Zoya Antagonist Girl.

Zoya Antagonist Girl.
Chapter 49


__ADS_3

...✨✨✨✨...


Keyla Salsabila , gadis yang menjadi bumerang dalam kehidupan Zoya ,dia menginginkan kematian Zoya agar bisa masuk ke dalam lingkup keluarga Alexander.


Seperti saat ini , setalah satu minggu Zoya di usir dari kediaman Alexander , Keyla mulai berperan untuk mengambil hati dan juga simpati dari daddy Cakra .


Keyla dan juga Aruna sedang duduk di ruang tamu kediaman Alexander , di sana tak hanya ada mereka berdua melainkan ada Bian , Dirga , Dafa, serta Dafi.


''Zoya beneran keluar dari rumah ini Daf ?.'' tanya Dirga ketika melihat rumah Alexander terasa sangat sepi.


Dafa mengangguk . '' Udah satu minggu dia keluar dari rumah ini .''


''Sukur deh ,harusnya dari dulu kaya gini jadi kalian nggak perlu makan hati tiap hari !." sahut Bian menimpali ucapan Dafa.


Keyla yang ingin memanfaatkan situasi sekarang ,tiba-tiba merubah raut wajahnya menjadi sedih untuk menarik simpati orang-orang yang ada di sana .


"Gue masih nggak percaya kalau kelakuan Zoya kaya gitu ,padahal gue sahabatnya tapi gue nggak tau apa pun tentang dia !" ucap Keyla dengan nada sedih.


" Itu bukan salah lo Key , dia aja yang nggak tau di untung ! Udah sukur hidup di keluarga kaya eh malah kelakuan nya kaya anj*** !" sahut Bian tanpa beban .


Diam-diam Keyla tersenyum senang dia kembali berakting di depan mereka semua.


" Kalau gue tau lebih dulu sikap dia mungkin gue bisa bantu merubah sikapnya !" lirih Keyla.


Pluk.!


Dafa menepuk pundak Keyla pelan. "Itu bukan salah lo , Dari awal kita nggak ada yang tau sifatnya seperti apa.!"


Ucapan Dafa mendapat persetujuan dari para sahabatnya ,Di tengah perbincangan mereka tiba-tiba daddy Cakra ikut duduk di antara mereka semua.


Daddy Cakra menatap wajah Keyla yang terlihat mirip dengan seseorang .


"Kamu teman Dafa ?!" tanya Daddy Cakra karena baru pertama kali melihat wajah Keyla , dulu saat dia menginap daddy Cakra tidak ada di rumah makanya dia tidak tahu.


Keyla mengangguk. "Saya juga teman Zoya om.!"


Daddy Cakra mengangguk. " Boleh om bicara berdua sama kamu ?!"


" Boleh om ,Tapi om mau bicarain apa yah ?!"


" Nanti kamu juga tau .!"


Daddy Cakra menatap semua orang yang ada di sana. " Saya pinjam teman kalian dulu sebentar.!"


Mereka semua mengangguk ,Keyla berjalan mengikuti daddy Cakra menuju ruang kerjanya .


Selepas kepergian Keyla ,Aruna merasa aneh melihat sikap ayah Zoya yang di tunjukan pada Keyla.


'Kenapa keluarga Zoya nggak ada yang waras ?' batin Aruna dengan tatapan heran di wajahnya .


" Kira-kira om Cakra mau ngomong apa yah sama Keyla ?!" cetus Bian tiba-tiba.


Dafi mengangkat kedua bahunya acuh. "Mana gue tau .!"


" Yeah tau gitu gue nggak nanya lo .!" sahut Bian.


Bian mengambil toples berisi keripik di meja dan membukanya. " Kalau misalnya nih ,Keyla jadi adik kalian gimana ?!"


"Maksud lo pengganti Zoya ?!" tanya Dirga yang mendapat Anggukan dari Bian.


Dafa terdiam sesaat. "Gue nggak tau .!"


" Kalau gue sih oke-oke aja ,toh Keyla lebih baik dari pada anak iblis itu.!" sambung Dafi.

__ADS_1


" T-tapi Zoya kan adik kandung kalian ?! Bukan nya darah lebih kental dari pada air ?!" ucap Aruna berusaha membela Zoya meski dia tau itu percuma.


" Dia bukan lagi keluarga Alexander Run ,dia hanya orang asing sekarang Jadi nggak ada masalah kalau daddy mau Keyla masuk keluarga ini." jawab Dafi dengan tegas.


" Bukan nya Keyla punya ortu ?!" heran Dirga.


"Iya juga sih , terserah lah mau Keyla masuk atau nggak yang penting si demit udah keluar dari rumah gue.!" ucap Dafi yang mendapat gelengan kepala dari Dirga.


Aruna menghela nafas berat . " Daf jangan terlalu membenci Zoya ,bisa aja suatu saat kamu menyesal ,mungkin juga di saat kamu menyesal nantinya Zoya nggak akan melihat kamu sebagai bagian dari hidupnya.!"


" Gue nggak bakal nyesel Run , lo pegang omongan gue ! Bahkan sampai kiamat sekali pun gue nggak bakal nyesel benci sama tuh demit.!"


" Terserah kamu deh ,aku cuma berusaha ngingetin kamu supaya nggak menyesal.!" ujar Aruna pasrah.


" Gue hargai nasehat lo ,tapi serius gue nggak butuh Run.!" jawab Dafi dengan lantang.


Aruna hanya bisa mengangguk kaku ,sekali lagi dia tak bisa berbuat apa pun untuk menyadarkan mereka.


..._____________________...


Di sisi lain Keyla sudah berada di ruang kerja milik daddy Cakra ,Dia sedang duduk di sofa berhadapan dengan daddy Cakra.


" Ehem.!" dehem daddy Cakra pelan.


Keyla menatap bingung wajah daddy Cakra. " Om kenapa ?!"


" Apa saya boleh tau siapa nama orang tuamu ?!" tanya daddy Cakra Keyla.


'' Nama ibu saya Namila om kalo nama ayah saya nggak tau om , soalnya ayah saya pergi saat saya masih bayi .''


DEGH.


Daddy Cakra terkejut mendengar jawaban dari Keyla .


Keyla mengangguk . '' Om kenal sama mama saya ?.''


Daddy Cakra terdiam , dia teringat dengan kenangan di masa lalu .


'' Om .'' panggilan Keyla membuat daddy Cakra terkejut.


'' Eh maaf tadi saya melamun .''


Keyla tersenyum simpul .'' Om pasti banyak pikiran setalah Zoya keluar dari sini yah ?.''


'' Hm .''


Daddy Cakra kembali menatap wajah Keyla beberapa detik kemudian dia menyuruh Keyla kembali.


Selepas kepergian Keyla dari ruang kerjanya , kini daddy Cakra termenung di kursi kerja nya .


Kenangan di masa lalu mulai berseliweran di kepala daddy Cakra.


Bayangan bahagia yang pernah dia lalui bersama dengan Namila ibu kandung Keyla begitu melekat di hatinya.


Namila , sosok ketiga dalam rumah tangga Cakra dan mommy Zoya ,sahabat Cakra saat menjadi pegawai serta orang yang Cakra cintai sekaligus selingkuhan nya yang membuat Mommy Zoya terpaksa mengurus salah satu putranya dan membesarkan nya seperti anak sendiri.


'' Mungkin kah dia anak yang pernah dia bicarakan dulu saat aku memintanya menjauh dari keluarga Alexander ?!.'' gumam daddy Cakra lirih.


...____________________...


Tak berbeda dengan kediaman Alexander yang sedang bahagia atas kepergian Zoya.


Kediaman Jazzairo pun sedang bahagia lebih tepatnya kamar Zoya , saat ini Zoya sedang meretas cctv di sekolahnya .

__ADS_1


"Kayanya mereka perlu gue kasih makanan pembuka deh ,biar adil gitu .!"


Senyum smirk terlihat di bibir Zoya ,Dia mulai memasukan kode-kode rumit untuk menembus Cctv sekolah , Untung nya kondisi tubuh Zoya sudah membaik dan hampir pulih.


TING.


Zoya terkekeh kecil setelah berhasil mengirim rekaman yang akan membuat sekolah kembali heboh.


" Dendam emang salah ,tapi sakit hati di balas maaf yah nggak adil dong.!" gumam Zoya.


Dia kembali mengutak-atik laptop nya kemarin dia sudah membicarakan rencana kepergian nya menuju LA pada Alvaz dan Natasha ,Zoya berniat mencari beberapa data yang akan dia pakai suatu saat nanti.


Sayang nya dia belum mendapat petunjuk tentang kejadian beberapa minggu yang lalu, karena cctv di sekolahnya benar-benar sudah di ganti dan tidak menyisakan bukti apa pun.


" Jadi mereka sudah menghapus jejaknya ,pantesan kode nya ganti taunya emang ganti semua.!" gumam Zoya .


Dia kembali berusaha memulihkan data yang sudah lenyap namun percuma saja itu tidak akan kembali.


BRAKK .!


Zoya menggebrak meja belajarnya . ''Dimana gue harus nemuin bukti lainya .''


Zoya mondar mandir sembari menggigiti kukunya dengan gelisah.


Tiba-tiba terlintas gedung dimana Nata di culik dulu .


Tanpa pikir panjang Zoya langsung menelfon Alvaz.


Drrrrttt.! Drrtttt .! Drrrrrttt.


Saat dering telfon ketiga Alvaz baru mengangkat telfon nya .


'' Halo Zoy .'' sapa Alvaz.


^^^'' Al anterin aku ke tempat Nata di culik dulu bisa kan ?. '' tanya Zoya.^^^


'' Mau ngapain kamu kesana ?.''


^^^'' Aku mau nyari rekaman di sana , waktu itu Nata bilang kalau dia liat aku dari cctv yang di pasang di sana .''^^^


''.......''


Tidak ada jawaban dari Alvaz , hal itu membuat Zoya bingung .


''Al kamu masih di sana ?.'' tanya Zoya .


^^^''Hm , Gimana kalau kamu ke rumah aku dulu atau mau aku jemput ?.''^^^


Zoya mengernyitkan dahinya bingung . ''Kenapa jadi ke rumah kamu ?.''


^^^'' Ada sesuatu yang mau aku kasih sama kamu .''^^^


''Apa ?.''


^^^'' Ada , kamu mau kan mumpung belum malam juga .''^^^


'' Hm oke , aku siap-siap dulu , kamu nggak usah jemput biar aku di anter supir aja .''


^^^'' Oke .'' jawab Alvaz sebelum mematikan telfon nya .^^^


Setelah itu Zoya bergegas mengganti pakaian nya menggunakan hoodie dan celana panjang , dia juga memakai sepatunya dan bergegas keluar menemui Malven untuk meminta izin.


...See you next time.......

__ADS_1


__ADS_2