Akhir Cinta Sindy

Akhir Cinta Sindy
Episode 75


__ADS_3

"Ada karyawan toko Bos di tempat aku bekerja, ternyata diam-diam dia sering cek CCTV kak, dan mengirimkan hasil Screenshot nya kepada Admin di sana, dan menunjukkan kepadaku, karena cuma Ada aku di hasil screenshot nya." ucap Sindy memperjelas pertanyaannya kepada Kakak nya.


"Mungkin juga menyukaimu Sin. Ada 3 pria loh yang menyukai mu." jawab Kakak nya sambil menggeleng kan kepala nya.


"Ah tidak mungkin kak, 2 orang tadi tidak menyukai, hanya hoby mengejekku." ucap Sindy.


"Mengejek tapi Ada maksud lain lah Sindy. Kamu ini jadi cewek jangan polos begitulah." jawab Kakak.


"Kita lihat saja nanti, apakah pendapat Kakak itu benar atau salah." ucap Sindy tidak percaya dengan pendapat Kakak nya.


"Oke." jawab Kakak dengan sangat yakin.


Keesokan harinya Sindy yang datang lebih dulu dari karyawan lain menjalankan jadwal piket yang seharusnya rekannya yang piket, tapi ia meringankan pekerjaan temannya.


Sehingga Jack yang memantau dari CCTV sangat mengagumi sifat nya yang rela melakukan pekerjaan temannya setiap hari.


Panji yang selalu hafal jam Sindy sampai kantor, ia selalu keluar kamar untuk memperhatikan pekerjaan Sindy, Sindy tersipu malu dengan tingkah panji yang membuatnya malu.


"Awal sekali sudah sampai kantor Dek?." tanya panji.

__ADS_1


"Biar tidak terlambat lah makanya datang lebih awal." jawab Sindy, mencoba menjauhi nya.


"Oh iya betul juga." ucap Panji.


Pada hari itu juga sekitar jam 08.00 waktu masuk kantor, tiba-tiba Panji berisiatif untuk memberikan sesuatu sebagai tanda perkenalannya.


"Sin, ini untuk mu." Panji memberikan Coklat Silverqueen 3 batang Coklat yang berukuran besar dengan di bungkus kantong hitam.


"Apa ini." tanya Sindy sambil meraba kantong hitam yang di serahkan kepada nya.


"Ambil saja, itu untuk mu, anggap saja itu simbol perkenalan." ucap Panji beralasan.


"Terimakasih." jawab Sindy.


Ketika panji pergi, Sindy membuka kantong hitam nya dan ternyata berisi Coklat Silverqueen kesukaannya.


"Ada apa dengan mu ini, banyak sekali Coklat nya untukku?." tanya Sindy setelah melihat pemberiannya.


Teringat kepada Zain yang juga menyukai nya tidak pernah memberi nya Coklat sebagai tanda Cinta nya.

__ADS_1


"Itu sebagai simbol perkenalan saja, kalau orang jawa begitu." kata Panji membuat alasan.


"Bohong saja kamu, soalnya aku juga punya teman cowok, orang jawa. Tapi tidak Ada simbol perkenalan memberikan Coklat atau yang lain kepada ku." Sindy semakin yakin Panji ber bohong, sehingga Sindy merasa takut dan memberikan 1 batang Coklat kepada Desi, karena takut Ada guna-guna.


"Benar aku tidak berbohong kepada mu Sin, terima saja ya, aku ikhlas kok." ucap Panji kepada Sindy.


"ya sudah ini aku terima ya. maaf tidak memberikan apa-apa kepada mu sebagai balasan." jawab Sindy tidak enak karena tidak memberinya juga.


"Iya Sin tidak apa-apa." jawab Panji.


Di waktu Panji memberikan Coklat itu, Jack selalu memantau Sindy dan ia mengetahui bahwa Panji telah memberikan Coklat kepada nya.


"Kak, ini untuk kakak." ucap Sindy memberikan 1 batang Coklat kepada Desi.


"Wah, silverqueen. Terimakasih Sindy." jawab Desi senang mendapatkan Coklat yang juga ia sukai.


"Iya sama-sama kak." jawab Sindy.


"Banyak sekali kamu beli Coklat Sin?." tanya Desi.

__ADS_1


"Bukan aku yang beli kak, tapi aku di beri oleh Panji, katanya sebagai simbol perkenalan. Tapi aku tidak yakin kalau itu sebagai simbol. Apa mungkin Ada maksud lain ya kak?." tanya Sindy menurut pendapat Desi.


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰


__ADS_2