
" Iya Sindy, kamu makan lah duluan, aku juga sebentar lagi mau makan". Jawab Zain di WhatsApp nya
" Oke Zain". Balas Sindy
" Sini Tisa kita makan, tapi maaf ya makan apa adanya Tisa". Ucap Ibu kepada Tisa
" Tidak apa Bu, ini Sudah lebih dari cukup kok ". Jawab Tisa mensyukuri makanan di depannya
" Mari makan Tisa, jangan malu". Ucap ayah juga kepada Tisa
" Iya Pak". Jawab Tisa
Sindy sekeluarga beserta Tisa menyelesaikan makan malam mereka, Tisa yang terburu-buru menyelesaikan makan nya membuat ayah Sindy bertanya.
" Kenapa Tisa, kelihatannya kamu terburu-buru makannya? ". Tanya ayah kepada Tisa ketika melihat Tisa sangat terburu-buru untuk menyelesaikan makan malam nya
" Tidak pak, saya cuma takut larut malam, karena di jalan arah rumah saya kalau jam segini Sudah mulai sepi pak". Jawab Tisa Jujur karena saat ini tiba-tiba merasa Gelisah
" Hm... Jangan takut, selesaikan dulu makan nya, jangan terburu-buru. Bakalan banyak orang yang lewat nanti ke arah sana Tisa. Kalau kamu takut Pulang, nginap saja di sini". Ucap ayah
" Iya Tisa, nginap di sini saja lah kalau kamu takut". Ucap Sindy mengatakan hal yang sama kepada Tisa
" Hm... aku ngak ada kasi kabar Ayah dan Ibu ku Sin, nanti mereka khawatirnya". Jawab Tisa
" Di telpon tisa. Nanti biar bapak yang menghubungi ayahmu". Ucap ayah kepada Tisa
__ADS_1
" Hm... nginap ngak ya, perasaan ku tidak enak Sin". Ucap Tisa kepada Sindy
" Ya Sudah nginap saja, biar ayahku menghubungi ayahmu untuk mengabari kalau kamu nginap di sini". Jawab Sindy
" Iya, Sudah selesaikan makan kalian dengan tenang dulu ya". Ucap ayah
" Ayah Sudah selesai ya ". Tanya Sindy
" Iya Sudah, ayah Alan hubungi ayah nya Tisa ". Jawab Ayah
" Ayo nambah Tisa makan nya, jangan khawatir ya, nanti ayah Sindy Akan menghubungi ayahmu". Ucap Ibu
" Iya Bu". Jawab Tisa sambil mengambil nasi lagi karena kebetulan perutnya sedang lapar
" AAA Tambah... Tambah... ". Ucap Ibu, bersamaan dengan itu, Ayah Sindy menelpon ayah nya Tisa dan mengabari bahwa Tisa malam ini tidur di rumah nya Sindy
" Baik pak, Terima kasih pak". Jawab Tisa dengan perasaan senang mengetahui kabar tersebut.
" Iya Sama-sama Tisa". Jawab Ayah Sindy
" Akhirnya kamu bisa menginap di sini Tisa". Ucap Sindy merasa Senang
" Iya, malam Ini aku akan mengganggu mu chat dengan kekasihmu". Jawab Tisa
" Kekasih ku? Siapa? ". Tanya Sindy karena belum merasa punya kekasih
__ADS_1
" Zain lah, Siapa lagi". Jawab Tisa sambil membisikkan di telinga Sindy
". Eh kan aku dengan Zain cuma komitmen". Ucap Sindy
". Hm.. Ujung-ujungnya juga bakalan pacaran Sin, Percayalah". Jawab Tisa
" Ngomong nya jangan kemana-mana Tisa, aku kan ngak mau pacaran, langsung nikah saja biar ada sensasinya ". Ucap Sindy
" Yakin kamu? ". Tanya Tisa
" Yakin lah, Kata orang pacaran setelah menikah itu lebih menyenangkan". Jawab Sindy
" Itu kan cuma kata orang Sin, kita tidak tahu yang belum diceritakan orang buruknya seperti apa, ada baiknya kamu mengenal pasanganmu sebelum menikah".Ucap Tisa
" Tapi aku pengen nya langsung saja Tisa haha". Jawab Sindy
" Terserah kamu Sin". Jawab Tisa
" Sebentar aku chat Zain dulu". Ucap Sindy
" Kok tumben mau chat duluan? Jangan - jangan kamu Sudah mulai mencintainya". Ucap Tisa
" Ya ngak la, apa hubungan nya. Kan aku sambung chat yang tadi". Jawab Sindy
2 Menit kemudian Sindy membalas chat Zain untuk menyambung pembicaraannya.
__ADS_1
" Zain, sekarang aku Sudah Selesai makan, kamu Sudah makan belum? ". Sindy memulai chat nya setelah beberapa Menit terhenti.