
"Nanti lah kak, Sindy pikir dulu, Ini benar-benar tidak bisa memilih." Jawab Sindy.
" Iya kakak mengerti Sin. jangan terburu-buru Sin. Santai." ucap Desi sambil tersenyum.
"Ngak la kak." jawab Sindy santai tetapi menjadi beban pikirannya.
Setelah di pikir-pikir, Sindy akhirnya berniat untuk meminta petunjuk Kepada Allah SWT, agar di beri keyakinan untuk bisa memilih satu dari 3 pria tersebut.
Malam hari nya....
"Kalau Sudah ada yang mau serius kenapa di tolak ya. Tapi yakin kah aku untuk menikah dengan orang yang belum aku cintai." ucap Sindy sendirian di Kamar nya.
Selama Sindy melakukan shalat malam, tahajud dan shalat istikharah, dalam beberapa bulan dari sejak ramadhan Sindy di beri mimpi. di dalam mimpi itu Sindy bersama dengan Jack.
Tetapi Sindy tidak menghiraukan dan berpikir, "Mungkin itu hanya bunga tidur." ucap Sindy.
Pada malam selanjutnya Sindy bermimpi lagi orang yang berbeda, bukan jack, bukan Zain, bahkan bukan juga Tiko yang di sukainya.
__ADS_1
Sehingga pada siang hari nya Sindy Mengajak jack untuk bertemu.
"Bang, nanti siang bisa ketemu tidak? ada yang ingin Sindy katakan." ucap Sindy meminta jack agar bisa bertemu dengannya.
"Oh ya bisa dong, di mana Sin." tanya jack mengenai tempat pertemuan mereka.
"Terserah abang saja, Sindy kurang tahu daerah sini." jawab Sindy.
"Oke, kita ketemu di cafe ulekan saja ya." ucap jack.
"Oke bang." jawab Sindy.
Ketika Sudah di lokasi..
"Apa yang ingin kamu katakan Sin?." Tanya jack penasaran karena ia tidak seperti biasanya seperti ini.
"Hm, Sindy bingung mau ngomong dari mana bang." jawab Sindy malu-malu.
__ADS_1
"Ngomong saja jangan malu Sin." ucap jack sambil tersenyum.
"Hm... begini bang, Sindy mau tanya, abang benar ngak Sih mau serius dengan Sindy?." tanya Sindy gugup, sampai-sampai ia lupa apa yang harus ia tanyakan.
"Hm.. kalau ngak serius ngak mungkin abang mau bertemu dengan Sindy hari ini. Jujur saja, sebenarnya abang tidak percaya kalau Sindy Mengajak untuk bertemu." jawab jack.
"Tapi Sindy bukan dari keluarga golongan atas atau menengah. Sindy dari keluarga sederhana yang tidak punya apa-apa. Bahkan untuk menikah pun keluarga Sindy ngak punya bang." ucap Sindy mengatakan yang sebenarnya Kepada jack.
"Abang juga bukan dari keluarga kaya, tapi jika Sindy ragu dengan keseriusan abang ya tidak ?masalah Sin." ucap nya jack membuat Sindy merasa serba salah.
"Bukan begitu bang, Sindy bertanya begini hanya ingin tahu apakah abang benar-benar serius, Sindy tidak ingin gagal dalam pernikahan nanti. Karena pernikahan bukan permainan bang." jawab Sindy mengutarakan perasaannya.
"Abang juga tidak mau gagal, semua orang ingin yang terbaik untuk rumah tangga nya, tinggal kita lagi yang menyikapinya Sin. Makanya dalam rumah tangga itu penting yang namanya komunikasi." ucap Jack membuat Sindy merasa jack cocok untuk memimpin Sindy.
"Iya itu benar bang, Sindy hanya takut jika Sindy tidak mempertanyakan Kepada abang sebelumnya, nanti Sindy juga yang akan menyesal." jawab Sindy.
"Ya betul, tanya saja Sin, jangan sampai menyesal, soalnya abang banyak kekurangan." ucap jack tiba-tiba minder.
__ADS_1
"Kalau bicara kekurangan Sindy lebih banyak kekurangan bang." jawab Sindy juga ikut minder.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengran cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰