
"Bagus lah Des, jadi abang tinggal makan saja tidak bau asap." jawab Jack sambil tertawa.
"Haha betul juga. Eh, Bapak belum kelihatan, dimana dia bang?." tanya Desi karena belum melihat Bos nya yang punya acara.
"Tadi sih sudah berangkat, mungkin sedang dalam perjalanan Des." jawab Jack.
"Oh oke lah kalau begitu. Makan dulu bang, kalau tunggu bapak nanti kita yang kelaparan." ucap Desi karena saat itu sudah makan siang.
"Kak Sindy mau kesana sebentar ya." ucap Sindy mengajak rekan lain untuk ke tepian pantai.
"Mau ngapain? Ngak Mau makan dulu." tanya Desi karena semua sudah mulai makan siang kecuali Jack, dan Sindy.
"Nanti kak, Sindy Mau foto-foto dulu sebentar." ucap Sindy.
"Mau abang temankan tidak?." tanya Jack yang baru sampai itu.
"Tidak perlu bang." Sindy langsung bergegas pergi ke arah bibir pantai, dan tentu saja Aiman memandangi.
Berbeda dengan Jack yang menyusul setelah 5 menit Sindy di bibir pantai dan secara diam-diam dia mengambil foto Sindy dari kejauhan.
"Mandi lah Sin." ucap Jack yang tiba-tiba sudah di belakang Sindy dan temannya.
"Ngak Mau bang, ngak bawa baju ganti dan ngak bisa renang juga Sindy." jawab Sindy kepada Jack.
__ADS_1
"Ngak bisa renang ya, ngak apalah nanti kalau tenggelam abang yang tolong." ucap Jack sambil tertawa dengan maksud bercanda dengan Sindy.
"Ih tega nya mendoakan orang tenggelam." jawab Sindy sedikit cemberut.
"Bukan begitu, maksud nya kan biar abang menolong Sindy gitu." ucap Jack mencoba membuat Sindy terkesan.
"Sindy ngak pengen Mandi bang." selang beberapa menit tiba-tiba temannya yang jaga kantin kantor menarik Sindy, Padahal Sindy sudah menolak tetapi tidak berhasil.
"Ayo." ucap yang jaga kantin, sambil menarik Sindy .
"Jangan, aku ngak tahu renang." Sindy berteriak untuk memberitahu.
"Tidak masalah, kita pegangan." ucap karyawan yang jaga kantin.
"coba deh lepaskan pegangannya sambil belajar kak." ucap karyawan kantin.
"Tidak. jangan! bawa saja aku ke tepi." jawab Sindy dengan sangat takut.
"Tunggu sebentar, tu ombaknya datang." ucap penjaga kantin, dan Jack tertawa melihat Sindy yang kesulitan diseret ombak sampai sudah di tepi saja Sindy masih terseret.
"sudah, cukup. yang ada aku ketelen air." ucap Sindy yang baru saja terseret ke tepian pantai dan akhir nya duduk.
"Kenapa tidak ke sana lagi Sin." ucap Jack mengarahkan camera ke arah Sindy.
__ADS_1
"Tidak bang, sudah cukup. Mana sekarang Sindy ngak bawa baju ganti lagi." jawab Sindy kesal karena baju nya Basah.
"Dingin ya?." tanya Jack kembali.
"Lumayan." jawab Sindy.
"Ni pakai jaket abang." sambil menyerahkan jaket nya. Tetapi Sindy tidak menerima Tawaran Jack karena takut nanti cuci bajunya tidak wangi.
"Ngak usah bang, nanti juga kering bajunya." ucap Sindy menolak.
"Lama Sin, kering nya. Ini pakai saja jaketnya." ucap Jack sekali lagi, tetapi Sindy tetap menolak.
"Tidak masalah bang." jawab Sindy.
Kemudian Sindy pergi ke pondopo karena terasa lapar, Jack dan yang lainnya juga ke pondopo.
"Ih kenapa basah-basah." ucap Desi melihat baju Sindy basah.
"Mereka kak, menarik Sindy, Mana Sindy ngak bawa baju ganti lagi." ucap Sindy.
"Bang, pinjam kan la jaketnya." ucap Desi mulai mengejek.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰
__ADS_1