Zoya Antagonist Girl.

Zoya Antagonist Girl.
Chapter 35


__ADS_3

...✨✨✨...


Setengah jam Zoya menempuh perjalanan menuju rumah Nata , Begitu dia sampai dia berlari dengan tergesa-gesa menuju pintu kediaman Natasha.


Tok.! Tok.! Tok.!


"Permisi !"


Tok.! Tok.! Tok.!


Cklek.!


Pintu terbuka menampakan sosok perempuan paruh baya yang tak lain adalah Art di rumah Nata.


" Bi Nata nya ada ?!" tanya Zoya tergesa-gesa.


" Non Nata belum pulang ,tadi bilang nya mau ke supermaket ."


DEGH.!


'Sialan , gue kecolongan .!' batin Zoya marah.


" Eum kalau boleh tau ,Nata pergi ke supermarket mana bi ?!"


" Itu yang di pertigaan depan non .!"


Zoya mengangguk. " Makasih bi ,saya permisi dulu.!"


Zoya berlari menuju motornya , Tanpa basa basi Zoya menancapkan gas motornya seperti orang kesetanan.


" ****** !! Jangan bilang ini ulah Keyla !" gerutu Zoya sepanjang perjalanan.


Ketika sampai di supermarket dia tidak melihat mobil Nata di sana , setelah memastikan bahwa di sana tidak ada tanda-tanda Natasha , Zoya kembali membawa motornya menyusuri jalan lain .


Benar saja saat di pertengahan jalan ,Zoya melihat mobil Nata yang terparkir di pinggir jalan.


Zoya menghentikan motornya di samping mobil Nata , dia melihat pecahan kaca dimana-mana .


" Nata ?! Lo dimana ?!" panggil Zoya sembari mengitari mobil .


Zoya juga memeriksa mobil Nata ,dia tidak menemukan siapa-siapa di sana , Zoya membuka pintu mobil Nata dan menemukan ponsel Nata di kolong mobil .


Setelah mencari petunjuk ,Zoya hanya menemukan tongkat baseball yang tergeletak di sana , Zoya mengambil tongkat tersebut dan membawanya , Zoya tidak langsung pulang melainkan dia menuju basecamp Alaska.


...______________...


Di basecamp Alvaz serta teman-teman nya sedang berkumpul seperti biasa , mereka di kejutkan dengan bunyi ponsel Bima yang bernada aneh.


Bima ganteng ada telfon.


Bima ganteng ada telfon.


"Njir alay banget nada dering lo.!" heran Naufan.


" Alay dari mana , Hp gue tuh pinter dia tau kalau pemiliknya ganteng makanya tiap ada telfon Hp gue selalu muji gue !" ucap Bima dengan bangga.


Naufan memutar bola matanya malas ,Tiba-tiba mereka mendengar suara deruman motor di halaman basecamp.


" Siapa malam-malam kesini ?! Apa mungkin si kembar ?!" ujar Bima yang mendapat gelengan dari kedua teman nya.


Mereka bertiga beranjak dari duduk nya menuju pintu .


Cklek.!


Pintu terbuka ,mereka melihat Zoya sedang berjalan menghampiri mereka bertiga dengan terburu-buru.


" Eh ada bu Bos , Tumben kesini malam-malam ?!" ujar Bima.


" Gue ada perlu sama kalian !" ujar Zoya tanpa basa basi .


" Masuk dulu Zoy ,kita bicarain di dalam.!" Ajak Naufan.


Zoya mengangguk , Dia mengikuti Naufan ke dalam ,Saat di dalam basecamp Zoya merasa ada yang tertinggal.

__ADS_1


" Kaya ada yang kurang ?! Apa yah ?!" bingung Zoya.


" Njir Alvaz masih di depan pintu Zoy !" ucap Bima.


Zoya mengernyit . " Ngapain dia disana ?!"


" Lo samperin gih ,Kayanya dia ngambek !" ledek Naufan.


Zoya mengangguk ,dia kembali menuju tempat Alvaz berdiri. " Lo nggak masuk Al ?!"


"...."


Alvaz tak menjawab membuat Zoya mengernyit heran.


" Al , Lo kenapa ?!"


Alvaz menghela nafas berat. " Kamu nggak nyapa aku ,kamu cuma nyapa sahabat aku !"


" Kan sahabat lo yang nanya duluan ,masa gue diem aja ?!" bingung Zoya.


Alvaz menatap wajah Zoya . " Tapi aku pacar kamu Zoy , masa kamu lebih akrab sama mereka dari pada aku.!"


Zoya yang baru sadar jika Alvaz cemburu menjadi tertawa ."Lo cemburu Al haha !"


" Nggak !" jawab Alvaz singkat , Dia memalingkan mukanya menghadap samping.


Bukan nya membujuk Alvaz , Zoya malah melanjutkan tawanya hingga terpingkal-pingkal.


" Haha lo lucu banget sih ,bisa-bisanya lo cemburu sama mereka haha.!"


" Terus aja ketawain aku ! Seneng banget liat aku ngambek.!"


" Sory haha abisnya lo kaya orang lain tau , Mana Alvaz yang biasanya.!" ledek Zoya.


"Udah ih ,jangan ngetawain aku terus Yang .!" ujar Alvaz merajuk.


Mendengar panggilan Alvaz membuat Zoya semakin tertawa. " Haha geli njir , jangan panggil kek gitu Al gue nggak biasa haha.!"


Beberapa menit kemudian Zoya berhasil menghentikan tawanya , Dia menatap Alvaz yang masih merajuk.


" Pfftt iya-iya udah jangan ngambek lagi ,Kita masuk yuk gue ada perlu juga sama lo.!" ajak Zoya.


" Aku Zoy pake aku kamu ,jangan Lo Gue.!" pinta Alvaz.


" Iya-iya bawel lo, eh kamu.!" ujar Zoya sembari tertawa kikuk.


Alvaz mengangguk ." Mulai sekarang manggilnya aku kamu yah .!"


"Oke , Yuk masuk ada hal penting yang mau aku diskusikan sama kamu.!"


Alvaz mengangguk , Dia menggandeng tangan Zoya dan mengajaknya masuk menemui kedua sahabatnya.


" Naf liat tuh ,Alvaz jadi bocil!" sindir Bima.


"Kayanya dia ketiban gajah deh makanya otaknya geser.!" sahut Naufan ketika melihat Alvaz nemplok seperti perangko pada Zoya.


" Berisik lo." ucap Alvaz jengah .


Mereka berempat duduk di sofa , Zoya menghela nafas sebelum berbicara.


" Kalian mau bantuin gue ?!" ujar Zoya memulai pembicaraan.


" Bantuan apa ?! Emang lo ada masalah Zoy ?." tanya Naufan.


" Sahabat gue hilang ,dan gue perlu bantuan kalian buat nyari dia .!"


" Apa yang bisa kita bantu .?" ujar Alvaz.


"Apa aja sebisa kalian ,Gue juga bakal ikut nyari .!" ujar Zoya .


" Oke ,Tempat terakhir dia hilang dimana ?" tanya Naufan .


"Persimpangan deket minimarket jl.shaun. "

__ADS_1


Bima mengernyit heran . " Bukan nya itu komplek rumah lo Naf ?!"


Naufan mengangguk ." Temen lo tinggal di sana Zoy ?!"


Zoya mengangguk , Dia melihat jam sudah menunjukan pukul 01.00 dini hari.


" Kayanya gue harus balik sekarang deh ,udah malam !" ujar Zoya.


" Aku anter yah ?" usul Alvaz.


Zoya menggeleng. " Nggak usah ,kamu istirahat aja .!"


" Mending lo di anter Alvaz deh , Nggak baik cewek jalan sendirian malam-malam." ujar Naufan membantu Alvaz.


Zoya terdiam sesaat mempertimbangkan usulan Alvaz.


" Udah Zoy lo ajak aja si Al ,Biar jadi bodyguard buat lo.!" sambung Bima.


Akhirnya Zoya mengangguk. " Ya udah deh ,Gue balik dulu yah kalau udah dapat kabar jangan lupa kasih tau gue.!"


" Siap .!" jawab Bima .


Zoya dan Alvaz keluar dari basecamp ,Hanya butuh waktu satu jam akhirnya mereka tiba di kediaman Zoya .


" Ini rumah kamu?!" ujar Alvaz.


Zoya mengangguk. " Makasih udah nganterin aku .!"


" Sama-sama , Masuk gih nggak baik angin malam buat kesehatan kamu.!"


" Iya kamu hati-hati pulang nya .!" ujar Zoya yang di angguki Alvaz.


Alvaz memakai helm nya ." Aku pulang yah ,bye sayang.!"


Zoya tersipu malu ,meski pun dia masih ragu akan perasaan nya terhadap Alvaz ,dia melambaikan tangan nya saat motor Alvaz mulai menjauh.


"Apa gue pantas dapatin Alvaz ?! Sedangkan hidup gue kaya gini .!" lirih Zoya sebelum memasuki kediaman nya.


Di dalam rumah Dafa yang mengintip dari balik tirai merasa kesal atas kedekatan Zoya dan Alvaz .


'Harusnya gue yang di sana bukan dia .'Batin Dafa dengan jengkel.


Saat mendengar motor Zoya sudah di garasi ,Dafa bergegas pergi dari sana agar tidak ketahuan oleh Zoya.


Cklek.!


Zoya membuka pintu rumahnya ,Dia di kejutkan dengan tarikan di lengan nya yang berhasil membuat tubuhnya terhuyung.


"DARI MANA KAMU ?! KENAPA JAM SEGINI BARU PULANG HAH ?!" bentak Daddy Cakra.


Zoya merintih ketika cekalan di tangan nya semakin kencang. "Sssttt sakit Dad."


Daddy Cakra melihat pergelangan tangan Zoya memerah ,Dia buru-buru melepaskan cekalan nya.


" Jawab Zoy , Dari mana kamu jam segini baru pulang ?!"


" Aku dari rumah Nata Dad ." jawab Zoya.


" Ngapain kamu di sana ?! Kenapa kamu sekarang sering keluar malam Zoy ?!"


" Nata hilang Dad , Aku baru pulang karena nyari dia .!"


"Kamu tidak bohong ?!" ujar Daddy curiga.


Zoya menggeleng. " Aku cape Dad ,aku mau istirahat dulu ,good night Daddy .!"


Zoya berlalu dari sana ,Daddy Cakra menatap punggung Zoya yang semakin menjauh dari hadapan nya.


Ada perasaan aneh yang menjalar di hatinya , Daddy Cakra merasakan dinding tak kasat mata yang Zoya bangun beberapa hari ini .


" Kenapa anak itu berubah ?!" gumam Daddy Cakra sebelum kembali ke kamarnya.


...See you next time........

__ADS_1


__ADS_2