
...✨✨✨...
Jam baru menunjukan pukul 06.00 , Namun Zoya sudah siap dengan pakaian simpelnya .
Dia melihat cermin untuk melihat penampilan nya pagi ini ,Beberapa detik setelahnya dia mengambil ikat rambut untuk mengikat rambutnya yang panjang.
Tak lupa Zoya mengambil topi hitam kesayangan nya .
"Duh cantiknya gue hehe.!" ucapnya pada diri sendiri.
Zoya mengambil ponsel dan juga flashdisk lalu memasukan nya ke dalam kantong jaketnya.
" Let's start this game !" gumam nya sebelum keluar mencari Malven.
Di ruang kerjanya Malven sedang berkutat dengan kertas-kertas menyebalkan yang sayang nya bisa membuat dia kaya raya.
Tok ! Tok ! Tok !
" Masuk !" ucap Malven tanpa melihat siapa yang mengetuk pintu.
Tap ! Tap ! Tap !
Zoya menghampiri Malven ,dia berdiri di hadapan Malven.
"Om aku mau keluar bentar yah ,ada yang perlu aku urus sebelum pergi !" pamit Zoya.
Malven mendongak ,dia menatap wajah Zoya dengan penasaran.
" Urusan apa ?!"
" Eum itu aku mau ke sekolah bentar !"
Malven menarik satu alisnya ke atas. "Ngapain ?!"
"Ada yang perlu aku kasih pelajaran di sana .!"
Malven mengangguk. "Bawa bodyguard untuk berjaga-jaga !"
Zoya menggeleng brutal . " Nggak usah om ,kalau aku bawa bodyguard yang ada mereka bakalan tau kalo itu aku .!"
" Tapi-"
" Om tenang aja kali ini aku bakal baik-baik aja , lagian aku cuma sebentar kok.!" potong Zoya.
Meski enggan , Malven akhirnya mengizinkan Zoya untuk pergi .
" Jangan pulang kesorean , malam nanti kita harus pergi .!" ucap Malven mengingatkan.
Zoya mengangguk. " Makasih om.!"
Malven mengangguk ,Zoya bergegas keluar dari ruangan Malven dan bergegas menuju garasi motornya.
..._________________...
Hanya butuh waktu satu jam dari mansion Jazzairo menuju sekolah dandelion.
Zoya menitipkan motornya di warung belakang sekolah .
" Bu titip motor yah.!" ucap Zoya pada pemilik warung.
"Oh iya neng .!"
Zoya tersenyum dan bergegas meninggalkan warung tersebut , Dia berjalan menuju tembok yang tidak terlalu tinggi.
" Untung gue biasa bolos ,kalo nggak gue mana tau jalan kek gini !" gumam nya.
Zoya mengambil ancang-ancang untuk memanjat tembok tersebut , setelah di rasa cukup Zoya berlari dan melompat dalam sekali lompatan dia sudah berada di atas tembok.
HUP .!
Zoya mendarat dengan sempurna di tanah , dia kembali memastikan sekeliling nya bahwa tidak ada yang melihatnya di sana .
Zoya kembali melanjutkan jalan nya menuju ruang auditorium , karena agenda sekolah dandelion hari ini di sana, Zoya mendapat infomasi tersebut dari Nata .
Zoya menarik topinya untuk menutupi wajahnya , tak lupa Zoya juga memakai masker .
Tap! Tap ! Tap !
Zoya mengendap-endap menuju ruang auditorium , sayup-sayup terdengar suara para murid yang berlalu lalang .
Zoya berbelok ketika mendengar langkah kaki menuju arahnya.
'' Beeatles nggak sepopuler dulu yah ?.''
'' Iya , dulu mereka kompak banget eh sekarang malah kaya gitu .''
'' Apa lagi semenjak Zoya keluar dari sekolah , semuanya berubah bahkan Yoga sampai keluar dari Beeatles .''
Zoya yang bersembunyi di balik tembok terkejut mendengar hal itu , dia tidak mengira jika Yoga akan keluar.
''Jadi ucapan nya waktu itu nggak bohong ?.'' gumam Zoya .
Setelah memastikan mereka sudah pergi , Zoya bergegas melanjutkan perjalanan nya.
Di sisi lain Natasha sudah menunggu Zoya di pintu belakang ruangan auditorium .
'' Zoya mana sih ? Lama banget.'' gumam Nata dengan gelisah .
Dia melihat jam tangannya yang sudah menunjukan pukul 07.30 , yang artinya setengah jam lagi guru akan memasuki ruangan tersebut.
Drapp.! Drapp ! Drapp !
__ADS_1
Zoya berlari menghampiri Nata yang sudah standby di pintu belakang auditorium.
"Hosh....Hosh.. Sory gue telat ." ucap Zoya ngos-ngosan.
" Lo dari mana sih ?! setengah jam lagi guru masuk tau !" jengkel Nata.
Zoya terkekeh kecil di balik maskernya. "Gue ketemu murid di lorong jadi gue putar arah makanya lama.!"
Nata mengangguk. " Emang lo mau ngapain sampai nyuruh gue kesini ?! Kalau lo ketahuan lo bisa di omelin Zoy !"
" Gue mau mastiin sesuatu , buruan yuk waktu kita nggak banyak.!" ajak Zoya.
Mereka berdua memasuki ruangan Auditorium yang masih sepi ,Zoya bergegas menuju laptop milik sekolah yang sudah di siapkan di sana .
Meski dia sudah mengirim filenya lewat jalur peretasan ,namun dia sedikit tidak yakin makanya dia memilih untuk melakukan nya sendiri.
Zoya mengeluarkan Flashdisk dari saku jaketnya dan menyambungkan ke dalam laptop itu ,dengan cekatan Zoya menyalin semuanya ke dalam laptop tersebut .
Nata yang menjaga pintu masuk semakin was-was ketika mendengar suara para murid mulai mendekat.
" Cepetan Zoy !" gumam Nata panik.
Zoya mengotak-atik laptop tersebut untuk meletakan rekaman nya di tengah-tengah materi yang akan di bawakan oleh guru .
Sepuluh menit kemudian Zoya telah selesai dengan urusan nya ,Dia mencabut kembali flashdisk nya dan bergegas pergi dari sana.
" Cabut Nat.!" ajak Zoya .
Mereka keluar dari sana ,bertepatan dengan kepergian mereka para murid mulai berdatangan termasuk anggota Beeatles serta Keyla ,Aruna dan Nabila.
Zoya dan Nata bersembunyi tidak jauh dari ruangan tersebut ,mereka berdua menantikan hal mengejutkan yang akan terjadi.
Ketika semua murid sudah duduk di tempat masing-masing ,Zoya dan Natasha mengintip dari jendela di samping ruangan tersebut.
" Jadi anak-anak kita akan membahas ringkasan pelajaran Minggu lalu.!" ucap Guru tersebut.
Ketika laptop di sambungkan dengan layar proyektor mata pelajaran yang menjadi pembahasan pun muncul ,hingga semua mata terkejut ketika rekaman pelajaran berubah menjadi rekaman wajah Keyla yang terpajang di layar proyektor.
Dimana Keyla bertemu Bian di taman belakang ,dan adegan di saat Bian mencium Keyla.
Wah apa nih ?!
Bukan kah itu Keyla ?!
Kenapa dia ada di sana ?!
Gila !! Ternyata itu sifat aslinya ?!
Menjijikan !
Pantas Zoya nggak ngakuin dia sahabatnya lagi !
Tak berbeda jauh dengan respon para murid ,Dirga ,Dafa ,Dafi serta yang lain nya menjadi shock terlebih Gara.
" NGGAK !! ITU BUKAN GUE !" elak Keyla ,suaranya menggema di ruangan tersebut .
Namun para murid malah semakin menjudge Keyla ,Mereka mencemooh Keyla dan membandingkan nya dengan Zoya .
Gara yang sudah emosi menarik lengan Keyla hingga dia terhuyung dan menabrak kursi di sampingnya.
BRUKK.!
"Ssstt sakit Gar.!" rintih Keyla .
"Jadi ini yang lo lakuin di belakang gue HAH ?! LO JADI JALA** NYA DIA !" bentak Gara.
Keyla menggeleng brutal ,dia menolak mengakui bukti yang sudah ada di depan mata.
" Nggak Gar !! itu fitnah gue nggak mungkin ngelakuin itu !"
Keyla memegang tangan Gara yang langsung di tepisnya ,Semua murid kembali terkejut ketika rekaman berganti menjadi adegan dimana Keyla dan Gara sedang bermesraan ,pelukan serta ciuman .
Semua murid bahkan guru yang tadi menjelaskan pelajaran ikut shock.
Anjir itu Gara ?!
Gilaa !! Ternyata anggota beeatles nggak ada moral semua !
Untung Zoya nggak tunangan lagi sama Gara !
Iya dia masih terselamatkan.
Najis anj*** !
Pengin muntah gue !!
Jijik hueek.!
Tatapan sinis mereka terima dari semua orang yang ada di sana ,Gara tak bisa berkutik bahkan dia merasa tubuhnya membeku .
Guru tersebut memutuskan mengakhiri sesi belajar mereka ,Dia meminta anak-anak yang terlibat dalam vidio tersebut untuk datang ke ruang guru .
Zoya serta Nata yang mengintip dari samping ruangan tersenyum puas ,Mereka berdua bertos ria merayakan keberhasilan mereka.
" Gue rasa ini cukup jadi makanan pembuka !" ucap Zoya.
"Lo benar Zoy.!"
Mereka berdua bergegas pergi meninggalkan auditorium ,Zoya yang bergegas menuju motornya serta Nata yang akan kembali ke kelas untuk membuat api semakin membara.
..._____________________...
__ADS_1
Dua puluh menit berlalu ,Gara dan yang lain nya baru saja keluar dari ruang guru .
Mereka mendapat ceramah cukup panjang dari kepala sekolah ,untung nya mereka tidak di keluarkan karena orang tua mereka menjadi donatur terbesar di sekolah dandelion.
Gara yang baru saja keluar dari pintu ,tiba-tiba menarik kerah baju Bian dan membogem wajahnya.
BUUUGHH.! DUAK.! BRAK.!
Gara melempar Bian hingga menabrak tembok ,Para sahabat Gara tak ada yang membantu Bian mereka cukup kecewa dengan sikap Bian.
Lucu bukan ?! Mereka merasa di rugikan dengan sifat Bian namun mereka tidak memperdulikan sifat yang Gara miliki ,semua kesalahan tertuju hanya pada Bian .
Darah keluar dari bibirnya ,Bian menyeka darah itu dengan kasar dia kembali menatap wajah Gara ,dia terkekeh melihat amarah di wajah Gara.
"Kenapa Gar ?! Lo marah karena gue main belakang sama Keyla ?!" tanya Bian dengan senyum smrik di bibirnya.
" Bajingan !! "
Gara kembali menerjang tubuh Bian ,dia menghajar Bian habis-habisan rasa marah dan kecewa menimpa perasaan nya.
BUGH ! BUGHH ! DUAAK !
"PENGHIANAT !! BANGSAT !! SIALAN AAARRRGHH ." teriak Gara menggelegar.
Keyla yang tadi membiarkan Bian di hajar ,kini bergegas melindungi nya .
Dia menarik tangan Gara yang akan memukul Bian kembali .
"CUKUP GAR !! LO NGGAK BOLEH LAKUIN INI SAMA BIAN !" bentak Keyla.
Gara terkekeh kecil ,dia menampik tangan Keyla dan menarik rambutnya dengan kasar.
" Sialan !! semua karena lo !! LO YANG HANCURIN SEMUANYA KEYLA !" hardik Gara menunjuk wajah Keyla.
" Kita impas kan !! Lo main sama Zoya dan gue sama Bian jadi semua bukan salah gue tapi lo juga salah.!" ucap Keyla santai.
PLAK !
Gara menampar pipi Keyla sangat keras ,hingga membuat sudut bibirnya robek cukup lebar.
Bian yang tidak terima Keyla di perlakukan seperti itu langsung melayangkan tinju pada wajah Gara.
BUUGHH !
"JAGA TANGAN LO SIALAN !! KEYLA NGGAK PANTAS SAMA ORANG KAYA LO !" bentak Bian.
Cuiih !
Gara meludah ke samping , dia menatap tajam pada Bian yang kini sedang memeluk tubuh Keyla .
" Hahaha bisa-bisanya gue ketipu sama kalian HAHA !" tawa hambar terdengar dari suara Gara.
Dia menatap Keyla penuh kebencian. "Mulai detik ini ! Gue nggak SUDI liat muka lo berdua !"
" Dan lo Bian !! Lo KELUAR DARI BEEATLES SEKARANG !" ucap Gara berapi-api.
Bian tertawa remeh. "Lo bukan ketua Gar ,lo nggak berhak ngeluarin gue dari beeatles.!"
Dirga yang melihat Gara akan mengamuk kembali ,akhirnya ikut menyela pembicaraan mereka.
" Bian mulai sekarang lo bukan lagi anggota Beeatles ! dan lo bukan sahabat kita lagi ! Mulai detik ini lo jauhin kita semua !" ucap Dirga dengan lantang.
Bian menatap tak percaya pada Dirga .''Lo ngeluarin gue Dir ? Lo serius ?.''
Dirga mengangguk . '' Yah gue serius .''
Bian menggeleng tak percaya , dia mendekati Dirga .
''Dir gue ngaku salah , tapi di sini Gara juga salah dia bohongin kalian semua , dia pacaran sama Keyla di belakang Zoya .''
'' Gara berhak buat milih antara Keyla atau pun Zoya , di sini nggak ada yang merasa Gara nipu kita , yang ada lo yang nusuk kita Bian .'' sanggah Dafa.
Bian menggeleng tak percaya . '' Nggak Daf ,di sini bukan cuma gue yang salah ! Mereka juga salah kenapa kalian cuma menghakimi gue ?!''
'' Kita nggak butuh alesan dari lo !! mending lo pergi dari sini ,karena lo nama beeatles hancur .'' usir Dafi.
Bian mengepalkan kedua tangan nya , dia menatap benci pada mereka semua .
'' Buka mata kalian sialan !! Gara juga mempermalukan Beeatles tapi kenapa semua kesalahan kalian limpahkan sama Gue ?!"ucap Bian .
Tak ada yang merespon ucapan Bian ,Dia akhirnya berbalik dan menarik tangan Keyla untuk mengajaknya pergi , Namun Keyla menepisnya dia menatap jijik pada Bian.
'' Jangan pegang-pegang gue ! jauh-jauh lo dari gue .'' ujar Keyla sarkas.
'' Key lo nggak mungkin buang gue juga kan ?.'' tanya Bian dengan wajah sedihnya.
'' Buang lo ? Dari awal lo bukan siapa-siapa gue Bian .''
Bian shock mendengar ucapan Keyla yang membuang nya begitu saja ,padahal barusan dia masih membelanya di depan Gara , Tapi sekarang ? nasib Bian sangat miris .
'' Nggak !! Lo nggak bisa kaya gini sama gue Key , setelah apa yang gue lakuin buat lo sekarang lo mau nyingkirin gue ?.''
Keyla tak menjawab , dia membuang muka dan menarik lengan Gara untuk dia gandeng , meski Gara selalu menepis tangan Keyla hal itu tak membuat Keyla gentar .
'' Cabut .'' ajak Dafa dan berlalu meninggalkan Bian .
Para anggota Beeatles yang lain juga ikut menyusul Dafa , Bian menggeram marah dia tak percaya pengorbanan nya untuk Keyla berbuah buruk , dia di buang ketika dia sudah menyerahkan segalanya pada Keyla .
'' Gue bakal balas kalian !! Yah tunggu pembalasan gue termasuk lo Keyla .''tekad Bian .
...See you next time........
__ADS_1