
...☠️☠️☠️...
Kondisi pasar malam sudah kacau balau ,orang-orang berhamburan untuk keluar dari sana .
Dan kedatangan Zoya mampu membuat orang-orang yang menyerang warga berbalik menyerangnya , hal itu di manfaatkan oleh masyarakat untuk pergi dari sana.
DOR. DOR. BUAAK.
Zoya berhasil menghindari peluru yang mengarah padanya , dengan gesit dia menendang pistol yang berada di tangan orang tersebut hingga terpental cukup jauh .
BUGH. BUAGH . BRAKK .
Zoya mengeluarkan belati dari balik bajunya , dia menyerang mereka dengan membabi buta , Zoya menusuk menendang bahkan melempar mereka dengan asal .
JLEB. BUAAGH . DUAGH.
JLEB. JLEB. BUAK .
Perkelahian tak seimbang tersebut tak membuat Zoya mudah untuk di kalahkan , namun fokusnya tiba-tiba terganggu ketika melihat satu orang berjalan menuju Natasha yang sedang berlari ke arah mobilnya .
''Sial.'' geram Zoya sebelum berlari menghampiri mereka berdua .
DRAPP . DRAPP. DRAP .
''NATA MENUNDUK .''teriak Zoya sambil terus berlari .
Mendengar teriakan Zoya , Nata reflek langsung menunduk hingga dia mendengar suara tendangan dari belakangnya .
BUUAAAGHH. BRAKK .
Zoya berhasil menendang orang tersebut , dia bergegas menghampiri Nata . '' Lo nggak apa-apa kan ?.''
Nata mengangguk , baru saja Zoya akan menyuruh Nata untuk masuk ke mobil namun tiba-tiba mereka telah di kepung .
Zoya menarik lengan Nata agar berdiri di belakangnya , sesaat kemudian dia kembali fokus pada orang-orang yang kini menodongkan pistol kearahnya .
''Menyerah lah jika tidak maka kami akan membunuh kalian berdua .'' ujar orang yang memakai penutup wajah .
''Darimana kalian berasal ?! Sepertinya kalian sudah terlatih .'' Sahut Zoya .
''Jangan banyak bicara bocah , mending kalian mematuhi ucapan kami .''
''Jangan mimpi bajingan .'' sahut Zoya yang kembali menyulut emosi mereka.
''Brengsek .'' seketika mereka kembali menyerang Zoya .
BUGH . BUGH . BUUAAK .
KREK . JLEB. JLEB .
Zoya memukul rahang pria tersebut ,lalu dia memelintirnya dengan kasar hingga saat itu juga nyawanya melayang .
Dia berusaha mati-matian melindungi Natasha tanpa perduli luka yang dia terima .
DOR.
''Akh .'' lengan Zoya terkena satu tembakan dari salah satu orang yang menyerangnya .
__ADS_1
Nata yang berada di belakang Zoya sudah panik tak beraturan . ''Z-Zoy lengan lo.''
''Gue nggak apa-apa Nat , lo fokus cari cara masuk ke mobil aja dan pergi dari sini .'' perintah Zoya .
''Nggak bisa , kalo gue harus pergi itu sama lo Zoy gue nggak mau ninggalin lo sendirian .'' tolak Nata dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
Belum sempat Zoya menjawab ,tiba-tiba dia melihat sebuah balok kayu melayang ke arah Natasha .
GREPP. BUUAAKK .
BRUK.
''Uhuk...uhuk.'' Zoya terbatuk darah setelah mendapat pukulan cukup keras di punggungnya saat memeluk tubuh Nata untuk melindunginya .
''Z-Zoy d-darah.'' wajah Naa pucat pasi saat melihat sahabatnya muntah darah .
Zoya tersenyum simpul .''Nggak papa nanti gue obati , lo gimana ada yang luka nggak ?.''
Seketika air mata Nata tumpah . ''Hiks..harusnya lo jangan perduliin gue Zoy hiks...lo selalu berkorban demi gue .''
''Jangan nangis dong , muka lo jelek tau dan lo nggak perlu merasa bersalah Nat ,udah sepantasnya gue lakuin ini lo sahabat gue orang yang udah gue anggap sebagai keluarga gue , jadi jangan nangis yah gue pasti baik-baik aja .'' Zoya mengusap air mata Nata .
Dia kembali berdiri meski dia merasa tubuhnya sangat sakit , Zoya mengusap darah di bibirnya dengan kasar dan kembali memasang kuda-kuda .
BUAK. BRAK . DUGH. JLEB .
Perkelahian tersebut berlangsung sangat sengit , luka yang Zoya dapat mempengaruhi pergerakan nya .
Sedangkan Nata , dia perlahan-lahan berjalan menuju mobil namun sayang belum juga dia sampai tiba-tiba dia mendengar suara pukulan sangat keras , seketika dia menoleh dan saat itu juga kedua bola matanya melotot ketika melihat tubuh Zoya ambruk setelah mendapat pukulan di tengkuknya .
BUUK .
Bersamaan dengan teriakannya Nata juga mendapat pukulan di punggungnya, hingga membuat tubuhnya ambruk ke tanah.
Sayup-sayup Nata melihat tubuh Zoya di bawa masuk ke dalam mobil hitam ,Nata tak bisa berbuat apa-apa bahkan penglihatan nya lama kelamaan menjadi buram .
''Z-Zoya.'' gumam Nata dengan suara lirih sebelum akhirnya pingsan .
_________________________
Sedangkan di sisi lain Bima sedang dalam perjalanan menuju basecamp Alaska ,entah kenapa malam ini dia ingin melihat kondisi pasar malam yang sudah ada sejak dua hari yang lalu .
Namun saat dia sudah hampir dekat ,dia melihat kondisi pasar tersebut sudah berantakan .
"Kenapa jadi kaya gini ?!." heran Bima dengan terus menjalankan motornya.
Saat dia tiba di pintu masuk ,dia menghentikan motornya untuk melihat lebih jelas namun baru saja dia turun dari kejauhan dia melihat seseorang tergeletak tak berdaya di tanah.
Bima bergegas menghampirinya ,begitu sampai dia terkejut melihat kondisi Natasha yang sudah pingsan.
"Nat bangun woi." Bima mengguncang tubuh Natasha namun tidak ada respon .
Dia kembali melihat sekeliling nya terlihat banyak noda darah dimana-mana .
"Sepertinya sudah terjadi pertarungan yang cukup berat di sini." gumam Bima .
Melihat Nata yang tak kunjung bangun ,akhirnya Bima memutuskan untuk membawanya ke bangku taman yang berada di luar area tersebut.
__ADS_1
BRUK .
Bima merebahkan tubuh Nata di bangku , dia tidak mungkin membawa Nata pergi dengan kondisi tak sadarkan diri menggunakan motornya , bisa-bisa Nata jatuh dan berimbas padanya yang pasti akan di cincang oleh Zoya .
Bima melepas jaketnya untuk menutupi tubuh Nata , saat dia mendekat dia melihat beberapa memar yang ada di bagian lengan dan pundak Nata .
''Apa dia ikut terlibat dalam perkelahian di sini?! Tapi tumben dia nggak pergi sama Zoya ?.'' heran Bima .
Tak berselang lama Nata mulai membuka kelopak matanya , Bima yang melihat hal itu segera membantu Nata untuk duduk .
''Nat lo nggak apa-apa?.''ujar Bima setelah membantu Nata duduk .
''Ssstt kepala gue sakit banget .'' gumam Nata sambil memegangi kepalanya yang berdenyut nyeri .
Sesaat kemudian kedua netranya membulat sempurna . ''Zoya , Bim dimana sahabat gue .''
Bima yang tidak mengerti hanya bisa menggeleng pelan . ''Nggak tau mungkin ada di rumah kali , gue nggak lihat ada Zoya di sini.''
Mendengar jawaban Bima seketika Nata langsung berdiri dan berlari kembali ke dalam area penyerangan tadi .
DRAP . DRAP. DRAP .
''ZOYA LO DIMANA ZOY .''teriak Nata sambil berlari tak tentu arah .
''ZOYA JAWAB GUE ! LO DIMANA .''
Nata terus memanggil Nama Zoya sambil menyusuri tempat tersebut , sedangkan Bima yang ada di belakangnya semakin di buat bingung hingga dia melihat Nata kembali terjatuh .
BRUK .
Bulir kristal mulai membasahi pipi Nata ,dia tak henti-hentinya memanggil nama Zoya .
''Hiks...Zoya lo dimana..jangan tinggalin gue Zoy hiks...hiks..Zoya .''Nata menangis sampai sesenggukan .
Bima yang sudah kepalang penasaran memutuskan untuk bertanya sambil menenangkan Nata .
''Sebenarnya apa yang terjadi sama lo Nat ?! Kenapa lo dari tadi manggil nama Zoya ?! Bukanya lo dari tadi di sini sendirian ?.'' ujar Bima .
''Z-zoya hilang Bim , t-tadi ada penyerangan di sini dan dia melawan mereka sendirian ,t-terus punggung gue di pukul setelah i-itu gue nggak tau apa yang terjadi sama Zoya ,g-gue cuma inget dia d-di kerumuni orang-orang yang bawa senjata Bim .'' Nata menjelaskan dengan gagap karena tangisan nya .
Kedua tang Bima mengepal erat , dia tidak habis pikir dengan orang-orang yang mengincar Zoya , mereka benar-benar tidak bisa membiarkan Zoya tenang dalam sehari .
''Sial , para bajingan itu ingin mati ternyata .'' geram Bima .
''Sekarang kita harus cari Zoya Bim , gue takut dia kenapa-napa .'' ujar Nata lirih .
Bima melihat penampilan Nata yang sudah berantakan akhirnya memilih mengantar Nata ke rumah , terlebih jam sudah menunjukan pukul 23.00 malam .
'' Mending lo pulang dulu Nat , gue anterin biar masalah ini gue sama yang lain yang ngurus , lo juga perlu istirahat biar lo nggak sakit.'' usul Bima .
''T-tapi Bim-''
''Zoya pasti nggak suka liat lo kaya gini Nat , lo pasti lebih paham gimana sifat Zoya kan .'' Bima memotong ucapan Nata , pada akhirnya Nata menyetujui ucapan Bima .
Sebelum dia mengantar Nata pulang, dia menyempatkan diri mengirimi pesan pada Alvaz dan Naufan tentang hilangnya Zoya .
...see you next time.......
__ADS_1