Akhir Cinta Sindy

Akhir Cinta Sindy
Episode 76


__ADS_3

"Kan panji menyukaimu Sin, coklat karena rasa suka Kali. Kok diberikan ke kakak juga?." tanya Desi.


"Ya ngak apa lah bagi-bagi juga kak, nanti kalau coklat nya ada guna-guna kan kakak kena juga." jawab Sindy bercanda dan sambil tertawa.


"Kakak sih sudah ada suami, ngak mungkin kena." Desi kembali tertawa.


"Tapi kan kakak makan barang yang sama dari pemberiannya." Sindy tetap bercanda tentang coklat yang di beri panji.


Sindy tidak berani memakan nya, 2 hari kemudian baru ia makan, itupun makan coklat nya sekeluarga karena takut ada guna-guna nya.


2 hari kemudian, Sindy mengeluarkan coklat yang di beri oleh panji.


"Ada yang mau tidak?." tanya Sindy kepada Ibu dan kakak nya sambil menunjukkan coklat silver queen yang di pegang nya.


"Banyak nya kamu beli Sin?." tanya Ibu ketika melihat coklat silver queen yang di pegang oleh Sindy.


"Ngak beli bu, aku di kasih oleh seseorang yang menyukaiku itu." jawab Sindy kepada Ibu.

__ADS_1


"Di kasih oleh yang Duda anak 1 itu ya?." tanya Ibu nya.


"Kenapa ibu bisa tahu begitu?." jawab Sindy heran dengan tebakan ibu nya yang sangat tepat.


"Karena kemarin kamu bilang ada Duda yang mengagumimu, ya ibu hanya menebak saja sindy." ucap Ibu yang penasaran dan menebaknya.


"Iya benar bu, dia yang memberi kan nya kepada ku." Tebakan ibu nya Benar.


"Karena baru kemarin kamu cerita kalau ia sedang menyukai mu. Siapa lagi kalau bukan dia. Kalau Zain ngak mungkin, soalnya dia jauh." ucap ibu yang tidak meleset sama sekali.


"Hehe ibu benar sekali, si Duda anak 1 itu yang memberikan coklat ini, tapi aku tidak pernah meminta nya bu." Sindy membenarkan tebakan ibu nya.


"Iya bu, Sindy tahu itu, kalau pun Sindy ingin, sindy akan beli menggunakan uang sindy sendiri, tidak dengan cara meminta." jawab Sindy kepada Ibu nya.


"Iya Sin, ibu hanya mengingatkan kembali." ucap ibu.


"Ini kak, bu, yang mau ambil sendiri ya." sambil membuka coklat silver queen nya.

__ADS_1


"Mau lah. Apa lagi gratis aku ngak akan nolak." ucap kakak nya Sindy.


Sambil mengambil coklat nya sang kakak berkata, "Enak ya di kasih coklat, tanpa di minta, padahal belum sebulan bekerja sudah ada yang kasih begini-begini." ucap kakak sambil menyerahkan coklat nya kepada Ibu.


"Rezeki anak solehah kak." jawab Sindy tertawa.


"Hati-hati habis makan coklat kamu jadi kesemsem sendiri." ucap kakak melanjutkan candaannya.


"Berarti nanti kakak juga ikut kesemsem dong." Sindy juga bercanda kepada kakak nya.


"Haha ibu juga kena." Kakak Sindy kembali mengejek dan mengejek ibu nya juga karena masalah coklat.


"Kena ke tiga-tiga nya kita." jawab Ibu yang ikut melanjutkan ejekannya.


Mereka semua tertawa dengan keras sampai-sampai sang ayah bertanya," kalian kenapa tertawa terbahak-bahak. Apa yang lucu?." tanya ayah nya Sindy.


"Tidak ayah, ibu makan coklat nya belepotan haha." ucap Sindy berbohong karena tidak ingin ayah nya mengetahui ada yang menyukai nya dan memberi nya coklat.

__ADS_1


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰


__ADS_2