
Setelah Sindy chat dengan beberapa pria yang pernah dekat dengan nya, kini tibalah saat yang di tunggu-tunggu oleh semua wanita dengan pernikahan yang selalu dinantikan.
"Tisa, aku seharusnya sangat bahagia atas pernikahan ku, tetapi kenapa ya aku belum merasakan getaran Cinta untuk jack. Hanya saja aku sangat menikmati acara pernikahan ku ini." ucap Sindy kepada Tisa sahabatnya.
"Kenapa? Kan ini pilihan mu. Jangan sampai kamu menyesal jika kamu tidak mencintainya dan rela menikah dengan orang yang tidak kamu cinta. jangan teruskan jika kamu belum siap Sin."jawab Tisa karena Tisa sendiri belum mengenal jack.
" Aku tidak ingin merusak semua nya Tis, tapi aku sangat yakin dengan petunjuk yang di berikan Allah SWT untuk ku. Bismillah semoga ini benar jodoh yang ditakdirkan untukku." ucap Sindy membuat hatinya tetap yakin dengan apa yang sudah di lewatinya.
Sindy menikmati acara pernikahannya dengan sangat gembira dan rela meninggalkan Zain demi jack.
Acara pernikahan berjalan dengan lancar tanpa hambatan sedikit pun, tetapi sayang nya teman-teman terdekat Sindy Tidak hadir karena ada yang pulang lagi ke tempat rantauan, ada yang baru Selesai lahiran dan ada yang sedang menyelesaikan pendidikannya.
"Selamat ya Sin, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawahdah warohmah." ucap salah satu teman Sindy waktu di kota rantauan.
Ia hadir dalam acara pernikahan Sindy, selain teman nya, saat itu Bos Sindy Pak Hento juga hadir.
Padahal sebelum acara, ketika undangan di sebar, Bos Sindy sendiri sempat bilang tidak bisa hadir karena mau ke Bali.
Tetapi ini sebuah kejutan, karena Bos Sindy hadir bersama Istri nya, sedangkan Bos jack sendiri tidak dapat hadir karena Ibu nya sedang sakit.
"Eh Bapak datang. Terimakasih pak karena sudah hadir hari ini." ucap Sindy dengan senyum gembira nya, karena tamu istimewa nya dapat hadir dalam acara pernikahan nya dengan adat saprahan.
"Iya sama-sama Sin." jawab Big Bos dan istri nya.
"Kapan sampai dari Yogya nya pak, katanya mau ke Bali lagi?." tanya Sindy sambil melakukan sesi Foto bersama Bos nya.
"Tadi malam Sin, kita ngak jadi ke Bali. Ada yang harus di Selesai kan soalnya." jawab Istri Bos Sindy.
__ADS_1
"Oh begitu. Makan dulu pak, Bu." ucap Sindy dan jack karena Jack juga sangat mengenal Bos Sindy dan istri nya, karena Istri Bos Sindy adalah Adik ipar dari Bos Jack.
"Iya Sin." Bos dan Istri nya langsung menuju rumah Sindy untuk makan dan ditemani oleh Ibu mertua Sindy.
Karena Istri Bos nya 1 kecamatan dengan jack, jadi mereka sangat mengenal dengan sangat baik.
Setelah acara pernikahan Selesai, Sindy dan jack merasa lega karena hubungan nya sudah dalam ikatan yang sah dan di bulan pernikahannya Sindy juga Selesai melunasi cicilan sepeda motor yang ia kredit.
"Tisa, aku merasa tegang dan takut." tiba-tiba Sindy merasa gelisah.
"Kenapa? Apa lagi yang kamu gelisahkan Sin." tanya Tisa setelah acara pernikahan nya.
"Aku takut pada malam pertama ku nanti." ucap Sindy malu-malu.
"Haha kamu ini Lucu sekali Sin. Ya begitu lah." jawab Tisa sambil tertawa.
"Justru itu, spesialnya di malam pertama kalian memulai pacaran yang halal Sin." Tisa masih tertawa karena merasa pertanyaan Sindy yang polos.
Setelah pernikahan mereka Sindy sangat mengharapkan buah hati cinta mereka segera hadir, sebulan pernikahan mereka, Sindy telah haid, karena perasaan tidak sabar nya, ia sudah berapa Kali membeli tespeck untuk mengetahui apakah dia hamil di bulan pertama pernikahannya.
"Bang, Sindy mau beli tespeck soalnya sudah seminggu Sindy belum haid." ucap Sindy setelah sebulan menikah.
"Oh iya beli saja." jawab jack mengikuti permintaan Sindy.
Setelah membeli nya Sindy tidak sabar untuk melihat apakah hasilnya akan 2 garis merah, tetapi sayang usaha mereka belum berhasil.
Pada bulan ke 2 setelah ia menikah Sindy tidak mengecek meskipun ia tahu, saat itu ia sudah telah hampir 2 mingguan.
__ADS_1
"Bagaimana Sin, apa sekarang kamu sudah Isi." tisa bertanya apakah Sindy sudah hamil apa belum.
"Belum Tis, aku males mau cek, nanti hasil nya juga sama bakal 1 garis aja, soalnya sudah berapa Kali tes." jawab Sindy sengaja tidak ingin melihat dan takut akan gagal lagi.
"Tapi bulan ini kamu sudah haid apa belum Sin?." tanya Tisa sedikit kepo dengan kehamilan Sindy.
"Belum tis, hampir 2 mingguan aku telat haid. Mungkin belum di izin kan untuk punya anak tisa." jawab Sindy tersenyum.
"Coba tes sekarang dong Sin. Aku penasaran ni." pinta Tisa karena sangat penasaran dengan kehamilan Sindy.
"Hm, baik lah aku akan coba." jawab Sindy akhirnya melakukan permintaan Tisa.
Srtelah di cek ternyata benar Sindy hamil, dan sedikit tidak percaya, Sindy kembali melakukan tes urin nya dan hasil nya tetap sama.
Sindy merasa bahagia, karena ia bisa memberi keturunan kepada suaminya. Selama kehamilannya Sindy tidak bisa jauh dari jack sampai detik ia melahirkan juga ingin di dampingi oleh jack suaminya.
Untungnya Suaminya, siap dan siaga menemani proses persalinan anak pertama nya.
Selama 12 jam Sindy menahan rasa sakit dan jack menyaksikan kesakitan Sindy sampai detik anak nya lahir. Saat itu jack tidak bisa menahan air matanya karena melihat pengorbanan Sindy melahirkan buah hati mereka.
Sindy tidak mengetahui bahwa jack menangis saat mendengar suara anak pertama nya lahir.
Bahagia dan terharu di rasa kan oleh keluarga terutama Sindy dan jack.
Jack senantiasa berada di samping orang yang ia sayangi, kebahagiaan jack bertambah sejak anak perempuan pertama nya lahir.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengran cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰
__ADS_1
...***TAMAT***...