
...☠️☠️☠️...
BRUM. BRUM. BRUM.
Zoya telah tiba di kediaman Jazzairo ,dia memarkirkan motornya dengan asal dan berlari menuju pintu mansion.
BRAK.
Tanpa pikir panjang dia membuka pintu secara kasar , begitu pintu terbuka Zoya berlari menuju lift dia benar-benar melupakan rasa sakit di tubuhnya para maid yang melihat nona nya pulang menjadi terkejut saat mereka ingin bertanya Zoya lebih dulu mengkode mereka untuk diam jadi para maid hanya bisa melihat nona mereka yang berlumuran darah berlari menuju lift.
Ting.
Lift telah sampai di lantai kamar Zoya , dia bergegas menuju kamarnya dan mengambil flashdisk yang sudah dia siapkan sejak lama .
Dia melihat jam yang sudah menunjukan pukul 21.00 malam , tanpa mengganti pakaian nya Zoya kembali keluar kamar dan menuju lift yang akan membawanya ke lantai satu.
Saat tiba di lantai satu ,Zoya merasa kepalanya sangat sakit dia menghentikan langkahnya lalu meremas kuat rambutnya.
"Aarghh sialan , kenapa harus sekarang sih." gumam Zoya ,semakin lama kepalanya seperti akan pecah hingga tiba-tiba seorang maid datang menghampirinya.
"N-nona anda tidak apa-apa?!."ujar maid yang menghampiri Zoya.
"Aku nggak papa bi , aku pergi sekarang yah."pamitnya dan berlalu dari sana sambil terus memegangi kepalanya .
Zoya berusaha mati-matian menahan rasa sakit yang kian menjadi , dia tidak bisa bersantai apa lagi mengobati lukanya , dia sudah bertekad bahwa malam ini semua harus selesai agar dia bisa istirahat dengan tenang.
Dia kembali menaiki motornya dan berlalu meninggalkan kediaman Jazzairo , sesaat setelah Zoya pergi Alvaz dkk baru saja sampai di mansion Jazzairo.
Mereka bertiga keluar dengan terburu-buru menuju pintu mansion Jazzairo.
Tok. Tok. Tok.
Ceklek .
Pintu terbuka menampilkan sosok perempuan paruh baya yang tak lain adalah maid kediaman Jazzairo.
"Ada yang bisa saya bantu den ?!."ujar maid tersebut.
"Zoya ada di dalam bi ?!." tanya Alvaz tak sabar .
"Oh kalo non Zoya baru aja pergi den tadi cuma mampir sebentar terus pergi lagi." sahut maid tersebut.
"Kayanya dia ke tempat acara daddy nya deh, mending kita susulin sekarang Al."cetus Naufan .
Bima mengangguk setuju. "Benar Al mumpung belum jauh."
Mereka bertiga bergegas pergi menyusul Zoya ,namun sebelum itu Alvaz sudah mengucapkan terima kasih pada maid yang memberitahu keberadaan Zoya.
..._____________________...
Di sisi lain suasana perayaan ulang tahun Alexander Company terbilang sangat mewah , ballroom yang menjadi tempat di selenggarakannya pesta telah di hias sedemikan rupa .
Berbagai makanan dan minuman tertata rapi di setiap meja , alunan musik membuat suasana semakin hidup di dalam ruangan tersebut.
Ucapan selamat berdatangan tiada henti pada pemilik Alexander Company yaitu Cakra Alexander.
__ADS_1
Di sana tidak hanya ada Cakra melainkan ada kedua putranya yang berdiri di sampingnya , raut wajah Cakra terlihat sangat bangga dengan hasil yang dia lakukan selama ini.
"Dad apa om Malven malam ini datang ?!."ujar Dafa yang kini sedang mengamati para tamu undangan.
"Mungkin ,daddy juga nggak tau ."sahut Cakra.
Tak berselang lama orang yang barusan mereka bicarakan , baru saja muncul di ballroom hingga menghebohkan ruangan tersebut.
Bukankah dia pemilik MJ ?.
Gila ternyata dia masih sangat muda.
Tampan sekali rupanya.
Keluarga Jazzairo memang bibit yang terbaik.
Bisik-bisik mulai terdengar di telinga Cakra , dia mengepalkan kedua tangannya ketika melihat Malven berjalan ke arahnya.
Tap. Tap. Tap.
"Selamat atas perayaannya tuan Cakra."ucap Malven sembari mengulurkan tangannya pada Cakra.
"Terimakasih atas kehadirannya Malven."jawab Cakra menjabat tangan Malven.
Malven mengangguk singkat ,setelah berjabat tangan Malven berjalan meninggalkan Cakra dan kedua putranya .
Waktu berlalu begitu cepat dan kini puncak acara tersebut akan segera di mulai .
Sedangkan di luar gedung Zoya baru saja tiba ,dia memarkirkan motornya di halaman belakang gedung tersebut .
''Kayanya udah mau mulai .'' gumamnya pelan .
Sebelum menghampiri mereka Zoya mengambil nafas dan membuangnya secara pelan ,setelah merasa tenaganya sudah terkumpul Zoya mulai berjalan menuju kedua bodyguard yang sedang berjaga .
Tap. Tap. Tap.
''Siapa kamu ?.''ujar Bodyguard tersebut menahan langkah Zoya .
Kedua bodyguard itu menatap heran pada wajah gadis di hadapan mereka yang berlumuran darah , tatapan tajam serta aura yang keluar dari Zoya seperti menikam mereka berdua.
''Minggir .'' ujar Zoya dingin .
''Tidak bisa , anda tidak bisa masuk lewat sini .'' tolak bodyguard tersebut.
Tak mau membuang waktu ,Zoya langsung menghajar mereka berdua dengan brutal .
BUGH . BUGH. KREK. BRUK .
BUAKK . DUAGH. KREEEK .
Seketika kedua bodyguard tersebut tewas setelah Zoya mematahkan leher mereka berdua .
''Hosh..hosh...hosh.'' Zoya terengah-engah , tenaganya kembali terkuras habis dan kini dia merasa tubuhnya lemas .
PLAK.
__ADS_1
''Fokus Zoy ,tinggal sedikit lagi .''gumam Zoya setelah menampar pipinya sendiri agar kembali sadar.
Dia mulai memasuki gedung tersebut dan berjalan menuju belakang panggung ,dimana tempat tersebut merupakan tempat untuk mengatur file yang akan di tayangkan di depan semua tamu undangan milik Cakra .
Zoya melihat ada satu pemuda yang bertugas memutar file yang sudah di atur oleh Cakra , Zoya berjalan secara perlahan menghampiri pemuda tersebut saat dia tiba di belakang pemuda itu dia langsung memukul tengkuk pemuda tersebut hingga dia pingsan.
BUUK.
BRUK.
Setelah pemuda tersebut pingsan ,Zoya bergegas mengambil alih tugas pemuda itu dia memasukan rekaman milik Cakra ke dalam flashdisknya dan mengeditnya agar rekaman miliknya berputar setelah rekaman Cakra ,setelah selesai dia memasang flashdisk tersebut ke tempatnya semula.
Senyum smirk terbit di bibir Zoya , kini dia tinggal menunggu bom yang sudah dia rakit sedemikian rupa untuk meledakan Cakra tepat di depan seluruh rekan bisnisnya .
''Let's star this game Cakra Alexander .''gumam Zoya .
Dia mengambil kursi dan mendudukan tubuhnya di sana sambil menunggu pidato dari Cakra selesai .
...--------------------------------------...
Di ballroom kini Cakra sedang berjalan menuju podium untuk mengucapkan beberapa patah kata pada rekan bisnisnya yang sudah hadir di sana .
''SELAMAT MALAM SEMUANYA .''ucap Cakra menyapa semua orang yang ada di sana .
''Pertama-tama saya ucapkan terima kasih telah hadir dalam acara ulang tahun perusahan saya , dan malam ini juga saya akan mengumumkan secara resmi penerus Alexander Company selanjutnya .'' lanjut Cakra .
Suara riuh memenuhi ruangan tersebut ,banyak yang sudah menduga jika putra sulung Cakra Alexander yang akan meneruskan Alexander Company ,sebab selama ini dia yang selalu di ajak jika ada pertemuan antar perusahaan.
Cakra memanggil Dafa untuk mendekat padanya ,Dafa berdiri di samping Daddy nya sedangkan Dafi menatap malas pada kedua pria yang menjadi anggota keluarganya , mereka benar-benar tidak perduli dengan hilangnya Zoya .
'Dasar bajingan .'umpat Dafi dalam hati.
''Perkenalkan dia putra sulung saya DAFA ALEXANDER ,dia yang akan meneruskan perusahaan Alexander Company .'' ucap Cakra dengan lantang .
PROK.PROK.PROK .
Suara tepuk tangan menggema di aula tersebut , Cakra merangkul pundak Dafa dengan bangga kini tujuan nya telah selesai ,tidak ada yang akan mengganggu acaranya karena dia telah membuat Zoya terkurung di gedung yang jauh dari sana itu yang Cakra pikirkan tanpa dia tau jika putrinya sudah menanti di belakang panggung .
'' Baiklah untuk penutupan saya akan memberikan beberapa rekaman yang sudah saya siapkan untuk anda sekalian .''ujar Cakra .
''PUTAR SEKARANG .'' perintah Cakra pada orang yang berada di belakang panggung .
Zoya yang mendengar perintah Cakra segera menyalakan rekaman tersebut ,dia memutar rekaman yang awalnya sudah di siapkan Cakra dimana rekaman tersebut berisi perjalanan perusahaan Alexander ,awalnya semua berjala lancar hingga sebuah rekaman muncul yang berhasil mengguncang semua orang yang hadir di acara tersebut.
Zoya telah memutar rekaman miliknya ,dia tersenyum smirk sebelum berjalan keluar menuju ballroom untuk melihat bagaiman reaksi mereka dengan rekaman yang dia putar.
.......
.......
.......
.......
...hoho akhirnya sampai jg di puncak konflik ,kira² rekaman apa yg di putar zoya ?! Apa yg akan terjadi selanjutnya? Apakah zoya bisa menyelesaikannya dalam satu malam ?! ...
__ADS_1
...Tungguin chapter selanjutnya yh 😁 makasihhhh yg udh setia bc Z.A.G😊...
...See you next time..........