
...✨✨✨...
Drap.! Drap.! Drap.!
Langkah kaki Yoga terdengar tergesa-gesa ,Dia membopong tubuh Zoya tanpa perduli dengan darah dan bau busuk yang mengenai bajunya.
" DIMANA DOKTER RENOLD .!"
Teriakan Yoga membuat seisi rumah sakit gaduh ,Para suster datang menghampiri Yoga.
" Ada yang bisa kami bantu tuan muda ?!"
" BUTA MATA KALIAN HAH ?! UDAH TAU GUE BUTUH BANTUAN PAKE NANYA.!" hardik Yoga.
'Glek.' Para pekerja menelan ludahnya kasar mendengar ucapan tuan muda mereka.
" Maaf tuan muda kami salah.!" ucap mereka serempak.
" Ck sial !! Kalian tunggu apa lagi ! Cepat panggil dokter Renold sekarang ! " perintah Yoga.
Dengan tergesa-gesa salah satu dari mereka mencari keberadaan dokter Renold.
Dokter Renold adalah paman Yoga sekaligus adik dari ayah Yoga pemilik rumah sakit yang sedang ia tempati sekarang.
Yoga menurunkan Zoya ke brankar rumah sakit ,Mereka mendorong brankar Zoya memasuki IGD.
Tak berselang lama ,Dokter yang Yoga maksud datang. " Ada apa ini ?! Kenapa kamu di sini Yog?!"
" Ck ceritanya panjang !! Sekarang om periksa temen gue dulu.!"
Dokter Renold mengangguk ,Dia masuk ke dalam IGD dan melihat gadis cantik yang terbaring lemah dengan luka di kepalanya yang cukup parah.
Beberapa saat setelah di periksa ,Dokter Renold kembali keluar menemui Yoga.
" Teman kamu harus melakukan operasi ! Luka di kepalanya cukup parah ,Jika tidak di lakukan operasi bisa saja luka tersebut mengenai saraf otaknya.!"
DEGH.!
Yoga membulatkan kedua bola matanya ,Dia tidak percaya dengan ucapan om nya barusan.
" Om serius ?!"
Dokter Renold mengangguk. "Kita harus secepatnya menangani kondisi teman kamu ! Bisa kamu hubungi keluarganya ?!"
Yoga mengambil ponselnya dan menghubungi Dafa ,Namun tidak di angkat dia kembali menghubungi Dafi tapi sama saja tidak ada yang menjawab telfon nya .
" Gue nggak punya nomor ayahnya om , Saudaranya juga nggak ada yang angkat telfon dari gue .!" ucap Yoga.
Dokter Renold mengernyit heran ,Mengapa di saat genting begini saudaranya tidak ada yang perduli.
" Coba kamu telfon lagi ,Mungkin mereka sibuk !" ujar dokter Renold.
Yoga mencoba menelfon kembali namun sama saja tidak ada jawaban sama sekali , Yoga frustasi dia meremas ponselnya dengan kesal.
" Brengsek !! Mereka benar-benar nggak punya perasaan !" geram Yoga.
" Apa hubungan keluarga mereka tidak baik ?!" tanya Dokter Renold.
Yoga mengangguk lemas. "Apa om nggak bisa jadi wali nya sementara , Kalau kondisi dia makin buruk gimana om ?! Sedangkan keluarganya nggak bisa di hubungi !"
Dokter Renold akhirnya menyetujui saran Yoga . " Baik lah , Om akan jadi walinya sementara . "
Yoga mengangguk senang ,Dokter Renold kembali masuk dan menyuruh suster untuk membawa Zoya ke ruang operasi.
Ketika Brankar Zoya melewati Yoga , dia melihat wajah pucat yang membuat Yoga merasa bersalah.
Yoga ikut mendorong brankar Zoya . "Lo harus kuat Zoy !! Lo nggak boleh nyerah ! Masih banyak orang yang sayang sama lo ! Maafin gue karena selama ini gue nggak perduli sama lo.! Harusnya gue nggak diem aja waktu mereka mencaci maki lo ,Padahal gue tau lo nggak salah tapi kenapa gue malah ikut-ikutan mereka ?!"
" Seandainya DIA di sini gue pasti bakal habis di tonjokin .!"
Dokter Renold baru pertama kali melihat wajah Yoga yang sangat khawatir.
" Kamu tenang aja ,Om akan berusaha sekuat tenaga untuk membantu teman mu.!" Ujar Dokter Renold pada Yoga.
Yoga hanya diam dan terus menatap wajah Zoya , Tak butuh waktu lama mereka telah sampai di ruang operasi.
" Om harus janji kalau dia bakal baik-baik aja !" Ucap Yoga memohon.
__ADS_1
" Om akan melakukan yang terbaik ,Kamu harus berdoa supaya tuhan membantu teman kamu melewati masa kritisnya.!" ujar Dokter Renold.
Yoga mengangguk ,Ketika dokter Renold masuk ,Yoga memilih duduk di kursi tunggu ,Dia berdoa semoga Zoya baik-baik aja .
" Tuhan tolong selamatkan Zoya !" Gumam nya pelan.
...____________________...
Di sisi lain , Naufan yang sedang menscroll media sosialnya di kelas ,Terkejut ketika melihat salah satu postingan di instragram nya .
" Al !! Alvaz sini lo buruan !" perintah Naufan dengan heboh.
" Kenapa dah ,Lo heboh banget ?!" Ujar Bima yang baru saja duduk di samping Naufan.
" Lo liat postingan ini Bim ?! Kenapa mirip Zoya yah ?!" ucap Naufan ketika menyodorkan ponselnya .
" Iya njir ,Ini Zoya !! " heboh Bima.
Alvaz mendudukan tubuhnya di samping Naufan ,Dia merebut ponsel yang sedang Bima pegang .
Seketika wajah Alvaz menegang ,urat-urat di lehernya menonjol menandakan bahwa dia sedang marah ,Sebuah vidio diman Zoya sedang di bully seluruh murid SMA Dandelion.
Alvaz menggenggam ponsel Naufan hingga pecah , Naufan menghela nafas berat.
" Ck baru dua hari yang lalu gue ganti hp ,Sekarang gue mesti ganti lagi .!" keluhnya .
" Kita ke sekolah Dandelion sekarang.!" Ajak Alvaz tanpa memperdulikan keluhan sahabatnya.
Dia mengambil jaketnya dan bergegas keluar dari kelas , Di susul kedua sahabatnya.
Setengah jam kemudian mereka telah sampai di sekolah dandelion.
Alvaz memarkirkan motornya dengan asal ,Dia bergegas menuju gerbang yang sudah tertutup.
'' Pak apa saya boleh masuk kesini ?!."ujar Alvaz pada satpam yang sedang berjaga.
'' Apa Kalian bukan dari sekolah Dandelion?!."
Alva menggeleng . '' Bukan pak , saya dari sekolah All Star .''
''Maaf dek ,Selain murid sekolah sini di larang masuk.'' ujar satpam tersebut.
Naufan dan Bima yang baru sampai menepuk pundak Alvaz.
''Kita cuma perlu tanya apa yang terjadi di sini Al .'' ucap Naufan ketika melihat kecemasan di wajah Alvaz.
Naufan tau betul gimana perasaan Alvaz ,Karena dia pernah berada di posisi Alvaz dulu .
Naufan mendekati satpam tersebut ''Apa bapak tau gadis yang bernama Zoya ?"
Satpam tersebut terdiam sejenak sebelum menjawab . '' Oh maksud kamu gadis yang berlumuran darah tadi ?"
''Maksud bapak dia terluka ?!" ucap Alvaz tak sabar.
Satpam tersebut mengangguk . '' Iya tapi sekarang dia sudah di bawa ke rumah sakit .''
''Apa bapak tau dimana rumah sakitnya ?!" ucap Bima.
''Saya tidak tau , Tadi nak Yoga yang membawa nya .'' ujar satpam tersebut .
Jawaban tadi membuat mereka bertiga mendesah kesal . ''terus kita harus cari Zoya kemana Al ?"
Tiba-tiba ponsel Alvaz berbunyi , Dia melihat pesan dari seseorang yang mengabarkan keberadaan Zoya.
Unknown.
Zoya ada di rumah sakit milik gue .
Mendapat pesan tersebut , Alvaz bergegas mengajak kedua sahabatnya menuju rumah sakit yang tertulis di pesan tadi.
'' Gue udah tau dimana Zoya berada .''ujar Alvaz pada kedua teman nya.
''Dimana ?!" ujar mereka serempak.
'' RS WAGINDRA .'
''Oke kita berangkat sekarang .'' ajak Naufan.
__ADS_1
Mereka bergegas pergi dari SMA Dandelion, Tanpa mereka sadari sejak tadi Gara telah memperhatikan mereka.
Tak berselang lama , Alvaz sampai di rumah sakit WAGINDRA .
Draaapp . Draapp. Drapp .
Langkah kaki mereka bertiga menggema di rumah sakit itu ,Mereka bertiga bertanya pada resepsionis dimana ruang rawat Zoya .
''Sus apa ada pasien yang bernama Zoya Raveena Alexander di sini?!" ucap Alvaz.
" Bentar yah saya cek dulu .!"
Suster mulai mengecek nama-nama pasien . "Pasien yang bernama Zoya saat ini berada ruang IGD.!"
" Oke makasih sus.!" ucap Bima .
Mereka bergegas mencari ruangan tersebut ,Dari kejauhan mereka bertiga dapat melihat Yoga yang sedang melambai padanya.
"Yog dimana ruangan Zoya ?!" ucap Naufan begitu sampai di hadapan Yoga.
" Dia masih menjalani operasi Naf.!" jawab Yoga sendu.
DEGH.!
"O-operasi ?! Kenapa ?!" gagap mereka bertiga serempak .
" Bagian kepalanya retak setelah Dafi membenturkan kepala Zoya dua kali .!"
"APA !!" sentak mereka bertiga.
Yoga mengangguk. " Yah gue juga nggak tau awal mula pertengkaran mereka tapi kali ini mereka keterlaluan ,Zoya di bully habis-habisan bahkan ada foto yang tidak pantas terpajang dimana-mana .!"
" Siapa yang ngelakuin itu semua ?!" ucap Naufan ,Dia yang paling waras di antara mereka berempat .
" Gue juga nggak tau ! Tapi gue denger tadi Keyla yang nyebarin Vidio tentang Zoya !" ucap Yoga sedikit tidak yakin.
" Brengsek !! Kenapa lo nggak ngabarin gue !" ujar Alvaz dengan tajam.
" Apa dengan gue menghubungi lo ,Semua nggak bakal terjadi ?! Semua udah tersusun rapi untuk menyerang Zoya ,Gue juga salah karena gue telat datang sory Al gue nggak bisa jagain Zoya sesuai kemauan lo. !" sesal Yoga.
Alvaz menggeram marah " Ck Sialan !! Mereka nggak bisa di biarin gitu aja ! Lo juga nggak perlu minta maaf kita nggak tau kalau kejadian ini bakal terjadi hari ini."
" Lo bener , Kita harus balas mereka.!" Sahut Naufan.
"Btw thanks lo udah bawa Zoya kesini !" ucap Alvaz dengan tulus.
Yoga menepuk pundak Alvaz. " Ck lo nggak perlu berterima kasih ,Lo sahabat gue udah pasti gue bantuin lo.!"
Yah orang yang menghubungi Yoga kemarin adalah Alvaz ! Sahabatnya dan Yoga merupakan mata-mata yang Alaska sematkan di sekolah dandelion.
" Kalau lo nggak sekolah di sana gue nggak tau bakal minta tolong sama siapa !" ujar Alvaz sendu.
Yoga mengangguk . "Gue juga dulu sering banget bully Zoya sebelum gue tau kalo lo deket sama dia , Dulu gue jijik liat tingkah dia yang mirip lintah !"
" Tapi semenjak dia berubah ,Gue sadar dia cuma perlu seseorang yang mau mendengarkan cerita dia dan menyadarkan dia.!"
Mereka bertiga mengangguk , Alvaz kembali berucap. " Andai gue ketemu Zoya lebih cepat sebelum dia tunangan sama Gara ,Mungkin gue bisa jagain dia lebih baik lagi .!''
" Lo nggak perlu menyesali semua yang udah terjadi ,Mending lo fokus ke depan nya buat jagain Zoya ,Bukan cuma lo tapi kita semua harus jagain dia ! Sekarang Zoya adalah Queen Alaska Kita keluarga Al ,Kita harus saling menjaga satu sama lain ." ujar Naufan yang di angguki mereka bertiga.
"Yog lo jadi keluar dari Beeatles ?!" ujar Bima tiba-tiba.
Yoga mengangguk. "Gue udah muak liat tampang sombong mereka , Gue yakin kali ini DIA bakalan balik kesini !"
" Maksud lo DIA yang itu ?!" bingung Bima.
Yoga mengangguk. " Gue udah kirim rekaman kemarin sama DIA , gue yakin dalam beberapa hari ke depan dia udah sampai di sini !"
" Bagus deh ,Kenapa nggak dari dulu aja DIA kesini ?!" ujar Alvaz .
" Lo tau sendiri kan sebenci apa dia sama keluarga Alexander ?! Dan kalian juga tau alasan dia nggak bisa ke sini."
Alvaz mengangguk. "Udah berapa lama Zoya di ruang operasi ?!"
" Dua jam ,Kita kesana sekarang gue rasa operasinya udah selesai.!" ajak Yoga.
Mereka bergegas menuju ruangan operasi untuk menunggu Zoya keluar dari sana.
__ADS_1
...See you next time........