
"Seperti nya lagi ada yang cinta lokasi ni." ucap Si Leader ketika hendak memberikan kunci mobil kepada Desi. Karena setiap orang yang mencuci di kantor, kunci nya selalu diserahkan kepada Desi.
Sindy hanya memandang Si leader, karena ia tahu pasti ia mau mengejek Sindy.
"Kenapa mandang nya begitu Sin?." tanya Desi ketika melihat ekspresi Sindy mendengar Leader nya bicara.
"Tidak kak, aku tahu pasti dia mau mengejek ku tadi." jawab Sindy memandang si leader Sinis.
"Ah sudah lah, jangan di ambil pusing dengan apa yang dikatakannya." ucap Desi.
Sekali dua Kali Sindy memaklumi, mungkin mereka hanya bercanda. Tetapi karena keseringan Si leader dan Terkadang Jack juga ikut mengejek Sindy mulai membencinya.
Di siang Hari nya, Jack masuk dari pintu depan kantor dan tersenyum kepada Sindy, sebagai rasa hormat Sindy, ia pun membalas senyum Jack tersebut.
"Ngak istirahat ya kak." tanya Jack kepada Sindy dan mulai mengejek karena Jack tahu kalau tadi panji baru saja menghampiri nya.
"Ngak Bang, langsung pulang nanti, soalnya kerja setengah hari saja." jawab Sindy.
"Oh ngak sampai sore ya." tanya Jack kembali.
"Tidak." jawab Sindy singkat.
"Oh iya kak, sekarang sudah pacaran ya kak dengan panji." tanya Jack sama dengan per tanya an leader itu.
__ADS_1
"Kenapa semua mengira aku pacaran dengan panji Sih." Sindy merasa heran, gosip mengenai kedekatannya dengan Devan yang sering di sebut panji semakin tersebar.
"Loh memang begitu kan. Iya kan Des?." Jack bertanya dengan Desi.
"Tidak." jawab Sindy.
"Tidak, itu hanya salah paham." jawab Desi.
"Benarkah. tetapi, dengar-dengar ni ya, kalian sering video call gitu." ucap Jack yang menyaksikan panji selalu Video call Sindy.
"Bukan berarti pacaran kan Bang." jawab Sindy, merasa membenci Jack yang ikut-ikutan mengejek, padahal kemarin ia menitipkan salam kepada Desi untuk nya.
"Iya, kalau benar jangan malu mengakui nya." ucap Jack membuat Sindy semakin benci.
"Kalian ini kenapa sih." Desi menenangkan Sindy agar berhenti emosi.
"Aku ngak pacaran kak." jawab Sindy.
"Iya kakak tahu. jangan gitu dong bang." ucap Desi kepada Jack.
"Iya, maaf. kan cuma bercanda." jawab Jack.
"Dengar Sin, itu hanya bercanda." ucap Desi kepada Sindy.
__ADS_1
"Iya kak." jawab Sindy melanjutkan pejerjaannya, dan Jack langsung pergi ke belakang.
Seperti biasa Si Leader memperhatikan Sindy dari jauh. Dengan siapa Sindy bicara saat di kantor juga diperhatikan oleh Leader Desi.
Batin Sindy, "Heran deh, semua mengira aku pacaran dengan panji."
"Sabar ya Sindy, mereka hanya bercanda. Semua karyawan disini memang suka bercanda kok." ucap Desi untuk membuka pikirannya agar lebih dewasa menyikapinya.
"Iya kak, Sindy mau lanjut dulu ya kak." jawab Sindy.
Setelah di ejek begitu, Sindy berusaha tetap fokus mengerjakan kerjaannya.
Setelah selesai mengerjakan tugasnya, Sindy di ajak duduk di luar bersama dengan Desi.
"Pak, Sindy izin santai di luar ya." tanya Sindy sambil menunggu tugas yang di Kirim oleh Alfero rekan kerja nya.
"Iya Sin silahkan." jawab Big Bos mengizinkan Sindy.
"Terimakasih pak." Sindy adalah salah satu karyawan pak Hento yang merasa tidak enak kalau kerja nya banyak santainya."
Itu sebabnya setiap mau santai, Sindy pasti meminta Izin terlebih dahulu kepada Big Bos nya.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nyaš jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nyaš„°
__ADS_1
Terimakasih semuanya salam kenal dari authorš„°