Akhir Cinta Sindy

Akhir Cinta Sindy
Episode 27


__ADS_3

" Berangkat jam berapa hari ini Sin". Tanya Zain melalui pesan WhatsApp nya


" Jam 08.00 Zain, sebentar lagi aku mau berangkat". Jawab Sindy


" Mau aku antar ? ".Tanya Zain


" Tidak perlu Zain, hari ini aku berangkat dengan Tisa teman ku Zain ". Jawab Sindy


" Baik lah kalau begitu Sin, hati-hati nanti di jalan ya, jangan ngebut". Ucap Zain


" Iya Siap Zain, aku berangkat dulu ya ". Jawab Sindy Dan berpamitan dengan Zain


" Iya Sin". Jawab Zain


" Tisa berkasmu di cek dulu ada yang tinggal ngak? Biar kita ngak bolak-balik nanti? ". Tanya Sindy


" Iya Sudah, kamu coba cek juga berkasmu, mana tau kamu yang meninggalkan berkas nya". Jawab Tisa


" Iya Iya, Ini lagi di cek Tis, seperti nya sudah lengkap Tisa,". Ucap Sindy sambil mengecek berkas Lamaran kerjanya


" Oke, Kita berangkat sekarang". Ucap Tisa


" Ibu, Sindy Dan Tisa berangkat dulu ya ". Sindy berpamitan dengan Ibu nya


" Iya Sin, kalian hati-hati di jalan jangan ngebut bawa motor nya ya! ". Ucap Ibu nya Sindy


" Iya bu". Ucap Sindy Dan Tisa


" Tisa, nanti langsung berhenti di ATM dulu ya". Ucap Sindy sebelum menggas Sepeda motor nya

__ADS_1


" Iya Sindy siap". Jawab Tisa, Dan mereka langsung berangkat, sekitar 30 menit mereka sampai di ATM terdekat dari dealer tempat Sindy kredit Sepeda Motor nya


" Kamu mau ikut atau tunggu di sini Tisa? ". Tanya Sindy kepada Tisa


" Aku di sini saja Sin, ngak perlu ramai-ramai lah, cukup kamu saja". Jawab Tisa


" Baik lah Tisa ". Ucap Sindy langsung masuk untuk mengambil uang pesangon nya kemarin,


" Oke sudah, sekarang kita ke dealer sebentar ya Tisa".Ucap Sindy


" Oke Siap, kamu duluan lah Sin". Jawab Tisa


" Oke ". Jawab Sindy


Hanya dalam waktu 10 menit mereka sampai di dealer tempat Sindy membayar cicilannya.


" Kamu mau ikut ke dalam ngak Tisa ". Tanya Sindy kepada Tisa dengan pertanyaan sama dengan waktu mereka di ATM


" Oke lah ". Jawab Sindy langsung bergegas masuk ke dalam ruangan tempat ia membayar cicilan tersebut


" Permisi mbak". Ucap Sindy kepada karyawan dealer


" Iya mbak, ada yang bisa saya bantu". Ucap Karyawan dealer sambil tersenyum


" Ini mbak saya mau membayar cicilan saya". Sindy sambil menyerahkan buku kecil yang berisi bukti setorannya


" Oh iya mbak Saya cek dulu ya ". Ucap karyawan sambil mengambil buku kecil dari Sindy Dan mengecek dari komputernya


" Sendiri aja ya mbak Di sini ". Tanya Sindy kepada Karyawan dealer

__ADS_1


" Iya mbak, saya cuma sendiri di sini, Ini mbak sudah saya list ya mbak dan ini bukti setorannya". Ucap karyawan dealer sambil menyerahkan buku kecil itu kepada Sindy


" Iya mbak, Ini uang nya, bisa di hitung kembali mbak". Ucap Sindy


" Uang nya pas ya mbak Sindy". Ucap Karyawan dealer setelah menghitung uang yang Sindy serahkan kepada nya


" Iya terimakasih mbak, saya permisi". Ucap Sindy sambil tersenyum


" Sama-sama mbak ". Karyawan dealer juga tersenyum kepada Sindy


Sindy langsung meninggalkan ruangan tersebut dan menghampiri Tisa di luar.


" Sudah selesai ya? ". Tanya Tisa


" Sudah dong ". Jawab Sindy


" Cepat banget Sin". Tanya Tisa


" Kan cuma bayar jadi wajar lah cepat Tisa, Ayo sekarang kita langsung ke J&t ". Ucap Sindy


" Ayo berangkat". Tisa bersemangat


" Semangat nya teman ku ini". Ucap Sindy sambil tertawa


" Harus dong, kita harus semangat". Jawab Tisa


" Ya ya ya ". Ucap Sindy


Mereka melanjutkan perjalanan ke kantor J&T, mereka tetap semangat meskipun yang akan diterima hanya salah satu dari mereka atau bahkan bukan mereka yang mempunyai nasib beruntung .

__ADS_1


" Di sini ya Sin yang menerima karyawan? ". Tanya Tisa ketika mereka sampai di Depan kantor J&T.


__ADS_2