ucapnya, sementara itu… aku masih sedikit terpukau dengan bumi. Karena merasa dirinya diacuhkan, Artosh menjentikkan jarinya… Bumi kemudian mulai kembali menjauh, terus-terus dan kembai menjadi kekosongan… ruang kosong!
“Haa, jadi… ini adalah kemampuan milikmu?”
“Benar sekali! Sistem yang ku ciptakan, inilah dia… Whiteocean!”
Whiteocean, kata-kata yang terasa tak asing bagiku untuk diketahui… dan disaat aku ingin bertanya sekali lagi, ia memotongnya.
“Tunggu sebentar…!”
Ucapnya, setelah itu… ia bangkit dari duduknya dan melanjutkan perkataannya.
“Sebelum itu… rasanya tak enak kalau kita berbicara dengan jarak Infinite Dimensional Hierarchy memisahkan kita…!"
"Mau bagaimanapun, Middlesea itu luas sekali! Lebih baik aku ke sana… tunggulah Protagonis!”
Setelah dia mengatakan hal itu, Artosh menghilang, bersamaan dengan seluruh tangga yang tadi menghubungkan tempatku dengan tempatnya. Kemudian, secara tiba-tiba ia berada di depanku.
Dia lebih tinggi dariku, dia tersenyum melihatku…
“Waah! Ini sudah lama sekali sejak terakhir kalinya aku melihatmu dari jarak sedekat ini!”
Ucapnya sembari memegangi pundak ku, aku sungguh tak nyaman dengan ini dan segera lepas dari pegangannya.
“Jangan sok akrab denganku!”
“Apa masalahnya? Di dunia ini, aku adalah yang paling mengerti tentangmu, dan ribuan dirimu yang lain lagi!”
Apa maksudnya itu? Diriku yang lain?
“Jangan bercanda!”
“Mau bagaimanapun, aku ini selalu memperhatikanmu dari ujung Whiteocean!”
“Hah, sayangnya aku sama sekali tak merasa senang karena diperhatikan oleh lelaki sepertimu!”
“Jadi begitu, ya…!?”
Setelah itu, sebuah cahaya bersinar terang dari dirinya, dan cukup menyilaukan ku. Setelah cahaya, itu menghilang, sosok laki-laki dewasa yang sebelumnya, berganti dengan sosok gadis cantik yang seumuran ku dengan warna mata dan rambut yang sama dengan yang sebelumnya.
“Kau…?!”
Ya… tentu saja! Ini membuatku sangat kaget karena dia berubah dari seorang laki-laki, menjadi perempuan yang cantik.
“Benar! pada dasarnya, Celestial adalah androgynous, kami bisa mengubah penampilan dan gender kami sesuka hati!”
“Jadi apa kau suka sekarang?”
“Jangan bercanda! Kau pikir aku bisa tertipu dengan hal itu?”
“Hah, betul sekali! Dirimu yang saat ini memanglah begitu!”
__ADS_1
Setelah itu, Artosh kembali kebentuk laki-lakinya sama seperti sebelumnya.
“Jadi, apa ada sesuatu yang ingin kau ketahui!? Selagi koridor jiwa kita masih terhubung, setidaknya yang masih layak kau ketahui!”
“Apa-apaan itu? Kenapa ada hal yang seperti itu!?”
“Tentu saja! Saat ini, kau bahkan belum menyelesaikan 1 rute pun!”
“Rute? Apa-apaan itu?”
“Kau tahu? Selama ini, kau baru bisa menemui ku secara langsung seperti ini, setidaknya setelah kau selesai dengan Silver Route!”
“Apa lagi itu dan juga aku tak pernah merasa kalau pernah bertemu denganmu sebelumnya!”
“Yaa, kalau kau tidak ingat, tak perlu dipaksakan! Tapi bukankah aku pernah bilang, tentang Golden Route, selesaikanlah Testament Limitless ini! itu adalah tugasmu! Wahai Protagonis!”
“Sayang sekali, aku sama sekali tak berminat melakukan sesuatu yang tak ada hubungan dan untungnya denganku!”
Ucapku menolak apa yang ia bilang, namun ia justru tersenyum karena itu.
“Naa, jangan bilang seperti itu! Justru hal ini adalah kenapa kau ada disini sekarang, alasanmu hidup di dunia ini! Kau tak akan bisa lari dari ini, karena inilah takdir dirimu!”
Ucapnya dengan tenang dan dihiasi senyumannya itu…
“Apa itu?”
“Hah, pokoknya… Rute pertama akan dimulai sebentar lagi, persiapkan dirimu denan baik! Lindungilah anak itu, lindungilah Kisa sekuat tenaga! Mata miliknya akan menuntun mu pada berbagai macam kejadian besar nantinya! Tapi tenang saja, kau pasti bisa! Sampai kapanpun, aku akan selalu disini melihatmu!”
Artosh mengucapkan itu, aku masih agak kurang mengerti dengan yang ia katakan. Selain itu, bagaimana ia bisa mengetahui tentang Kisa? Apa perkataannya tentang selalu mengawasi ku itu benar adanya?
Hingga… aku merasakan perbedaan dari dalam diriku.
Rasanya aneh dan sesak sekali, seperti aku sedang ditarik oleh sesuatu…
“Haa, waktunya sudah tiba, ya…? Koridor jiwa sudah mulai memudar! Kita akan berpisah!”
Apa ini… tarikannya semakin kuat sekali! Aku mulai terjatuh karena ini.
“A-apa ini?”
“Selanjutnya, mungkin kau akan terkena demam tinggi! Tapi tenang saja! Dunia tak akan membiarkan kau mati,
termaksud diriku!”
Sementara itu, Artosh mengatakan itu dan menatapku dengan santai, ia juga melambaikan tangannya kepadaku.
“Sampai nanti! Setidaknya selesaikan dahulu rute pertama, baru kau kesini, oke!”
Lama kelamaan, pandanganku mulai kabur… tarikan ini semakin kuat setiap detiknya, gambaran tentang Altar Biru mulai luntur dari jarak pandanganku, aku kembali dalam keadaan kantuk yang berat.
Menutup mataku, kesadaran ini mulai hilang dan kembali ke tubuhnya… dalam keadaan tak rileks dan tegang, aku bangun karena alarm yang ku pasang.
Namun, tubuhku masih merasakan lelah, dan tekanan batin yang besar masih menghantui diriku. Sekarang, aku tahu… kenapa Artosh mengatakan, kalau diriku yang sekarang seharusnya belum bisa mencapai tempat itu.
Aku masih terlalu lemah…
Sensasi yang kurasakan itu, benar-benar nyata… Whiteocean, Innersea, Middlesea…
Golden Route dan Silver Route... tugas yang harus aku lakukan! Takdir yang melilit diriku, sejumlah ingatan masuk kedalam kepalaku.
Pusing melanda, fisikku semakin melemah, hingga aku tak kuat untuk berdiri… masih dalam keadaan terduduk, aku memegangi bagian jidatku, suhu tubuhku menjadi tak teratur, ini sangat panas… ini adalah.
Demam melanda, kesadaran ku semakin saja pudar… lelah fisik dan mental menggerogoti ku.
Tapi, ada yang harus kulakukan…!
Ugh… kenapa ini? mengapa aku seperti ini? Apa yang telah terjadi denganku?
Dunia… perlu bantuan dariku…? Kenapa…? Kenapa aku…?
Keadaan mulai memburuk, begitu pula dengan kesehatanku. Limitless dan koridor jiwa yang terhubung dengan sosok Celestial… Sungguh membebani tubuhku.
“Rute pertama… akan segera dimulai!”
Selamatkan lah, amankan lah… Kisa sebagai wadah Heavenly Eye’s!
__ADS_1
Manusia Neo Genesis akan segera bangkit!
Kehidupanku akan segera berubah… mulai detik ini! Segalanya!