Akhir Cinta Sindy

Akhir Cinta Sindy
Episode 20


__ADS_3

" Tidak semua karakter anak sama dengan ayah, Sindy itu anak yang lemah lembut jadi Jangan terlalu kasar bicara dengannya. Ucap Ibu


" Itulah Ibu selalu memanjakan Sindy, makanya dia jadi begitu, lemah". Ucap ayah yang terpancing emosinya


" Sudah ayah Jangan dibahas lagi, ayah butuh istirahat sekarang". Ucap Ibu mencoba menenangkan hati ayah kembali


" Ibu yang memulainya" Jawab ayah dengan Nada sedikit tinggi


" Iya maafkan Ibu yah". Ucap Ibu yang mengalah demi meredakan emosi ayah


Ibu langsung ke belakang Karena tidak ingin melanjutkan perdebatan antara dia dan sang suami. Ditengah kesedihan yang Sindy alami tiba-tiba Zain menghubungi sindy. Tetapi sindy tidak merespon sama sekali Karena mood nya Sindy sangat kacau.


Telelelet... telelelet... telelelet.... 🎼🎼


" Kenapa Sindy tidak angkat telpon? apa sekarang dia sedang sibuk? ". Ucap Zain sambil menelpon Sindy


" Akan ku coba sekali lagi, kalau masih tidak di angkat juga, mungkin dia lagi sibuk". Zain kembali menelpon tetap saja Sindy tidak menjawab nya


" Maafkan aku Zain, aku tidak bisa angkat telpon dari kamu sekarang ". Ucap Sindy sendirian di kamar nya

__ADS_1


" Sindy.. !". Tiba-tiba sang ayah memanggil Sindy, Sindy tidak menyaut ketika di panggil ayah nya karena Sindy merasa sakit hati dan sedih kepada ayah nya


" Sindy sedang tidur ayah ". Ucap Ibu yang mengira Sindy sedang tidur padahal Sindy sengaja tidak menyaut ayah nya karena tidak ingin menunjukkan kesedihannya di depan ayah dan ibunya. Ketika Ibu bilang begitu dengan ayah nya, tetapi ayahnya hanya terdiam.


" Ada apa Ibu ". Tanya sang Kakak yang baru saja terbangun dari tidur nya


" Ayahmu memanggil Sindy, tapi Sindy tidak menyaut, mungkin Sindy masih tidur". Jawab Ibu kepada kakak Sindy


" Sebenarnya ada apa antara ayah dan Sindy, kok aku merasa ada yang aneh hari ini Ibu". Ucap sang Kakak


" Entah lah, Ibu juga merasa ada yang aneh, tadi Ibu bicara sedikit dengan ayahmu sepertinya ayahmu masih kecewa dengan Sindy yang tiba-tiba berhenti bekerja itu". Ucap Ibu


" Iya kak, biar lebih jelas masalahnya apa, nanti kalau Sindy sudah keluar kamar akan kita Tanyakan". Ucap Ibu


" Iya Bu". Jawab Kakak


" Sin, apa kamu baik-baik saja ". Zain tiba-tiba chat WhatsApp kepada Sindy, Zain kawatir kenapa tidak mengangkat telpon dari nya


" Iya, aku baik-baik saja". Sindy membalas chat Zain

__ADS_1


" Kenapa kamu tidak angkat telpon dariku Sin? ". Tanya Zain di chat WhatsApp nya


" Maafkan aku Zain, aku tidak bisa angkat telpon dan aku juga tidak bisa cerita untuk saat ini". Jawab Sindy di chat WhatsApp mereka


" Baiklah Sindy, tenangkan pikiranmu dulu jika nanti kamu mau cerita, ceritalah kepada ku, aku akan mendengarkan nya". Ucap Zain mencoba mengerti perasaan Sindy


" Iya, Terimakasih pengertiannya Zain". Jawab Sindy membalas chat WhatsApp Zain


" Iya Sama-sama Sindy, Semangat Yaa!! ". Jawab Zain kembali di chat nya


Zain belum tahu kalau saat ini Sindy sudah tidak lagi bekerja dan masih mengira Sindy sibuk dan pusing memikirkan pekerjaannya padahal masalahnya bukan pusing Karena kerjaannya, tetapi sekarang Sindy masih sibuk mencari pekerjaan baru lagi.


Jangan kan Zain, Bela temannya Sindy saja belum mengetahui kalau Sindy sekarang sudah tidak bekerja.


" Sin, Apa kamu sudah ngecek M-banking mu. Tanya Tisa Melalui chat WhatsApp


" Belum, memangnya kenapa Tisa". Sindy membalas Chat yang di kirim oleh Tisa itu


" Coba di cek dulu, kata Leader uang pesangon mu sudah di kirim hari ini". Ucap Tisa Di Chat mereka

__ADS_1


" Benarkah? ". Sindy merasa lega, mendengar uang pesangon itu.


__ADS_2