
Kemudian Sindy pulang setelah membayar minuman yang dibelinya, karena saat itu Sindy sangat haus, ia minum terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanannya.
Sindy terbayang-bayang dengan wajahnya Kenzo dan mencari tahu apakah Kenzo masih mempunyai perasaan yang sama seperti dulu sejak mereka menjalin hubungan.
Batin Sindy " Mungkin tidak ya, kalau Kenzo masih mencintaiku". Dalam perjalanannya pulang dan sambil tersenyum sendiri.
Sesampainya di rumah wajah Sindy berseri-seri dan berbunga-bunga, sang kakak menyadarinya saat Sindy masuk ke dalam rumahnya dengan tersenyum sendiri dan terlihat sangat bahagia.
" Kamu kenapa Sin senyam senyum sendiri? ". Tanya kakak penasaran karena sindy asyik senyum sendiri.
" Hm... tidak kak. Aku hanya merasa senang hari ini ". Jawab Sindy sambil tersenyum lebar.
" Iya, kakak tahu itu, yang kakak penasaran adalah kenapa kamu senyum sendiri dari di luar rumah sampai masuk ke dalam. Apa penyebabnya? coba deh kamu cerita". ucap kakak yang sedang penasaran.
" Sebenarnya ..... ... ??? ". Jawab Sindy semakin membuat sang kakak penasaran.
". Sebenarnya apa? ". Tanya kakak lagi
" Sebenarnya... tadiiii.... ? ". Sindy kembali memancing rasa penasaran kakak nya sambil mengganti pakaiannya.
__ADS_1
" Apa...??? Kamu ini ya Sin, berhenti membuat penasaran kakak , sekarang cepat katakan yang sejujur-jujurnya". Ucap kakak sedikit emosi karena Sindy.
" Baiklah... maaf kan aku kak". Sindy menyatukan kedua telapak tangannya dan mengarahkan sejajar dengan wajahnya.
" Iya, cepat katakan! ". Perintah kakak
" Hee.. Kakak ingat dengan Kenzo? ". Tanya Sindy sebelum mengatakan yang sebenarnya.
" Kenzo Siapa? ". Tanya kakak yang kurang ingat.
" Kenzo mantan kekasih ku. Apa kakak ingat? ". Jawab Sindy
" Hm.... kakak". Teriak Sindy." Kalaupun dia akan menikah ngapain aku senyum-senyum sendiri". Jawab Sindy
" Ya terus apa? ". Tanya kakak
" Sebenarnya tadi sepulang dari antar lamaran kerja, aku pergi beli minuman dan kebetulan dia juga membeli sesuatu di situ kak. Ya kami mengobrol sebentar dan dia sangat merespon dengan baik kak. Kalau menurut kakak, apakah dia masih punya perasaan seperti dulu ya kak ke aku? ". Tanya Sindy mengenai pendapat kakak.
" Ya ampun Sindy... hanya mengobrol sebentar dan kamu sudah berasumsi bahwa dia masih mempunyai perasaan yang sama seperti dahulu Kepada mu? ". Jawab kakak
__ADS_1
" Ya siapa tahu masih kak". Sindy berharap lebih mengenai pertemuannya tadi dengan Kenzo.
" Ngak mungkin lah. Dia pasti masih sakit hati Kepada mu yang tiba-tiba meninggalkan dia demi pria yang lain". Ucap kakak
" Tapi kak. terlihat bahwa ia juga masih Cinta Kepada ku". Jawab Sindy dengan PD nya.
" Ya kamu coba Tanya Kan saja Kepada Kenzo , Barang Kali benar begitu". Ucap sang kakak
" Aku akan minta bantuan Tisa untuk menyanyakannya". Jawab Sindy salad sekejap ia lupa dengan Zain.
Padahal Zain sedang menunggu kabar dari Sindy, apakah Sindy sudah sampai rumah atau belum.
" Jangan begitu Sindy, apa kamu tidak malu? Kamu yang meninggalkan nya sekarang mau mencoba mendekatinya lagi? ". Ucap kakak
" Kak, perasaan ku sedang menggebu-gebu lagi kak, jadi aku berpikir untuk mencoba menarik perhatiannya, tapi sebelum itu aku akan mencari tahu tentang perasaannya Kepada ku ". Jawab Sindy
" Kamu ini kenapa Sih nekat sekali. Itu namanya kamu menjilat ludahmu sendiri". Ucap kakak, tetapi Sindy tetap dengan pendiriannya.
" Maaf kak, aku benar - benar tidak ingin melihat dia dengan wanita lain kak". Jawab Sindy egois
__ADS_1
" Hm.. belum tentu juga Kenzo masih punya perasaan dengan kamu Sin ". Ucap kakak menjengkelkan