
" Belum kok". Jawab Sindy
" Tapi akan ya kan? ". Tanya Bela kembali
" Hm, Belum tau bela, lihat saja ke depan nya. Tapi aku ngak Mau pacaran lagi Bel". Jawab Sindy
" Ya Sudah langsung menikah saja". Jawab Bela
" Aku yang belum siap, masih panjang perjalanan ku Bel, aku harus melunasi cicilan ku dulu, terus cari uang untuk biaya pernikahanku nanti". Ucap Sindy
" Loh biaya pernikahan kan nanti dari pihak laki-laki". Jawab Bela
" Setidaknya keluarga ku juga harus ada pegangan Bela, ngak mungkin kosong sama sekali, Iya kan? ". Ucap Sindy
" Iya sih, kamu benar juga Sin. Ya Sudah jalani saja". Jawab Bela
" Iya ". Jawab Sindy " Sebentar ya Bela aku mau mengabari orangtua ku". Ucap Sindy terlupa mengabari orang tuanya kalau sekarang Sindy Sudah sampai di rumah bela.
" Iya Kabari dulu lah! Pasti orangtua mu khawatir ". Jawab Bela
" iya ". Sindy
Sindy menuju teras Bela dan menelpon Ibunya.
Tut... tut.. tut...
" Iya Hallo Sin". Ucap Ibu menjawab Telpon.
" Bu, aku Sudah sampai rumah, tolong sampai kan kepada ayah juga ya nanti". Ucap Sindy pada seat menelpon Ibunya.
__ADS_1
" Iya, Syukur deh kamu Sudah sampai Sin". Jawab Ibu.
" Iya Bu, Sudah dulu ya bu". Ucap Sindy mengakhiri Telpon nya
" Iya Sin". Jawab Ibu langsung menekan tombol merah di hp nya.
" Aku akan mengabari Zain lagi sekarang". Setelah mengakhiri Telpon dengan Ibunya Sindy langsung mengabari Zain Via WhatsApp kalau dirinya Sudah sampai di rumah Bela Sepupunya Zain.
" Zain, sekarang aku Sudah sampai di rumah nya Bela". Ucap Sindy via WhatsApp
" Oh Syukur deh Sin kamu sampai dengan selamat, nanti aku ke rumah Bela deh". Balas Zain via WhatsApp.
" Mau ngapain ". Tanya Sindy malu-malu mau
" Main lah, Sudah lama juga ngak ketemu Bela ". Jawab Zain beralasan mau ketemu Sindy
" Kamu lagi ngapain ni ". Tanya Zain
" Aku mau bantu-bantu Ibu Bela dulu ya ". Jawab Sindy sekalian mengakhiri chat nya.
" Oke deh". Jawab Zain
Sindy pergi membantu Ibu nya Sindy yang sedang menyiapkan makan malam, Karina Sindy tidak bisa memasak jadi hanya bisa memotong-motong sayur saja.
" Maaf ya bu, Sindy bantu sedikit, Sindy ngak tau masak bu". Ucap Sindy jujur kepada Ibu Bela.
" Iya tidak apa Sin, kamu istirahat saja kan kamu capek ". Ucap Ibu Bela mengerti karena di perjalanan Sudah pasti melelahkan.
" Tapi Sindy belum selesai bantu ibu". Jawab Sindy
__ADS_1
" Iya tidak apa. Ibu saja yang selesai kan Sin". Ucap Ibu
" Baiklah bu, Sindy ke kamar Bela ya ". Jawab Sindy pamit berhenti bantu Ibu Bela memasak
" Iya, kamu ke kamar saja istirahat". Perintah Ibu Bela karena Sindy baru saja melakukan perjalanan jauh.
Sindy berdiri Dan berjalan menuju kamar Bela, Dan Bela saat itu sedang menyusui bayinya.
" Eh maaf ya ganggu, baby nya tidur ya Bela? ". Tanya Sindy ketika membuka pintu kamar Bela.
" Hampir tidur Sin, masuk saja Tidak apa kok". Jawab Bela
" Aku masuk ya ". Pinta Sindy untuk masuk ke kamar nya Bela
" Iya, kamu mau istirahat di sini sebelah ku saja, lagian suami ku sedang pergi keluar kota jadi sekarang tidak sedang di rumah". Ucap Bela
" Jadi aku boleh Tidur di sebelah mu bel". Jawab Sindy
" ya boleh dong, lagian kita Sudah lama tidak tidur bareng lagi". Ucap Bela
" Senangnya bisa tidur dengan mu bel, hm tadi kata Zain ia mau ke sini". Ucap Sindy
" Benarkah? , pasti dia mau ketemu dengan kamu, yakin deh ". Jawab Bela
" Tidak. katanya dia mau main karena Sudah lama tidak ke sini". Ucap Sindy
" Iya, maksudnya sekalian ketemu kamu Sin, dia itu suka banget sama kamu, kalian Sudah berpacaran belum sih, aku masih PenaSaran deh". Ucap Bela
" Ngak jadian, kan cuma teman saja ".Jawab Sindy
__ADS_1