Zoya Antagonist Girl.

Zoya Antagonist Girl.
Chapter 44


__ADS_3

...☠️☠️☠️...


Bandara Soekarno hatta.


Di sana terlihat seorang pemuda yang baru saja turun dari pesawat pribadinya , wajah tampan meski tertutup kaca mata hitam yang bertengger di hidung mancung nya ,serta postur tinggi membuat dia menjadi pusat perhatian.


Langkahnya sangat berwibawa Aura dominan yang sangat kuat melekat padanya , DIA telah kembali dengan tujuan yang berbeda dari sebelumnya.


"Tuan mobil anda sudah menunggu di depan .!" ujar sang asisten pria tersebut.


"Hm."


"Apakah anda akan langsung ke mansion Alexander ?!"


" Hm .!"


Asisten pemuda itu mengangguk ,Dia menyuruh para bodyguard yang mengelilingi mereka segera berangkat menuju kediaman Alexander.


..._____________________...


Di sisi lain Zoya dan teman-teman nya baru tiba di depan gerbang kediaman Alexander ,Zoya turun dari mobil Alvaz di susul Nata yang turun dari motor Bima.


"Makasih udah nganterin gue .!" ucap Zoya pada mereka semua.


" Sama-sama sayang .!" jawab Alvaz sembari mengelus rambut Zoya.


" Modus mulu Al !"Sindir Bima.


"Berisik !" jawab Alvaz singkat.


Bima melengos dia ngedumel sembari menatap sinis Naufan yang sedang tertawa meledeknya.


" Makanya jangan cerewet jadi cowo ,jadi nggak laku-laku kan !" ejek Nata yang kini berdiri di sisi Zoya.


Hal itu tak luput dari tatapan Zoya ,Dia terkekeh kecil melihat interaksi Nata dan Bima .


" Zoy gue balik duluan yah ,Bokap gue udah telfon gue mulu dari tadi .!" ujar Nata setelah melihat kembali pesan di ponselnya.


Zoya mengangguk . " Hati-hati Nat .!"


Nata mengangguk ,Dia berjalan menuju taksi yang sudah dia pesan sebelum sampai di kediaman Zoya ,Sebab ayahnya sudah menyuruh dia pulang sejak tadi.


Setelah Natasha pergi ,kini giliran Alvaz yang berpamitan.


" Kita juga balik sekarang yah .!" ujarnya pada Zoya.


" Hati-hati .!"


Alvaz mengangguk ,Dia mengusak pucuk kepala Zoya pelan karena perban masih melekat di sana . " Masuk gih .!"


" Nanti nunggu kalian pergi dulu .!"ucap Zoya tersenyum kecil.


Alvaz ikut tersenyum ,Dia mengajak kedua teman nya untuk pergi dari sana.


" Bye bye bu bos !" pamit Bima .


Zoya mengangguk dan melambai saat motor mereka pergi dari sana.


Zoya menghela nafas berat , Entah kenapa perasaan nya tidak enak .


Satpam yang berjaga di kediaman Alexander membukakan gerbang.


"Makasih pak ." ucap Zoya.


"Sama-sama Non."


Zoya berjalan menuju pintu utama , dia merasa langkahnya menjadi berat tidak seperti biasanya .


" Huuff nggak papa Zoy ,semua pasti baik-baik aja.!" gumam nya.


Zoya menghela nafas sebelum membuka pintu .


Cklek.!


Pintu terbuka dan Zoya mulai memasuki kediaman Alexander ,Baru saja di melangkah tiba-tiba tamparan dengan sangat keras mengenai pipinya.


PLAKK.!

__ADS_1


"SUDAH PUAS MAIN NYA ?! GIMANA RASANYA MELAYANI OM-OM HAH ?! " bentak Daddy Cakra.


Zoya menoleh bibir nya robek hingga mengeluarkan darah ,kedua matanya berkaca-kaca setelah daddy nya menampar dirinya untuk pertama kali.


"Apa maksud Daddy ?! Siapa yang melayani om-om ?!" pertanyaan Zoya di jawab dengan bentakan oleh daddy nya.


" MASIH PURA-PURA KAMU !! SELAMA TIGA HARI INI KAMU KEMANA HAH ?!"


"Aku di rumah sakit dad ! Kepala aku retak dan aku baru menjalani operasi !" ucap Zoya berusaha menjelaskan kondisi dirinya .


Tap. Tap. Tap.


"Halah alasan itu Dad ,jangan percaya sama orang munafik kaya dia Dad .!" sahut Dafi dari arah tangga .


Zoya menatap benci pada Dafi. "Jaga ucapan lo !! LO YANG BIKIN GUE MASUK RUMAH SAKIT SIALAN !" teriak Zoya.


PLAK !


Daddy Cakra kembali menampar wajah Zoya ,kali ini pipi sebelah kiri ! Zoya terkekeh hambar harapan nya dia akan di sambut dengan wajah kekhawatiran dari daddy nya namun ternyata dia di sambut dengan tamparan yang luar biasa sakitnya bahkan sampai menusuk tepat ke hatinya.


" DIMANA SOPAN SANTUN KAMU SAMA KAKAK KAMU HAH ?! APA INI SIKAP YANG KAMU DAPAT KAN DI LUAR SANA !"


Diam-diam Dafi menarik sudut bibirnya ke atas ,Dia merasa puas melihat Zoya di perlakukan seperti itu.


"Dad aku nggak bohong ,Aku baru dari rumah sakit !! Daddy liat perban di kepala aku kan , Ini jahitan nya belum kering Dad." ucap Zoya dengan bibir bergetar menahan air matanya yang ingin jatuh.


Daddy Cakra melihat perban di kepala Zoya dengan seksama, Zoya mengira Daddy nya telah sadar tapi ternyata dia salah.


Tanpa perasaan ,Daddy Cakra menarik perban Zoya hingga jahitan di kepalanya kembali berdarah .


"Sssttt sa-sakit Dad." rintih Zoya.


Daddy Cakra membuang perban tersebut dengan asal ,Dia menarik rambut Zoya dengan kasar, Bahkan dia tidak menghiraukan darah yang menetes di dahi Zoya.


SRET.!


"AKH... S-sakit dad L-lepasin.!"rintih Zoya .


Namun Daddy Cakra tidak menggubris rintihan Zoya ,Dia menarik rambut Zoya hingga wajahnya mendongak menatap langit-langit rumahnya.


"Saya tidak pernah mendidik kamu berperilaku menjijikan seperti itu !! Kenapa kamu bikin malu keluarga Alexander Hah !" hardik Daddy Cakra.


Merasa di permainkan oleh putrinya ,Daddy Cakra menyeret Zoya menuju meja ruang makan .


Di sana terdapat foto-foto yang sama seperti di sekolahnya beberapa hari yang lalu.


BRUK.!


Daddy Cakra melempar Zoya hingga dahinya membentur meja dan mengakibatkan robekan baru .


"Sssttt sakit banget."lirih Zoya .


"LIHAT ZOYA !! LIHAT !! APA KAMU KURANG UANG SAMPAI KAMU MEMPERMALUKAN SAYA !" bentak Daddy Cakra.


Zoya melihat foto-foto itu . " Itu bukan aku Dad ,Aku nggak pernah ngelakuin itu !"


" Bahkan sekarang kamu berani berbohong sama saya ?! Salah apa saya sampai memiliki anak sepertimu !"


" Dad ini bukan aku !! Semua fitnah Dad !" Zoya masih berusaha membuat daddy nya sadar.


Dafa yang baru turun dari tangga ,bergegas menghampiri Zoya dan daddy nya.


" Dad kita bisa bicarain baik-baik ,Biarin Zoya duduk dulu dad.!" ujar Dafa.


" DIAM KAMU !! KALIAN BERDUA KEMBALI KE KAMAR KALIAN !" perintah daddy pada kedua putranya yang ada di sana.


" Tapi Dad-"


" DAFA ! DAFI ! MASUK KAMAR SEKARANG !" ucap daddy tak terbantahkan.


Dafa dan Dafi berjalan meninggalkan Zoya dan daddy nya , ketika mereka berdua berbalik Zoya menyadari jika salah satu dari mereka menarik sudut bibirnya ,Hal itu membuat Zoya bertanya-tanya.


Setelah kepergian mereka ,Daddy Cakra kembali menarik rambut Zoya dan melemparnya hingga membentur lantai.


"SAYA TIDAK TERIMA DI PERMALUKAN SEPERTI INI !! " daddy Cakra mengambil ikat pinggang yang sudah dia siapkan di kursi.


Kedua mata Zoya membulat sempurna ,perlahan Zoya mundur dengan menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"J-jangan Dad ,Aku mohon .!" ucap Zoya takut.


Daddy Cakra perlahan mendekati Zoya ,wajahnya memerah karena marah.


" KAMU HARUS TANGGUNG JAWAB !! GARA-GARA KAMU BANYAK PERUSAHAAN YANG MEMBATALKAN KONTRAK DENGAN PERUSAHAN SAYA !"


" SAYA MALU MEMILIKI ANAK SEPERTIMU !"


" Dad aku juga korban !! Aku nggak tau siapa yang ngelakuin itu !" Ujar Zoya .


" Kamu mempermain kan saya ?! Harusnya dari dulu saya membunuhmu !! Kalau tau akan seperti ini saya tidak akan membesarkan mu PEMBUNUH !"


DEGH.!


Sakit !! Bagaikan tersambar petir perasaan Zoya porak poranda ,hancur hingga tak terbentuk padahal dia hanya jiwa asing namun anehnya dia merasakan rasa yang teramat sakit di hatinya.


" Nggak !! Nggak !! Aku bukan pembunuh !! Aku bukan pembunuh !" Zoya menggelengkan kepalanya dengan brutal .


" KAMU TAU SEJAK KAMU LAHIR ,KAMU SELALU MEMBAWA KESIALAN DALAM HIDUP SAYA !! BUKAN HANYA MEMBUNUH WANITA YANG SAYA CINTAI ! KAMU JUGA MEMBAWA PETAKA BAGI KELUARGA ALEXANDER !"


" SEMUA KARENA KAMU LAHIR DI DUNIA INI !! SEMUA SALAH KAMU !! KAMU HARUS BERTANGGUNG JAWAB ATAS SEMUANYA .!" teriak Daddy Cakra.


Para maid di rumah Zoya sengaja di liburkan hari ini ,jadi hari ini kediaman Alexander hanya berisi mereka berempat.


" NGGAK ! AKU NGGAK SALAH !! SEMUA BUKAN SALAH AKU HIKS..HIKS.. SEMUA BUKAN KARENA AKU.!" histeris Zoya.


Daddy Cakra tersenyum smirk. "Kamu tidak bisa mengelak ,Semua nyata dan kamu orang yang menjadi dalang dari semua kejadian buruk di keluarga saya ! kamu harus di hukum .!"


Zoya menutup kedua telinga nya ,Bulir kristal mengalir sangat deras di pipinya .


Melihat kondisi Zoya yang histeris ,Daddy Cakra dengan sengaja mencambuk tubuh Zoya menggunakan ikat pinggang.


CTAAARR.! CTARR.!


" Aakhh... J-jangan Dad ,Ampun.!" Zoya memohon dengan berderai air mata.


CTARRR.! CTAARR.!


"HAHA HARUSNYA DARI DULU SAYA MELAKUKAN INI SAMA KAMU !" tawa Daddy Cakra menggema di mansion tersebut.


Dia tidak perduli dengan luka dan darah yang memenuhi tubuh Zoya .


Beberapa menit kemudian Zoya terkulai lemas ,Namun kesadaran nya masih utuh dia menatap sendu pada Daddy nya .


Orang yang seharusnya menjadi cinta pertama anak perempuan nya ,ternyata menjadi luka terdalam untuknya.


Zoya tertawa miris , bahkan kali ini tuhan tidak berpihak padanya , luka yang di timbulkan dari benturan serta ikat pinggang sama sekali tidak terasa di bandingkan dengan perasaan nya yang hancur lembur.


Daddy Cakra menatap puas pada Zoya yang sudah tergeletak di lantai .


" MULAI SEKARANG KAMU BUKAN LAGI KELUARGA ALEXANDER !! SAYA SUDAH MENCORET KAMU DARI KARTU KELUARGA ! "Bentak daddy Cakra.


Zoya terdiam ,tenaga nya habis bahkan dia tak bisa berdiri.


Daddy Cakra melempar koper pada Zoya . " Keluar kamu dari rumah saya !! Dan jangan injakan kakimu di kediaman Alexander.!"


Zoya tak menjawab ,Melihat hal itu Daddy Cakra menarik pergelangan tangan Zoya dan menyeretnya menuju pintu mansion.


Darah Zoya menetes sepanjang jalan ,Lukanya semakin parah akibat benturan yang di lakukan Daddy nya .


Zoya lemah ?! Yah dia lemah karena terlalu berharap dan percaya pada daddy nya yang berakhir menjadi luka terberat untuknya .


Dia yang berharap mendapatkan sosok ayah dari daddy nya ,Malah berakhir seperti itu ,Zoya terkekeh kecil dia menertawakan takdirnya yang berhasil menghancurkan mental dan jiwanya.


Dia tak bisa melawan ,Kondisinya yang belum stabil di tambah perbedaan fisik membuat Zoya tak bisa berkutik .


Bersamaan dengan daddy Cakra yang membuka pintu ,Saat itu juga DIA yang baru sampai langsung meninju wajah Daddy Cakra dengan brutal.


BUGH.! BUGH.! BUGH !


" ORANG TUA MACAM APA ANDA HAH !! BELUM CUKUP DENGAN SEMUA YANG ANDA LAKUKAN PADA KAKAK SAYA SAMPAI ANDA MELAKUKAN NYA PADA ANAK ANDA JUGA!!"


"Uhuk..Uhuk.. Malven.!"


Pemuda tersebut mengangguk. " Yah saya kembali bajingan !"


...See you next time......

__ADS_1


Hello readerss semua😁😁 mlm ini aku three up loh hehe jangan lupa like vote sama komen yah 🥰🥰


Jangan jd silent readers jg yh makasih 😊 sayang kalian banyak² 😘😘


__ADS_2