Akhir Cinta Sindy

Akhir Cinta Sindy
Episode 39


__ADS_3

" Iya Sama-sama pak". jawab Sindy kepada satpamnya.


Sindy langsung menuju parkiran dan duduk sebentar di atas motornya, Sindy berpikir akan pergi ke alfamart atau indomaret untuk membeli sebotol minuman dingin.


" Beli minum dulu deh baru pulang, rasa nya aku haus sekali" Batin Sindy


Ting... suara chat WhatsApp Sindy yang tidak lain dari Zain karena dari tadi setelah chat di pagi hari, Sindy belum mengabari aktivitasnya kepada Zain.


" Sin, kamu sudah selesai ya beres-beres nya? ". Tanya Zain karena ia mengetahui bahwa Sindy ingin beres-beres rumahnya.


" Iya Sudah, sekarang aku lagi di luar antar surat lamaran pekerjaan Zain". Jawab Sindy


" Lo kapan pergi nya? Kok ngak ada kasih kabar? ". Tanya Zain lagi


" Maaf ya Zain, aku sangat terburu-buru karena kakak ku baru bilang ketika aku beres-beres rumah dan kebetulan hari ini terakhir ". Jawab Sindy menjelaskan kepada Zain, untung saja Zain tidak marah lagi kepada Sindy.


" Baik lah Sin, tidak masalah, semoga nanti kamu di terima kerja ya". Zain mendoakan yang terbaik untuk Sindy.

__ADS_1


" Aamiin, Terimakasih Zain, aku mau beli minum dulu ya, setelah itu aku langsung pulang ke rumah". Ucap Sindy mengabari kalau ia akan pulang.


" Iya Sin, kamu hati-hati ya di jalan". Jawab Zain lemas baru berapa menit Chat, Sindy sudah mengakhiri chat nya itu karena ingin pulang setelah mengantarkan surat lamaran kerja nya.


Ketika diperjalanan pulang, Sindy bertemu dengan orang yang tadi melewatinya saat diperjalanan menuju kantor Bank, Sindy sangat mengenalnya, dari postur tubuhnya, nomor polisi Sepeda motornya dan jaket yang digunakannya Sindy juga mengenalinya.


Tetapi Sindy ragu untuk menegurnya, takut kalau dia tidak menghiraukan Sindy nanti nya. Kebetulan mereka sudah lama sekali tidak berkomunikasi.


Sindy tidak menyangka akan bertemu dengan pria itu, yang tadinya ragu untuk menegur, akhirnya memberanikan diri untuk menyapa pria itu.


" Hei.. Alhamdulillah baik, kamu apa kabar? ". Jawab Pria itu dan kembali bertanya kepada Sindy.


" Dari mana Mau kemana Nih ? ". Tanya Sindy kembali kepada Pria itu yang tidak lain adalah mantan kekasih nya yang paling berkesan dalam hidup Sindy.


Sesungguhnya Sindy masih sangat menyayanginya, setiap postingan mantan kekasih nya itu di sosial media selalu di pantengin.


Pernah suatu hari, Sindy mendengar cerite dari temannya yang tidak lain teman dari mantan kekasih nya bahwa dia sedang menjalin hubungan dengan adik kelas mereka.

__ADS_1


Tetapi sekarang sudah tidak lagi, karena Sindy tidak yakin dengan cerite temannya itu, akhirnya dia memberanikan diri untuk bertanya dengan sang mantan kekasih sepulang dari beli minuman karena tidak berani bertanya langsung dihadapan sang mantan.


" Dari rumah temen, sekarang Mau pulang ". Jawab Sindy berbohong karena tidak ingin pria itu tahu kalau Sindy baru saja melamar pekerjaan, karena ia belum di terima bekerja terpaksa ia berbohong.


" Oh begitu, Mau langsung pulang ya? ngak Mau Santai dulu ". Tanya mantan kekasih nya yang bernama Kenzo.


" Maaf Ken, sepertinya sekarang tidak bisa, lain Kali saja ya". Sindy menolak ajakan kenzo, yang sebenarnya Sindy menginginkan nya karena ia merasa Rindu saat-saat bersama Kenzo. Sindy menginginkan hubungannya kembali sepertinya dahulu kala.


" Baiklah kalau begitu Sin, Aku duluan ya". Ucap Kenzo sang mantan kekasih


" Iya Ken, Sampai jumpa kembali". Jawab Sindy sambil tersenyum manis kepada Kenzo.


" Iya sampai jumpa". Ucap Kenzo


" Dia terlihat tampan hari ini ". Batin Sindy, Sindy berniat untuk mendekatinya karena rasa sayang kepada Kenzo mantan kekasihnya masih dimilikinya.


Perasaan Sindy tumbuh kembali setelah bertemu sang mantan kekasih, dalam sekejap ia melupakan sosok Zain yang selalu menanyakan kabar nya.

__ADS_1


__ADS_2