Akhir Cinta Sindy

Akhir Cinta Sindy
Episode 101


__ADS_3

"Alhamdulillah sudah pak. Rencana minggu depan Saya mau ajak Sindy ke rumah pak, Saya izin ngak masuk kerja ya pak." jawab jack dan meminta izin kepada Bos.


"Oh iya, silahkan. Saya izinkan. Semoga lancar urusan dan per jalanan kalian." ucap Bos dengan senang hati mengizinkan, karena sudah lama ia melihat jack menjomblo.


"Terimakasih pak." jawab jack sambil tersenyum.


"Iya sama-sama."


Setelah pertemuan Jack dan Orang tua Sindy, Sindy sangat menjaga jarak dengan Zain sebelum ia memutuskan hubungan dengan Zain.


Setiap chat yang di kirim Zain kepada nya, Sindy selalu membalas cuek, dan tidak terlalu merespon ucapan Zain.


Tibalah saat yang di tunggu-tunggu, Sindy dan jack pergi ke rumah jack.


"Besok kita pergi awal ya Sin." ucap jack, karena perjalanan ke rumah jack lumayan jauh.


"Iya bang. Sindy boleh ajak teman Sindy ngak?." Sindy takut kalau ia harus pergi sendirian karena tidak ada teman di rumah jack, Sindy merasa malu karena tidak pernah berkunjung di rumah pria yang mau mempersuntingnya, itu sebabnya Sindy meminta temannya untuk pergi juga.


"Oh, terserah kamu Sin." jawab Jack.

__ADS_1


Setelah Jack mengizinkan, tiba-tiba temannya menyuruh Sindy untuk sendiri, karena temannya memberikan ruang untuk Sindy lebih dekat dengan keluarga Jack.


"Bang, teman Sindy ngak mau ikut, Sindy nebeng saja ya, Sindy ngak mau bawa motor sendiri, soalnya jauh kan." ucap Sindy berubah pikiran.


"Oh iya Boleh Sin. Besok abang jemput ya." jawab Jack senang.


"Oke bang."


Keesokan harinya, mungkin karena Sindy merasa Grogi, Sindy lupa memakai Deodoran.


"Astaghfirullah. Ternyata aku belum pakai Deodoran." Batin Sindy ketika sudah dalam perjalanan pergi.


"Kak, aku lupa pakai Deodoran, mana sekarang cuaca panas banget, Bisa-bisa bau badan ku semakin menyengat ini kak." ucap Sindy dalam chat nya.


"haha. Bagaimana bisa lupa. mana mau ketemu calon mertua lagi." jawab kakaknya dan menertawakan Sindy.


"Aku benar-benar tidak PD kak." ucap Sindy semakin gelisah.


"Mau bagaimana lagi, nikmati saja lah Sin. Kalau memang jodoh tidak Akan kemana kok." jawab kakak nya sambil tertawa dengan tingkah Sindy yang tidak memakai deodoran ketika Akan ke rumah camer.

__ADS_1


"Aduh bagaimana ini." ucap Sindy, Dan tiba-tiba berpikiran untuk meminta jack berhenti di suatu mesjid dan mengatakan kepada jack Sindy ingin buang air kecil.


"Bang bisa berhenti di mesjid sebentar tidak? Sindy ingin buang air kecil." saking groginya Sindy sampai kebelet.


"Oh bisa Sin." tidak lama setelah itu mereka berhenti dan Sindy langsung menuju toilet dan buang air kecil, tidak lupa Sindy menyemprotkan minyak wangi yang ia bawa, tapi sanyang, tidak membawa deodoran.


"Terimakasih bang." ketika turun dari sepeda motor jack.


"Iya, toilet nya diujung sana Sin." ucap Jack karena ia yang tahu letak toilet di mesjid tersebut.


"Oke bang." Dengan cepat Sindy ke toilet dan sibuk mencari minyak wangi nya.


Batin Sindy, "Bagaimana kalau di sana bau badan ku tercium ya. Ya Allah semoga tidak tercium." Sindy sangat berharap cuaca hari itu tidak terlalu panas, tetapi tidak sesuai harapan.


Cuaca di hari itu cerah dan sangat panas, sehingga membuat Sindy merasa tidak PD untuk bergerak.


Sindy pasrah dengan keadaannya, dan memutuskan untuk tetap melanjutkan perjalanannya meskipun tidak memakai deodoran.


"Sudah selesai ya?." tanya jack ketika melihat Sindy keluar dari toilet.

__ADS_1


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengran cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰


__ADS_2