Akhir Cinta Sindy

Akhir Cinta Sindy
Episode 74


__ADS_3

"Tadi ayah mu bertanya, kenapa kamu pulang nya lama dari biasanya." ucap Ibu menjelaskan tentang pertanyaan ayah nya barusan.


"Oh kirain ada sesuatu terjadi. Aku menyelesaikan pekerjaan di toko Ibu nya pak Hento buk. Karena besok ada orang yang menyewa dekorasi ibu nya Big Bos." jawab Sindy bahwa ia sibuk menyelesaikan pekerjaan untuk persiapan Dekorasi.


"Loh bukannya dia cuma toko bunga saja ya Sin." tanya Ibu Sindy.


"Ternyata tidak Bu, pekerjaan yang selama ini ku kerjakan ternyata persiapan barang untuk Dekorasi bukan cuma jaga toko saja." Sindy baru mengetahui toko tempat dia bekerja ternyata juga menerima jasa Dekorasi.


"Berarti kamu semakin sibuk ya Sin di toko." tanya Ibu kembali.


"Ya begitu lah Bu, di toko Sibuk tetapi di kantor santai pake banget, jadinya santai banget." jawab Sindy sambil bercanda.


Sindy rela bekerja sehari di dua tempat, tetapi penghasilan yang di dapat tidak seberapa.


Hanya cukup untuk membayar cicilan dan ongkos perbulan tanpa jajan seperti orang kebayakan.


"Yang sabar ya Sin kerjanya, InsyaAllah rezeki yang di dapat berkah dunia akhirat, asal kamu ikhlas menjalaninya." ucap Ibu mencoba membuat Sindy ikhlas dan sabar menjalani pekerjaannya.


"Bu, di kantor dari sejak hari pertama masuk sampai sekarang, ada seorang Duda muda yang menyukaiku bu." Sindy berbagi cerita kepada Ibu nya mengenai panji.

__ADS_1


"Oh ya. Terus kenapa bisa secepat itu ada yang menyukaimu?." tanya Ibu, heran mendengarnya belum sampai sebulan sudah ada yang suka.


"Aku juga tidak mengerti bu, tapi ia terang-terangan bilang di depan karyawan, aku jadi malu." jawab Sindy juga sedikit heran tetapi juga senang karena merasa jadi kembang kantor dong, bukan kembang Desa.


"Jangan diladeni lah, Mana dia sudah Duda lagi." ucap Ibu tidak memberikan izin jika ia dekat dengan Panji.


"Tidak bu, kan cuma teman saja. Ngak lebih." jawab Sindy.


"Ya sudah kalau cuma teman tidak masalah." Mendengar pernyataan Sindy Ibu tenang, ia takut anak nya akan menikah dengan Duda kalau terus-terusan Diladeni.


"Iya Ibu tenang saja. Ibu mau tahu lagi tidak?." tanya Sindy membuat Ibu nya penasaran.


"Selain Duda anak 1 itu, ada 1 orang lagi yang bersikap aneh kepadaku." ucap Sindy semakin membuat Ibu nya penasaran.


"Siapa Dia dan kenapa?." tanya Ibu.


"Setiap pagi ia selalu menghampiri ku, terkadang ia mengejek ku dengan Panji namanya Duda yang anak 1 tadi. Dan terkadang ia juga memandangi ku dengan sangat dalam. Aku kan jadi malu bu di pandang terlalu lama. Mana Di atas kepala ada CCTV. Bagaimana tuh?." ucap Sindy dan melontarkan pertanyaan kepada Ibu nya.


"Berarti ia menyukaimu." Tiba-tiba sang kakak ikut berargument.

__ADS_1


"Ah yang benar saja kak, itu orang sudah pernah beristri." jawab Sindy sudah mengetahui Si Leader sudah pernah menikah.


"Berarti ada 2 orang pria berstatus Duda menyukai wanita yang baru masuk bekerja di kantor , yaitu kamu Sindy?." ucap Ibu sambil bertanya ketakutan.


"Kenapa jadi dekat dengan Duda anak perempuan ku ini." Batin Ibu Sindy berfirasat tidak baik.


"Mungkin." jawab Sindy "Tapi kan yang jelas hanya Panji bu, kalau 1nya tidak mengungkapkan."


" Ya kan, tiap orang beda-beda, ada yang bilang langsung dan ada yang tidak." jawab Kakak Sindy.


"Begitu ya kak?." tanya Sindy yang polos.


"Iya lah, Dasar polos." jawab Kakak yang super pengalaman dalam urusan Cinta.


"Berarti kalau curi pandang, diam-diam memantau, ketika ketemu tidak memperlihatkan perasaannya, malah menyandingkan dengan yang lain, tapi diam-diam cek CCTV, itu artinya apa kak?." Sindy bertanya pendapat Kakak nya mengenai Jack.


"Siapa lagi itu Sin?." tanya Kakak sambil berpikir, "ini anak menggunakan mantra apa, ada 3 pria yang sedang mendekatinya."


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰

__ADS_1


__ADS_2