
Setelah beberapa hari chat itu, Jack mengabarkan bahwa hari itu ingin ke rumah Sindy.
"Sin, hari ini abang ke rumah nya ya." ucap Jack.
"Oh iya silahkan bang. Tapi ingat ya kalau nanti dicuekin, ayah Sindy memang begitu." jawab Sindy memberitahu sifat ayah nya.
"Oke, siap. Share lokasi ya Sin, soalnya abang kan belum pernah ke rumah Sindy. " jawab Jack.
"Oke bang." Tidak lama setelah balas chat Jack, Sindy langsung mengirimkan lokasi rumah nya.
Dalam 1 jam Jack pun datang, Sindy memanggil IBU nya.
"Bu, bang Jack sudah sampai." ucap Sindy.
"Suruh masuk lah Sin." jawab IBU nya dan Sindy menghampiri Jack.
"Silahkan masuk bang!." ucap Sindy berada di depan pintu rumah nya.
"Oh iya Sin, orang tuanya mana?." tanya Jack yang berniat silaturahmi kepada orang tuanya Sindy.
"Ada bang, duduk dulu bang. Tunggu sebentar ya bang Sindy panggil ibu." ucap Sindy dan langsung menghampiri ibu.
"Bu, ibu ke sana dulu ya, Sindy mau bikin minuman dulu." pinta Sindy kepada ibu.
"Iya." IBU nya langsung ke ruang tamu untuk menemani Jack dan bertanya tentang identitasnya dan berbicara tentang hal yang biasa.
__ADS_1
Tidak lama setelah itu Sindy datang dengan membawa minuman dan sepiring kue.
"Silahkan di minum bang." ucap Sindy menyuguhkan minuman.
"Iya, terimakasih Sin." jawab Jack.
"Ayah mu mana Sin, kok ngak kelihatan." sambil tersenyum dan memandang sang ibu.
"Ada, lagi mandi bang." Sindy mulai takut kalau ayah nya akan bersikap yang tidak baik kepada Jack sebagai tamu Sindy.
"Oh, Sindy lagi libur kerja ya hari ini?." Tanya Jack karena pada hari itu adalah hari kerja bukan hari libur.
"Kebetulan Sindy ambil off hari ini bang, he." jawab Sindy sambil tersenyum.
"Oh, mau kemana kira-kira kok ambil off nya hari ini?." tanya Jack kembali.
"Oh begitu." Setelah bertanya beberapa pertanyaan, tiba-tiba Ayah Sindy keluar dan mau pergi, melewati ruang tamu.
Jack dengan cepat bersalaman dan mencium tangan ayah Sindy membuat ayah nya terkesan.
"Pak." ucap Jack dan langsung bersalaman kepada ayah Sindy.
"Dari mana?." tanya ayah Sindy.
"Dari jawai pak, Kab. Sambas." jawab Jack sambil tersenyum kepada ayah nya.
__ADS_1
"Aaaa jawa, jauh nya." Ayah Sindy salah mendengarkan.
"Bukan pak, jawai maksudnya." ucap Jack mengulanginya.
"Oh jawai." lalu ayah Sindy langsung pergi meninggalkan mereka tanpa berbicara lagi.
Ibu dan Sindy hanya memandang prilaku ayah nya dan berkata kepada Jack.
"Maaf ya bang, Ayah memang begitu sifatnya." ucap Sindy merasa malu dengan sikap ayahnya, karena kalau Sindy ke rumah orang lain, ia mendapat Perlakuan baik oleh orang lain.
Berbeda dengan Jack yang di cuekin saat bertanya.
"Tidak masalah Sin, santai." ucap Jack seolah terlihat tenang.
"Tetap saja kami tidak enak kepada abang, baru pertama ke sini sudah dicuekin." jawab Sindy sangat malu.
"Tidak apa, santai saja Sin." jawab Jack sambil tersenyum
"Sekali lagi maaf ya bang." ucap Sindy.
"Iya Sin." Jawab nya.
"Oh iya Sin, bu. saya harus berangkat sekarang mau ke toko." ucap Jack pamit kepada Sindy dan IBU nya.
"Cepat nya bang?." tanya Sindy.
__ADS_1
"Nanti kan bisa main lagi lebih lama." jawab Jack sambil tersenyum lagi.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengran cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰