
"Minggu depan pak kalau diizinkan." jawab jack ketika ditanya ayah sindy.
"Oh, boleh. Bapak Kira malam ini juga." ucap sang ayah yang salah sangka dengan pertanyaan jack.
"Bukan pak, he." jawab jack sambil tersenyum.
"Iya, kalau begitu bapak mau keluar dulu ya, kalian ngobrol saja dulu." ucap ayah Sindy mengakhiri pembicaraan nya dan memanggil Sindy untuk keluar.
"Sin." Ayah Sindy memanggil agar Sindy keluar menemani jack ngobrol.
"Iya ayah." jawab Sindy ketika dipanggil oleh ayah nya.
"Temani jack di sana ya." ucap ayah sambil mengambil kunci motor nya dan keluar.
"Iya yah." Sindy segera menghampiri jack dan bertanya apa yang dikatakan ayah dan jack.
"Bagaimana? apa yang ayah katakan? apa ayah bersikap cuek kepada abang?." Tanya Sindy ketika ayah nya sudah pergi, jack tertawa mendengar pertanyaan Sindy.
"Hahaha. Tidak. Ngak cuek kok. Bohong ya Sindy dengan abang?." Tanya nya sambil tertawa karena masih teringat dengan ayah Sindy yang meminta KTP nya.
"Masa' ngak cuek? Tumben." jawab Sindy merasa aneh, karena tidak biasanya sang ayah bersikap tidak cuek kepada pria yang berkunjung ke rumahnya.
__ADS_1
"Ngak cuek, beda dari yang Sindy katakan sebelumnya, ayah Sindy baik kok." ucap jack menilai ayah Sindy yang katanya, cuek jika ketemu teman pria anak nya.
"Hebat juga ya abang. Mantra apa yang digunakan sampai bisa membuat ayah begitu." jawab Sindy masih tidak menyangka.
"Tidak menggunakan mantra apapun. Tadi ayah nya minta KTP abang juga." ucap Jack memberitahu Sindy kalau KTP nya sempat di pinta.
"Haaaa.... minta KTP untuk apa?." jawab Sindy sambil memukul keningnya.
"Kurang tahu juga Sih abang Sin. Mungkin untuk mendata haha." jawab jack sambil bercanda.
"Ya ampun, sampai minta KTP segala, maaf ya bang, soalnya ayah tidak pernah bicara banyak kalau teman pria Sindy main ke rumah." ucap Sindy.
"Iya tidak masalah Sin, Oh iya, sekarang abang harus pulang, Bos sudah menunggu soalnya." jawab Jack dan mengakhiri pembicaraannya.
"Belum tahu, mungkin mau ke kantor saja ngecek kondisi di sana." jawab Jack.
"Oh begitu." ucap Sindy.
"Mana ibu, abang mau pamit." ucap jack dan bersiap untuk pulang.
"Bu, Bang Jack mau pulang." ucap Sindy mengatakan kepada ibu nya.
__ADS_1
"Loh, kok buru-buru jack." tanya Ibu Sindy.
"Soalnya Bos sudah menunggu di kantor bu." jawab Jack kepada Ibu Sindy.
"Kapan-kapan ke sini lagi ya jack. jangan sungkan." ucap Ibu.
"Iya Bu. Saya pulang dulu ya bu." jack langsung bersalaman dengan Ibu Sindy dan keluar dari rumahnya. kebetulan sang ayah sudah keluar duluan sebelum jack pulang.
"Hati-hati di jalan bang." ucap Sindy menunjukkan perhatiannya.
"Iya, terimakasih." jawab jack.
Setelah itu jack langsung pulang dan menghampiri Bos nya. Ketika sampai di kantor, Bos langsung bertanya bagaimana ketika bertemu orang tua Sindy.
"Bagaimana jack?." Tanya Bos ketika Jack baru saja sampai.
"Baru bertemu dengan orang tuanya pak." jawab jack tersipu malu.
"Iya bagaimana hasilnya?." Tanya Bos penasaran dengan hasil usaha Jack mendekati Sindy dan orang tuanya.
"Tadi Sih ayah nya Sindy meminta Bapak dan Ibu untuk bertemu dengan kekuarganya pak." jawab jack masih tidak percaya karena secepat ini doanya di jawab oleh Allah SWT.
__ADS_1
"Wah, bagus dong, kamu sudah dapat lampu hijau oleh orang tua Sindy." ucap Bos juga ikut senang dengan kedekatan Jack dan Sindy.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengran cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰