Akhir Cinta Sindy

Akhir Cinta Sindy
Episode 55


__ADS_3

"Sekarang kita akan Foto dimana lagi ini Zain?. " tanya Sindy.


"Nanti lah kita jalan dulu sambil melihat dimana tempat yang bagus untuk diabadikan." jawab Zain berjalan mendahului Sindy.


"Coba di sini Zain, seperti nya bagus." mereka berselfi berdua dan bergaya di depan camera.


Cekrek... cekrek... cekrek...


Setelah puas mengabadikan moment berdua, mereka melanjutkan perjalanan, sebelum Pulang mereka sempat kan untuk mampir ke cafe sebentar.


"Kita mampir sebentar ke cafe ya Sin." ajak Zain ke cafe untuk minum dan ngemil.


"Ayo aku benar-benar Haus Zain." tanpa menolak Sindy langsung menerima ajakan Zain.


Mereka langsung keparkiran untuk pergi ke sebuah cafe terdekat dari danau itu, setibanya di cafe Sindy langsung memilih tempat duduk, dan duduk di samping pohon tinggi dan ada kolam ikan di depannya.


Tiba-tiba Sindy merasa lapar karena mencium aroma masukan dari cafe tersebut.


"Silahkan mbak." waiter yang datang sambil menyerah kan menu cafe tersebut.


"Terimakasih mbak." ucap Sindy tersenyum manis sambil mengambil menu yang di berikan oleh waiter nya.


"Kamu mau pesan apa Zain?". tanya Sindy sambil melihat menu yang ada.

__ADS_1


"Aku mau Kopi Special nya 1 sama Ikan nila bakar + nasi ya + Es teh aja." tiba-tiba Zain juga merasa lapar saat itu dan memesan makanan juga.


"Kalau aku minum nya Lemon tea Es sama gurame bakar + nasi." Sindy sudah tidak Sabar menyantap Ikan bakar nya.


"Baik mbak, mohon di tunggu ya mbak." ucap Waiter dan pergi.


Setelah menunggu beberapa menit kemudian pesanan mereka sampai dan mereka langsung menyantap pesanan mereka yang sudah di depan mata.


"Aaaaa.... " ucap Sindy sambil tergiur dengan bentuk Ikan bakar yang super besar itu.


"Ayo kita makan, setelah itu baru Pulang." ucap Zain sambil menggeser pesanannya didepannya.


"Ayo Zain." jawab Sindy.


"Em.. Ini benar-benar enak Zain, tidak sia-sia kita berhenti makan di sini." ucap Sindy sambil mengunyah sesuap nasi dan Ikan gurame bakar pesanannya.


"Iya Sin, ini adalah salah satu cafe ternama yang selalu ramai pengunjungnya. pengunjung yang datang ke sini dari mana-mana, bukan hanya orang kampung sini loh." ungkapan Zain mengenai cafe ini.


"Wajar saja, Dari rasa, tekstur dan kualitas nya sudah membuktikan. Ikan yang benar-benar fresh." ucap Sindy merasa puas dengan kualitas yang ada di cafe tersebut.


"Iya Benar sekali. Eh mau tambah nasi tidak?." tanya Zain melihat nasi mereka sudah habis sedangkan Ikan bakar mereka masih tersisa.


"Boleh Zain, sayang juga ini masih banyak." jawab Sindy yang masih merasa lapar.

__ADS_1


"Oke." Zain memanggil waiter nya untuk memesan nasi lagi.


Hanya berapa menit nasi tambahan mereka pun sampai dan langsung dengan cepat mereka menghabiskan pesanan mereka.


"Santai Zain makan nya, jangan buru-buru nanti keselek." ucap Sindy sambil tertawa mengejek.


"Ah Kamu Sin, jangan bercanda, makan saja punya mu." Zain yang sedang serius menikmati makanan mereka.


"Iya, iya." jawab Sindy.


Sesaat mereka terdiam karena sedang fokus dengan ikan Baker mereka dan lalapannya.


"Kenapa lalapannya tidak di makan Zain?." tanya Sindy melihat lalapan yang ada di pinggir ikan bakarnya masih Utuh.


"Aku kurang suka Sin." jawab Zain.


"Untukku boleh?." tanya Sindy meminta lalapan nya.


"Boleh dong, kalau Kamu mau." Zain memberikan piringnya beserta lalapan nya.


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nyašŸ™ jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🄰


Terimakasih semuanya salam kenal dari author🄰

__ADS_1


__ADS_2