
...☠️☠️☠️...
Di sisi lain Natasha sedang menangis tersedu-sedu ketika dia melihat seluruh kejadian yang menimpa Zoya dari cctv yang ada di hadapan nya .
Keyla benar-benar biadab ,Natasha tidak bisa berbuat apa-apa di saat sahabatnya tertimpa masalah ,Posisi nya yang menjadi tahanan membuat dirinya tak bisa berkutik dari tempat tersebut.
Di saat dia meratapi nasib ,Tiba-tiba pintu ruangan nya terbuka ,Menampakan sosok Keyla yang sedang tersenyum kemenangan.
Tap. Tap. Tap.
"Jahat !! Lo benar-benar kejam !! Gue nyesel pernah kenal sama lo !" ucap Natasha dengan tatapan tajam pada Keyla yang baru sampai di hadapan nya .
Keyla mengangkat kedua bahunya acuh. "Salah lo sendiri kenapa lo mau temenan sama gue ! Tapi berkat lo gue bisa menghancurkan Zoya dari dekat.!"
"Segitu benci nya lo sama dia sampai lo lupa pertemanan kita ?! Lo biadab Key !"
Keyla memutar bola matanya malas. "Semua nggak berguna lagi buat gue ,sebab jalan yang gue rencanakan udah di depan mata jadi gue nggak butuh lo lagi !"
Keyla berjalan keluar ,Saat dia sudah berada di ambang pintu Keyla kembali bicara . "Nata mungkin lo bakal ngira kalau kejadian ini adalah akhir , Tapi lo salah karena mulai dari sini gue bakal bikin Zoya memilih mati dari pada hidup! Dan lo harus berada di sini selamanya untuk menyaksikan gimana prosesnya haha. !"
"ANJ*** LO KEY !! GUE HARAP KARMA LO SEGERA TIBA , SAAT ITU TERJADI LO AKAN DI BUANG DAN DI ADILI SEADIL-ADIL NYA !" bentak Natasha .
Keyla tak menggubris dia menatap para bodyguard yang berjaga . " Kalian tutup mulut dia dan kunci pintu ini !! Jangan biarkan siapa pun masuk ke sini ! "
" Baik bos !" jawab para Bodyguard Keyla.
" Satu lagi matikan semua cctv di ruangan ini ,simpan file nya jangan sampai ada yang tau dan mengambilnya.!"
Para bodyguard kembali mengangguk ,Keyla pergi meninggalkan Natasha sendirian .
..._________________...
Sedangkan di tempat Alvaz ,Dia baru saja mendapat petunjuk tentang keberadaan Natasha.
Mereka kini sedang menemani Zoya di ruang rawat ,Untung nya operasi berjalan lancar hanya saja Zoya masih belum sadar.
" Sial !" Umpat Alvaz tiba-tiba.
Naufan ,Bima serta Yoga terkejut mendengar umpatan Alvaz.
" Lo kenapa Al ?!" ujar Bima.
" Gue ketemu titik lokasi dimana teman Zoya berada ?! Tapi lokasinya sangat jauh dari sini ."
" Dari mana lo dapat kabar itu ?!"
" Dari orang suruhan gue yang ngikutin Keyla !"
Yoga mengernyit heran . " Kenapa jadi Keyla ?!"
" Dia yang nyulik sahabat Zoya ,Masa lo nggak tau !" heran Bima.
Yoga kembali terkejut. "Nggak mungkin ! Keyla kan sahabat mereka ,Dia nggak mungkin melakukan hal itu ?!"
" Lo harusnya lebih kenal Keyla ,Lo pacaran sama dia hampir dua tahun tapi lo nggak tau sifat asli dia kaya gimana ?!" heran Naufan.
Yoga terdiam ,Dia tak bisa mengelak ucapan Naufan yang memang benar adanya ,Selama dia berpacaran dengan Keyla dia sama sekali tidak tau jika Keyla bermuka dua karena dia terlalu percaya padanya .
'' Udah lah , Sekarang ada yang lebih penting dari pada bahas Keyla !." ucap Bima menengahi .
Alvaz mengangguk . '' Kita harus cepat menyelamatkan Natasha sebelum Zoya siuman .''
Mereka mengangguk serempak , Alvaz berjalan menuju ranjang tempat Zoya berbaring .
'' Cantiknya aku cepet bangun yah , Jangan lama-lama bobo nya .''
Alvaz mengelus rambut Zoya dengan sayang . '' Aku pergi bentar , Aku bakal jemput sahabat kamu kesini buat nemenin kamu , Jadi kamu harus cepat sadar dan tungguin aku .''
Meski tak ada respon apa pun dari kekasihnya Alvaz tetap melanjutkan ucapan nya . '' Mimpi indah sayang nya Alvaz .''
CUP .!
__ADS_1
Satu kecupan Alvaz berikan di kening Zoya cukup lama , Kecupan yang menggambarkan betapa besarnya perasaan Alvaz pada Zoya.
Setelah berpamitan , Alvaz mengambil jaket nya dan kembali pada ketiga teman nya .
PLUK.!
Alvaz menepuk pundak Yoga pelan . ''Gue titip Zoya , kalau ada perkembangan lo kabarin gue .''
Yoga mengangguk . '' Lo tenang aja , gue bakal jagain pacar lo dengan baik .''
'' Thanks .'' Alvaz menatap kedua sahabatnya .'' Kita jalan sekarang !"
Bima dan Naufan mengangguk , mereka tersenyum pada Yoga sebelum pergi .
'' hati-hati bro !"ucap Yoga pada mereka .
Mereka bertiga mengangguk dan berlalu dari sana .
...______________________...
Lima jam perjalanan telah mereka tempuh , Akhirnya mereka bertiga sampai di lokasi yang mereka dapat .
" Anjir pegel banget tangan gue ,Coba aja ada portal kita bisa sampai lebih cepat." Gerutu Bima sembari memarkirkan motornya .
" Berisik Bim ! " jengkel Naufan.
Bima memanyunkan bibirnya ,Dia selalu salah di mata Naufan tapi anehnya mereka bisa menjadi sahabat sejak lama.
''Lo yakin ini tempat nya Al ?!" ujar Naufan .
Alvaz mengangguk . '' Kita langsung masuk aja .''
Mereka bertiga mulai memasuki gedung yang terlihat sangat kumuh dari luar , Saat mereka tiba di depan pintu , Mereka bertiga mendengar suara langkah kaki yang mendekat .
Refleks mereka bertiga bersembunyi di balik semak-semak dan mengintip siapa orang yang barusan datang.
Tap. Tap. Tap .!
"Gara ?!" gumam Alvaz.
" Kenapa Gara ada di sini ?!" bisik Naufan.
" Gue juga nggak tau ,gua bukan mak nya . !" sahut Bima.
Plak.!
Naufan menggeplak punggung Bima. "Nggak gitu konsepnya bego.!"
"Ck gue salam mulu di mata lo heran deh .!" sinis Bima.
"Karena lo emang salah !"sahut Naufan .
Bima berdecak sebal ,Dia kembali fokus mengamati Gara , saat Gara sudah masuk ke dalam gedung tersebut ,Alvaz dan yang lain nya bergegas mengikuti Gara.
"Kenapa di sini nggak ada penjaga nya sama sekali ?! Apa mereka tau kita bakal kesini ?!"bisik Bima.
"Kayanya mereka berkumpul di satu tempat deh ,Gue rasa mereka menjaga Nata dengan ketat .!" ujar Naufan.
Alvaz mengangguk ,Mereka berjalan menyusuri lorong yang cukup panjang hingga mereka mendengar suara dari ruangan yang tertutup.
Alvaz menghentikan langkahnya di ikuti kedua sahabatnya ,Mereka menguping pembicaraan orang tersebut.
" Lo gila !! Kenapa lo nggak bilang kalau lo bakal jalanin rencana itu !" ujar suara yang terdengar seperti laki-laki.
"Kalau gue bilang sama lo ,Yang ada lo bakal melindungi dia ! Gue tau lo sekarang tertarik sama dia kan !"
Bima mengernyitkan dahinya . "Kenapa suaranya nggak asing yah ?!"
Pletak !
Naufan menjitak kepala Bima ."Diem Bim ,kita bisa ketahuan kalo lo ngomong mulu .!"
__ADS_1
" Ck tapi nggak perlu lo jitak gue juga kali ! Dari tadi lo suka banget KDP sama gue ."
Naufan mengernyit kan dahinya bingung. "KDP apaan Bim ?!"
" Kekerasan dalam pertemanan .!"
Naufan memutar bola matanya malas. "Sialan lo.!"
Alvaz menatap Bima dan Naufan dengan tajam di saat serius seperti ini kedua sahabatnya malah bercanda.
Bima cengengesan ketika tau Alvaz menatapnya ,Dia menutup mulutnya sendiri dengan tangan agar tidak berbicara kembali.
PLAK !!
Tiba-tiba terdengar suara tamparan dari dalam ruangan tersebut membuat mereka bertiga terkejut .
" Kali ini gue akan biarin lo ,Tapi kalo lo berbuat semau lo lagi dan nyelakain dia ! Gue sendiri yang bakal bikin perhitungan sama lo.!"
"Pfffftt lo ngancem gue Gar ?! Lo lupa tadi juga lo ikut terlibat dengan permainan gue ! Lo kira Zoya bakal maafin lo ?!"
Mereka berdua adalah Gara dan Keyla yang sedang bertengkar.
Gara menggeram marah. "Semua karena lo yang maksa gue ikut campur !! "
"Sekarang lo nyalahin gue ?! Dari awal kita udah sepakat untuk menghancurkan dia ?! Atau lo nyesel karena dia deket sama saudara tiri lo ?! "
Gara terdiam ,Dia tak mengelak dengan ucapan Keyla .
"Gara .....Gara ! Mau lo nyesel seumur hidup pun nggak bakal berguna ! Lo tau kenapa ?! " Keyla mendekati wajah Gara Dia mengelus pipi Gara dengan sensual.
" Karena lo cuma milik gue ,Milik Keyla Salsabila !! Lo nggak bisa lepas dari gue bahkan nyawa lo ada di tangan gue !" bisik Keyla.
SREETT.!
Gara yang marah ,Langsung menarik rambut Keyla dengan kasar ,Anehnya Keyla sama sekali tidak merintih kesakitan dia hanya tersenyum smirk.
" GUE BENCI LO KEYLA !! BENCI ! "
"Yah benci gue semau lo Gar ,Gue nggak masalah karena semua yang gue mau hampir tercapai ,Dan lo nggak mungkin lepas dari gue .! "
"Lo harusnya bangga karena bisa berdiri di samping gue ,Banyak yang menginginkan posisi lo tapi gue cuma mau lo. !" senyum smirk terpatri di bibir Keyla ,Dia mendekatkan wajahnya dan mencium bibir Gara dengan sensual.
CUP.!
Keyla melepas ciuman nya ketika dia merasa tidak ada balasan dari Gara , dia beralih meraba dada bidang Gara . "Tugas lo cuma berada di samping gue dan bantu gue supaya rencana kita berjalan mulus. !"
Gara yang sudah muak melepas cekalan di rambut Keyla dan mendorong tubuh Keyla menjauh ,Dia menatap Keyla dengan marah.
" Bajingan ! " umpat Gara.
Keyla mengangguk ."Kalau gue nggak bajingan ,gue nggak bakal dapatin apa pun yang gue mau termasuk dapatin lo ! Orang yang menjadi cinta pertama Zoya Raveena Alexander hahaha."
Gara hanya bisa terdiam , Kendali dirinya ada di tangan Keyla ,Selama dia belum bisa membunuh Papah Keyla dan ayahnya ,Dia akan selalu menjadi boneka untuk Keyla.
Karena Gara di jadikan alat untuk transaksi ayahnya dengan papah Keyla agar bisnis gelap ayah Gara mendapat perlindungan dari Papah Keyla dan tidak di curigai pemerintah.
Di luar ruangan , Alvaz merasakan sesak di dadanya setelah mendengar ucapan Keyla yang mengatakan bahwa Gara adalah cinta pertama gadisnya.
Naufan dan Bima dapat melihat perubahan di wajah Alvaz ,Mereka berdua menepuk pundak Alvaz pelan.
" Lo nggak perlu mikirin hal itu Al ,Semua udah berlalu dia cuma masa lalu buat Zoya .!" Ucap Naufan.
"Bener Al ,Yang penting sekarang Zoya udah sama lo !" Sahut Bima.
Alvaz menghela nafas berat. " Gue cuma takut kalau dia belum bisa lupain Gara Naf , Apa gue sanggup seandainya dia kembali sama Gara .!"
" Ck itu nggak mungkin terjadi Al ,Meski gue baru kenal sama Zoya ,Tapi gue tau dia gadis yang nggak bakal jilat ludahnya sendiri ! Lo harus percaya sama Zoya kalau dia tau lo ragu dia pasti kecewa sama lo.!" ujar Naufan.
Alvaz mengangguk . ' Yah gue harus yakin dengan perasaan Zoya .' batin nya.
Mereka kembali fokus untuk mencari Natasha karena waktu mereka tidak banyak.
__ADS_1
...See you next time........