Akhir Cinta Sindy

Akhir Cinta Sindy
Episode 44


__ADS_3

" Ayah, Ibu, Sindy pergi dulu ya ". Pamit Sindy kepada ayah dan ibunya.


" Loh... Kamu mau berangkat sekarang ya Sin? ". Tanya Ibunya


" Iya bu sekarang, soalnya sudah rindu banget sama Bela dan ingin cepat-cepat melihat anaknya". Jawab Sindy Spontan


" Ya Sudah, hati-hati di jalan, jangan ngebut ya! ". Ucap Ibu


" Hati-hati Sin di jalan". Ucap ayah menyusul


" Iya siap ayah, Ibu ". Jawab Sindy tersenyum.


Sindy segera menyalakan Sepeda motornya dan pergi dengan perasaan senang, karena sudah dapat Izin pergi Sendiri ke daerah yang lebih jauh dari tempat kerjanya biasanya sangat sulit dapat Izin.


Dalam perjalanan menuju rumah nya Bela, Sindy tidak sengaja bertemu dengan Mantan Kekasihnya yang saat Itu juga berhenti untuk mengantri bensin.


" Hai... ". Ucap Kenzo yang berada tepat di samping Sindy untuk mengantri bensin.


" Hai". Balas Sindy sedikit bertingkah malu.


" Mau kemana Sin? Sepertinya jauh ni perjalanannya? ". Tanya Kenzo Mantan Kekasihnya.


" Hm... Mau ke rumah teman". Jawab Sindy sambil tersenyum.

__ADS_1


" Mau nginap ya? ". Tanya nya lagi sebelum melanjutkan perjalanan.


" Iya ni. soalnya teman ku baru saja lahiran, karena rumah nya jauh jadi rencananya akan menginap". Jawab Sindy


" Oh begitu, Hati-hati ya di jalan ". Kenzo memberi kan perhatian kecil kepada Sindy


" Iya terimakasih ken, kamu hati-hati juga ya ". Sindy membalas perhatian Kenzo


" Iya, aku duluan ya " Jawab Kenzo melanjutkan perjalanannya.


Kemudian mereka melanjutkan perjalanan kembali setelah selesai mengisi bensin motor yang di kendarainya.


" Kenzo masih Mau memberi perhatian kecil kepada ku". Batin Sindy berharap perasaan Kenzo masih seperti dulu.


Namun Sindy tidak peduli, ia tetap saja bernyanyi, yang penting hatinya senang.


Tidak terasa Sindy sudah berada dekat dengan rumah Bela, Dalam 1 jam 30 menit perjalanannya ia selalu menyanyi karena merasa happy setelah bertemu dengan Kenzo.


" Bagaimana lah dengan diri ku ini, Zain aku beri harapan. Tetapi hatiku sepertinya berat untuk merelakan Kenzo punya Kekasih. Aku harus bagaimana ya". Batin Sindy yang masih mengharapkan cinta kenzo.


Akhirnya Sindy sampai di rumah Bela, karena Bela tidak mengetahui kalau Sindy Mau menginsp di rumahnya, Bela tidak menyadari yang mengucapkan salam ternyata Sindy temannya.


" Assalamualaikum". Ucap Sindy mengucapkan salam saat berada di depan pintu rumah Bela.

__ADS_1


" Waalaikum salam, Eh Sindy, masuk nak ". Jawab Ibu Bela yang menyambut Sindy di depan pintu dan menyuruh Sindy masuk.


" Siapa Bu ? ". Tanya Bela yang lagi di Kamar nya bersama dengan bayinya.


" Ini Sindy Bel". Jawab Ibu Bela


" Sindy? Sindy ke Sini? ". Jawab Bela sambil keluar Kamar nya" Ya ampun Sindy kenapa tidak bilang Mau ke Sini? ". Tanya Bela kepada Sindy


" Sureprice.... " Jawab Sindy membuat kejutan dengan kedatangan nya. " Maaf ya aku tidak bawa oleh-oleh ke Sini Bela, Ibu". Ucap Sindy


" Iya Tidak masalah Sindy, tidak usah repot-repot". Jawab Ibu Bela


" Rencananya Sindy akan menginap bu di Sini, apa boleh bu? ". Ucap Sindy kepada Ibu Bela


" Oh ya tentu boleh dong Sin, kenapa tidak". Jawab Ibu Bela dan Bela


" Terimakasih ya bu". Ucap Sindy " Bela mana baby nya sini aku Mau gendong". Ucap Sindy teringin untuk gendong bayi bela.


" Hm sudah cocok jadi Ibu, kapan ni Mau Nikah?". Tanya Bela


" Belum ada Jodohnya bagaimana Mau nikah" Jawab Sindy


" Hm bukannya kamu sama Zain sudah berpacaran Yaa? ". Tanya Bela mengenai hubungan Sindy dengan Zain.

__ADS_1


__ADS_2