
"Tidak apa Sindy, kan nanti mau mandi juga." ucap Jack masih menawarkan dirinya meskipun masih lama untuk mandi.
"Maaf ya Bang mengganggu dan merepotkan abang sepagi ini." ucap Sindy merasa tidak enak dengan Jack.
"Tidak masalah sindy." Jawab Jack sambil tersenyum dan dengan cepat ia memarkirkan sepeda motor Sindy.
Sambil menunggu Jack memarkirkan sepeda motornya, Sindy membuka pintu kantor dan bersiap untuk melaksanakan jadwal piket nya.
Baru setengah ruangan Sindy menyapu, tiba-tiba jack membuka pintu kantor dan menyerahkan kunci motor Sindy.
"Ini kunci nya Sin." ucap Jack sambil tersenyum kepada Sindy.
"Oh iya bang, terimakasih ya bang." jawab Sindy juga tersenyum kepada Jack.
"Iya sama-sama Sin." ucap Jack dan langsung pergi ke kamar nya kembali dengan gaya jalan yang sangat cool.
"Tidak pecicilan, kata kak desi dia titip salam, kalau misalnya titip salam itu tandanya ia menyukai ku dong." Batin Sindy mulai berangan-angan.
Setelah Sindy selesai menyapu lantai dan lanjut pel lantai, ketika semua sudah selesai dan ingin menyimpan pel di belakang kantin, tiba-tiba Si leader datang.
"Pagi." ucap Si Leader kepada Sindy, ketika Sindy masuk ke kantor.
__ADS_1
"Pagi juga." jawab Sindy dan Si leader tersenyum sambil mengejek Sindy.
Kemudian Sindy dengan cepat masuk untuk melanjutkan pekerjaan nya yang kemarin yang belum selesai.
Ketika Sindy baru menyalakan komputernya, tiba-tiba Si leader menghampiri nya dan duduk tepat di depannya.
"Ada apa bang?." tanya Sindy ketika Si leader duduk di depannya.
"Tidak, emang nya tidak boleh duduk di sini." sambil tersenyum melihat wajah Sindy yang tersipu malu ketika diperhatikan dengan Japan sangat dekat.
"Boleh." jawab Sindy lalu tidak menghiraukannya.
Sindy heran dan mengerutkan keningnya, " Leader itu kenapa si." ucap Sindy bingung dengan tingkah Leader.
Tanpa di sadari Camera CCTV menyala, berarti sedang Ada yang membuka CCTV untuk memantau keadaan.
Sindy yang sengaja menoleh ke arah CCTV dan baru menyadari bahwa CCTV tersebut sedang aktif, dengan cepat ia mengerjakan pekerjaannya karena takut Big Bos nya yang memantau.
Ternyata Jack yang setiap hari melihat kondisi ruangan kerja dan di luar area kerja.
Menyusul karyawan lain yang datang dan mengerjakan pekerjaannya masing-masing.
__ADS_1
"Selamat pagi kak." ucap Sindy ketika Desi baru datang.
"Selamat pagi, hm seperti nya lagi happy." ucap Desi melihat raut wajah Sindy.
"Harus happy dong kak, biar kerjaan cepat selesainya." jawab Sindy sedikit bercanda.
"Iya betul itu. Eh kakak Ada beli bubur tahu, mau ngak?." tanya Desi menawarkan makanan kepada Sindy.
"Apa itu kak? bagaimana bentuknya? Sindy baru dengar." jawab Sindy dan balik bertanya kepada Desi.
"Baru dengar? berarti belum pernah makannya dong. Ya sudah tolong ambil kan mangkuk, sekalian buat kamu juga Sin." ucap Desi memberikan sebungkus bubur tahu nya kepada Sindy.
Sindy merasa malu untuk berjalan melewati panji, leader dan rekan yang lainnya. Tetapi memberanikan diri karena Desi sebagai senior nya yang meminta nya.
"Baik kak, mau ambil merasa?." tanya Sindy.
"Dua dong, 1 untuk mu dan 1 untuk kakak." jawab Desi sambil tersenyum lebar kepada Sindy.
"Oke kak, tunggu sebentar ya kak." jawab Sindy menerima permintaan Desi.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰
__ADS_1