
"Ah bapak bisa saja, pura-pura bertanya padahal ingin ngejek Sindy ya." ucap Sindy mulai menyadarinya.
"Hahaha. Bagaimana Sin? jack baik kok orang nya, jangan ragu." ucap Bos mulai mempromosikan jack kepada Sindy.
"Bapak seperti lagi promosi." ucap Sindy lalu menutup mulutnya sendiri.
"Ya kan bapak bilang jujur, supaya kamu tidak ragu, benar Sin, jack sangat menyukai mu. Ya kan Jack?." tanya Bos kebetulan jack juga ada di situ.
"Ya kalau bisa sih di jadikan istri pak, lebih dari suka lagi." jawab jack jujur di depan Bos nya, Desi dan juga Sindy, tetapi Sindy hanya terdiam mendengarnya.
Saat itu Sindy sangat bingung menentukan pilihan nya, Sindy memang ingin menikah tanpa melewati proses pacaran di awal, tetapi saat itu ia masih berkomitmen dengan Zain, dan pada saat yang sama Sindy juga ingin dinikahi oleh orang yang sangat ia sukai dari waktu ia menjadi mahasiswa.
Setelah ia pikir kembali, Sindy tidak mungkin menunggu selama 5 tahun lagi untuk menikah dengan Zain.
Usia Sindy yang sudah 25 tahun, jika menunggu 5 tahun lagi, ia sudah berusia 30 tahun baru akan menikah dan melebihi target nya.
Tetapi Sindy juga tidak tega meninggalkan Zain yang begitu baik kepada nya.
"Bagaimana Sin, kamu sudah dengar sendiri kan?." tanya Bos nya kembali.
"Sindy belum mau menikah pak." jawab Sindy berbohong karena tidak ingin di introgasi lagi oleh bos nya.
__ADS_1
"Hm.. atau kamu mau sama yang di luar itu ya Sin." tanya Bos sambil menunjukkan tangan ke arah Aiman yang juga menyukai nya.
"Ya seperti yang Desi bilang kemarin, kalau sudah 1 Kali gagal, tidak menutup kemungkinan yang ke dua juga akan gagal Sin." ucap Desi mengingatkan kembali kepada Sindy.
"Iya kak, saat ini Sindy belum ingin menikah." jawab nya di depan semua.
"Abang masih siap menunggu kok Sin." jawab Jack sambil tersenyum.
"Haaaaa... Sin. Di tunggu loh." ucap Bos tersenyum.
"Haha. jangan begitu bang, nanti terbawa perasaan anak orang." ucap Sindy takut akan menyukai jack.
"Serius kok." jawab nya.
"Kenapa Sin?." Bos bertanya karena Sindy terlihat pusing.
"Tidak pak." jawab nya ingin menunjukkan tidak terjadi apa-apa dengan nya.
"Jangan takut Sin, bapak jamin jack akan membahagiakanmu." jawab nya sambil tertawa.
Batin Sindy, " Belum selesai bapak promosinya."
__ADS_1
"Berikan Sindy waktu pak untuk berpikir, jangan di tekan nanti batal perjodohan ini." jawab Desi kepada Bos nya.
"Ah kamu ini Des, kan kita mau menyatukan 2 sejoli ini." ucap Bos kembali tertawa dengan ucapannya Sendiri.
"Iya pak, Sindy butuh waktu untuk memutuskan pilihan nya." jawab Desi.
Seketika Bos berhenti, dan memutuskan untuk keluar kembali, mengecek pekerjaan karyawan nya.
"Sabar Sin, jangan terlalu di ambil hati, tadi bapak hanya bercanda." ucap Desi Kepada Sindy.
"Iya tidak apa kak." Sindy mencoba mengerti keadaan agar tidak terbawa perasaan.
"Lanjut Kerjanya, anggap tadi sebagai hiburan Sin." Desi meminta Sindy agar tetap santai menyikapinya, Karena Sindy masih karyawan baru Dan belum terlalu mengenal sifat bosnya.
"Iya kak santai." Jawab Sindy mencoba untuk santai padahal masih kepikiran.
"Tapi, dari beberapa pembicaraan tadi itu serius tentang niat bang jack Sin." Desi kembali memberitahu perasaan jack Kepada Sindy.
"Yang mana kak?." Tanya Sindy.
"Tentang perasaan jack lah Sin." jawab Desi Kepada nya.
__ADS_1
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengran cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰