
...✨✨✨...
Waktu telah berlalu begitu cepat ,tanpa terasa tiga tahun sudah Zoya berada di LA.
Dia sudah berhasil mendirikan dan mengoperasikan perusahaan nya di umur 20 tahun .
Yah sekarang Zoya sudah berumur 20 tahun , dia berhasil mewujudkan mimpinya selama di sini.
Perusahaan Zoya yang di beri nama Z.A.
Yang menggunakan namanya dulu dan sekarang yaitu Zoya Alesha , perusahaan nya kini telah menduduki peringkat ke satu menyingkirkan perusahaan Alexander dan M.J milik Malven.
Tap.! Tap.! Tap.!
"Zoy !"
Zoya menoleh ,dia melihat Malven sedang berjalan ke arahnya.
"Kenapa om ?!"
Bruk.!
Malven mengambil tempat duduk di samping Zoya , tak lama kemudian maid datang membawa satu cangkir kopi dan menaruhnya di hadapan Malven.
"Kamu jadi pergi besok ?!" ujar Malven sambil menyalakan satu rokok di tangan nya.
Zoya mengangguk tegas. "Waktunya udah tiba om , Udah cukup buat aku membiarkan mereka terlalu lama.!"
"Yah kamu benar , apa kamu juga akan memindahkan markas Dark Wolf ?!"
"Iya ,aku butuh mereka buat mengimbangi Fairy Devil nantinya .!"
Malven kembali menganggukan kepalanya kembali,di tengah pembicaraan mereka berdua , Zoya mendengar suara gaduh dari pintu mansion.
Dia beranjak dari duduknya menuju pintu utama dan membukanya.
Cklek.!
Zoya terkejut ketika melihat buket bunga segede gaban berada tepat di depan wajahnya.
"SURPRISE !"
Ucapan tersebut berasa dari Alvaz dkk , Zoya menerima bunga tersebut dan meletakan nya di samping pintu.
" Ngapain bawa beginian kesini Al ?!" ujar Zoya dengan tatapan heran.
"Anak-anak yang minta katanya ucapan selamat buat kamu !" jawab Alvaz , dia menarik tangan Zoya agar mendekat padanya.
Zoya menatap ketiga sahabat Alvaz."Kalian yang merencanakan ini ?!"
Mereka bertiga mengangguk serempak ." Kita mau ngucapin selamat sama lo ,karena berhasil lulus dengan nilai sempurna .!" ujar Naufan dengan tulus.
"Gue sebenarnya nggak rela lo lulus duluan Zoy ,itu bikin gue insecure dan merasa bodoh !" ucap Bima dengan nada yang di buat sedih.
Plak.!
Naufan menggeplak lengan Bima dengan kasar. "Baru nyadar lo ?! dari dulu juga otak lo pas-pasan !"
"Cih ngaca bang ,lo sama gue beda tipis btw.!" sinis Bima
Naufan melotot. "Sory yah Gue masih di atas lo tau.!"
"Udah woy !! Kalian nggak malu sama Zoya ?!" ucap Yoga jengah.
Bima memutar bola matanya malas ."Naufan tuh yang mulai.!"
"Heh kok gue ? Lo kali !"
SRET.!
Yoga menarik kedua telinga sahabatnya ,dia benar-benar pusing .
"A-aduh..Yoga jangan jadi emak-emak dong ,telinga gue bisa lepas anjir.!" ucap Bima memelas .
"Lo berdua bisa diem nggak sih ?! kepala gue berasa mau pecah !"
"Pecahin aja nanti kita bantu lem gimana ?!" ujar Bima sembari menaik turunkan kedua alisnya.
Yoga melengos ,dia melepas jeweran nya di telinga Bima dan Naufan.
Zoya tertawa lirih ,dia mengajak mereka semua untuk masuk ke dalam mansion.
__ADS_1
Malven yang melihat Alvaz dkk datang ,menyuruh mereka semua untuk mendatangi Malven.
"Pagi om !" sapa mereka serempak .
"Hm.!" sahut Malven dingin .
Setelah mereka semua duduk ,tak berselang lama maid datang membawa beberapa gelas minuman serta camilan.
"Apa yang kalian dapat selama menjalankan tugas dari saya ?!" tanya Malven membuka pembicaraan.
Alvaz menyodorkan beberapa foto yang sudah dia cetak , Malven mengambil foto-foto itu .
"Apa kah ayahmu ilmuan ?!" ujar Malven.
"Dia bukan ayah aku om , Aku juga baru tau kalau Pramudya memiliki laboratorium ."
Malven mengangguk ,dia menyerahkan beberapa foto pada Zoya. "Kamu tau tempat ini ?!"
DEGH .!
Zoya merasa dejavu ,dia baru sadar jika dia memasuki novel dan foto yang di berikan Malven adalah Laboratorium yang menjadikan manusia sebagai bahan percobaan nya .
Pluk.!
Alvaz menepuk pundak Zoya . "Kamu kenapa ?!"
Zoya menggeleng , kemudian dia menatap wajah Malven yang kini sedang menatapnya dengan raut keheranan.
" Aku juga kurang tau om aku juga baru liat.!" elaknya dia tidak mungkin menjawab tau bisa-bisa Malven mencurigainya.
Malven mengangguk , dia menatap Alvaz dkk . "Apa kalian akan ikut bersama Zoya ?!"
Mereka semua mengangguk serempak,Malven tersenyum senang .
"Om titip Zoya sama kalian ,kemungkinan om akan terlambat karena om harus membereskan pekerjaan om terlebih dulu.!"
"Tenang aja om ,Kita bakal kawal bu bos dengan selamat.!" sahut Bima.
"Terima kasih .!" ucap Malven tulus.
Mereka kembali mengobrol sembari menunggu hari esok .
..._____________________...
Rumah mewah nan megah milik Alexander sedang sibuk , dimana mereka sedang melakukan makan bersama .
"Kamu sudah memutuskan kampus mana yang akan kamu tuju Key ?!" tanya Cakra .
"Udah dad ,aku mau masuk kampus kak Dafa.!"
Cakra mengangguk . "Baiklah ,dengan begitu mereka bisa menjagamu .!"
Keyla mengangguk , rencananya berjalan sesuai impian nya ,sekarang 50% milik Alexander sudah berada di tangan Lingga tanpa sepengetahuan Cakra, tinggal sedikit lagi sampai dia bisa menguasai semuanya.
Dendam yang Keyla miliki di dasari ketika ibunya memilih pergi dari dunia ini setelah Cakra mengabaikan nya ,dan sang ibu tidak memperdulikan dirinya yang masih kecil.
Dari sana dia bertekad merampas semuanya bahkan jika perlu dia akan menggunakan cara kasar .
Acara keluarga tersebut berlangsung dengan tenang ,kecuali Dafi yang akhir-akhir ini sedikit berubah .
" Kamu kenapa Daf ?!" tanya Cakra pada putra keduanya .
"Nggak apa-apa !" sahut Dafi acuh.
Cakra mengangguk ,dia menatap ke arah Dafa. " Daddy akan mengajak kamu dalam acara ulang tahun perusahaan kita empat bulan lagi.!"
Dafa menarik satu alisnya ke atas. "Ngapain Dad ?!"
"Kamu harus belajar bisnis mulai sekarang Daf , daddy akan menunjuk kamu sebagai pengganti daddy.!"
DEGH.!
Dafi terkejut , dia menatap tak percaya pada daddy nya . "Lalu aku sama Zoya gimana dad ?! Kami juga anak daddy !"
Cakra menggeram marah mendengar ucapan Dafi. " Dia bukan anggota Alexander lagi Daf ,dan kamu bisa menjadi tangan kanan kakakmu dan membantunya !"
TAK.!
Dafi meletakan sendoknya dengan kasar ke atas piring . "Dad perusahan daddy nggak cuma satu !! Kenapa semua harus Dafa yang pegang ?! Aku sama sekali nggak di kasih kesempatan sama daddy buat membuktikan kalau aku layak memiliki salah satunya !"
"DAFI !! Sejak kapan kamu berani membatah ucapan daddy hah ?!" hardik Cakra.
__ADS_1
Dafi berdiri dari duduknya , dia menatap nyalang pada wajah Daddy nya .
"Daddy berubah !! Aku nggak kenal daddy yang sekarang .!" ujar nya lalu pergi meninggalkan ruang makan.
"DAFI !! KEMBALI KAMU !"
"DAFI.!" teriak Cakra namun dia abaikan oleh Dafi.
Dafa dan Keyla diam-diam tersenyum smirk ,mereka berhasil menghasut daddy Cakra dan perlahan Dafi akan keluar dari marga Alexander .
...____________________...
Di dalam kamarnya ,Dafi termenung menatap kosong pada balkon kamarnya .
Dia berjalan membuka pintu balkon ,semilir angin masuk menerpa wajah Dafi .
Langit malam terasa sangat tenang untuknya ,berbeda dengan pikiran nya yang berkecamuk memikirkan sepucuk kertas yang dia dapat dari kamar Zoya.
Dafi membuka ponselnya ,dia melihat chat dari Zoya yang dulu selalu membuatnya risih .
Dafi tersenyum simpul membaca pesan-pesan yang Zoya kirim padanya.
Kak jangan lupa makan.
Kak aku lagi jalan sama Nata.
Kakak aku beli buku baru loh .
Kakak balas chat aku dong .
Kak Dafi jangan benci aku terus yah hehe .
Kapan kakak mau terima kehadiran aku ?!
Kak aku sayang sama kakak !
Kak aku cape ! Apa aku salah hadir di kehidupan kalian ?!
Kak Dafi .....jaga diri baik-baik .
Pesan terakhir yang Zoya kirimkan sebelum dia berubah ,dan sejak saat itu tidak ada lagi pesan yang masuk padanya bahkan nomornya telah di blokir oleh Zoya.
Dafi tertawa sedih. "Kenapa baru sekarang gue punya perasaan ini ?! KENAPA TUHAN !"
BUGH.!
Dafi meninju pembatas balkon dengan keras hingga tangan nya terluka.
Dia melihat kesamping ,dimana biasa nya Zoya berdiri dan melambai padanya .
"Haha gue bodoh !! Yah bahkan gue tolol .!" ucapnya pada diri sendiri.
Dafi mengambil kertas yang selalu dia bawa kemana-mana ,dia seolah belum percaya dengan semua isi surat tersebut.
Dear Mommy ...
Gue nulis ini di saat semua orang menyalahkan gue atas kematian mommy .
Mom , anak gadismu yang dulu kamu perjuangkan kini menjadi korban ketidak adilan dari keluarga sendiri .
Mom ,aku mau nyerah , aku mau ikut mommy ! Aku cape !
Tapi jika aku pergi bagaimana aku membuktikan pada mereka yang buta dengan fakta ?!.
Mom ,anak gadismu yang dulu bahkan tidak tau seperti apa rupamu kini sudah tumbuh besar dengan segala luka yang tertanam dalam jiwaku.
Mommy , aku baru saja menemukan fakta jika saudara kandungku cuma satu dan itu si brengsek Datol (Dafi tolol).
Mom ,apa aku harus memberi taunya jika Dafa bukan anak mommy ?! Tapi aku takut dia semakin membenciku .
Mommy setelah semuanya selesai ,aku akan hidup bahagia ! Aku akan membayar perjuangan mommy dengan kebahagian yang aku dapat.
Mommy , maaf karena putrimu selalu mengeluh hehe .
Aku akan berjuang mencari keadilan untuk diriku .
Mommy I Love You ❤️
^^^From .Zoya Raveena .^^^
Dafi meremas kertas tersebut , dia benar-benar tidak menyangka dengan isi surat tersebut dan tanpa sepengetahuan daddy nya , Dafi nekat mengobrak-abrik ruang kerja sang daddy dan menemukan bukti jika Dafa bukan anak kandung mommy nya.
__ADS_1
"Apa yang harus gue lakuin sekarang tuhan !! " ucap Dafi lesu.
...See you next time.......