Akhir Cinta Sindy

Akhir Cinta Sindy
Episode 26


__ADS_3

"Bagaimana ya Zain, aku harus jawab apa sekarang". Ucap Sindy masih bingung dengan perasaan nya.


" Sin, ikuti saja Kata hati mu Sin, aku berharap kamu bisa menerima nya". Jawab Zain


" Baik lah Zain aku mau berkomitmen tapi aku takut jika suatu saat nanti diantara kita ada yang tersakiti dan pertemanan menjadi Hilang". Ucap Sindy masih ragu mengambil keputusan ini


" Benarkah? Aku tidak bermimpi kan Sin, harapan ku terkabul. Semoga hubungan kita baik-baik saja Sindy. Jadi mulai sekarang kamu wajib kasih kabar kegiatanmu, Oke". Jawab Zain merasa senang mendengar jawaban Sindy


" Ya sudah ya Zain aku mau istrhat dulu Karina besok aku harus bangun awal". Ucap Sindy


" Baik lah Sindy, jangan lupa mimpiin aku ya". Jawab Zain mulai merayu Sindy yang sedang mengantuk


" Hm.. apaan Sih Zain, memangnya mimpi siapa dan mimpi apa bisa diatur oleh kita sendiri gitu". Ucap Sindy


" Semoga saja Sin, heee". Jawab Zain sambil tersenyum


" Hm. Terserah saja Zain, aku tidur dulu ya ". Ucap Sindy cuek Karena masih menganggap biasa saja, Sindy menganggap tidak berhubungan lebih dari seorang teman


" Iya Sin, selamat malam ". Ucap Zain


" Iya Selamat malam kembali". Jawab Sindy


" Cuek sekali Sindy menjawab chat ku. mungkin Karena Sindy sudah mengantuk, ya mungkin Karena dia sedang mengantuk". Ucap Zain sendirian di rumah nya

__ADS_1


Keesokan hari nya Sindy siap untuk mengantarkan surat Lamaran kerja bersama dengan Tisa. Tetapi Tisa sahabatnya Sindy belum menyelesaikan berkas Lamaran kerjanya.


" Tisa, apakah kamu sudah selesai mandi? ". Tanya Sindy yang baru saja terbangun dari tidur nya.


" Belum Sin, aku masih mager ni, sebentar lagi lah ". Jawab Tisa yang masih terbaring di kasurnya yang empuk


" Oh iya Tisa, tidak masalah, nanti kita berangkat nya jam 08.00 ya, jangan telat". Ucap Sindy mengingatkan Tisa untuk berangkat tepat waktu


" Jangan khawatir Sin aku akan datang tepat waktu, oke". Jawab Tisa


" Ya ya ya. Aku percaya kamu akan datang tepat waktu Tisa". Ucap Sindy yang selalu percaya dengan sahabatnya itu


" Terimakasih". Ucap Tisa tersenyum legal


Beberapa menit kemudian, tiba-tiba Tisa datang membawa berkas nya tetapi kurang lengkap.


" Sindy... ". Tisa menekan klakson motor nya sambil memanggil Sindy


" Lah sudah sampai, cepat juga ya " Ucap Sindy yang belum memakai jilbab nya


" Belum Siap lagi, padahal tadi dia juga yang bilang jangan telat". Ucap Tisa


" Aku tinggal pakai jilbab saja ini". Jawab Sindy

__ADS_1


" Baik lah, Sin berkas ku belum lengkap, kamu punya kertas polio yang kosong lagi ngak? ". Tanya Tisa


" Sebentar Tisa, aku cek dulu ya ". Jawab Sindy


" Oke Sin". Ucap Tisa


" Hm.. sepertinya Ada ni, tapi sedikit kotor Tisa ". Jawab Sindy sambil menunjukkan kertas kosong yang tercoret Tinta hitam.


" Mana? Sini berikan padaku. Hm.. sepertinya tidak masalah ini, masih bisa digunakan. Apa ini boleh aku pakai Sin". Tanya Tisa


" Oh iya tentu, pakai saja tis!. kamu ini bagaimana Sih Tis tidak menyelesaikannya di malam hari ". Ucap Sindy


" Aku tidak sempat Sin, banyak yang harus aku selesaikan tadi malam ". Jawab Tisa


" Oh begitu ya". Ucap Sindy


" Ya, sedikit lagi selesai ini, cepat lah kamu pakai jilbab mu sekarang Sin". Ucap Tisa


" Iya iya ". Jawab Sindy


" Ayo pergi, aku sudah selesai". Ucap Tisa yang sudah menyelesaikan Berkas nya


" Oke, Ayo berangkat!! Tisa Kita ke ATM dulu ya sebelum ke J&T". Ucap Sindy

__ADS_1


" Oke Siap Sin". Jawab Tisa


Mereka langsung berangkat menuju ATM Terlebih dulu, Karena hari ini Sindy akan membayar cicilan Sepeda motor yang di kreditnya 2 bulan yang lalu.


__ADS_2