
" Kamu siap-siap lah sin, mandi dulu setelah itu kita pergi". Ucap Ibu Bela.
" Baik Bu, Sindy mandi dulu ya Bu ". Jawab Sindy sambil menikmati Kue di pagi hari.
Setelah menikmati beberapa Kue, Sindy teringat akan hp nya yang mungkin saja ada WhatsApp dari Zain.
Sindy menuju kamar tamu dan melihat hp nya ternyata belum ada pesan WhatsApp dari Zain. Sindy langsung saja mengambil handuk dan segera mandi.
***
Beberapa menit setelah Sindy mandi baru terdengar hp nya berdering.
" Selamat pagi Sin". Pesan WhatsApp dari Zain.
" Selamat pagi. Baru bangun ya Zain". Tanya Sindy yang baru saja selesai mandi.
" Iya ni, aku baru sadar dari tidur ku. Kamu lagi ngapain Sin? ". Tanya Zain kembali
" Aku baru selesai mandi, mau pergi dengan Ibu sebentar lagi". Jawab Sindy yang sedang ber siap-siap.
" Kemana? sepagi ini? ". Tanya Zain penasaran.
" Ke rumah nya Adik ibu, kamu mau ikut?".Tanya Sindy
" Oh. tidak Sin, kamu pergi saja dengan bibi". Jawab Zain menolak.
__ADS_1
" Baiklah Zain ". Ucap Sindy dan baru selesai bersiap-siap.
***
Sindy menghampiri Bela dan Ibu nya yang kebetulan Ibu juga sudah selesai bersiap-siap akan pergi.
" Bela kamu ikut juga kan? ". Tanya Sindy kepada Bela, tetapi Bela tidak bisa pergi karena anak yang masih terlalu kecil untuk di bawa.
" Tidak Sin, kamu pergi saja dengan ibuku, aku tidak bisa membawa anakku pergi jauh Sin". Jawab Bela
" Baik lah Bela, kami pergi dulu ya. janji deh kami tidak akan pulang lama ". Ucap Sindy
" Iya, hati-hati ya di jalan ". Jawab bela yang sedang menggendong bayi imut nya.
" Iya Bela". Jawab Sindy
" Ayo! ". Jawab Sindy sambil memakai sendal milik nya.
Mereka pergi tidak menggunakan sepeda motor tetapi memilih untuk berjalan dengan santai sambil menikmati udara di pagi hari.
" Enak sekali di sini, semua masih alami ". Ucap Sindy sambil berjalan melihat di sekelilingnya.
" Iya Sin, makanya Ibu senang berjalan sekitar sini, membuat Otak fresh kembali setelah pusing dengan urusan rumah tangga". Jawab Ibu.
" Iya Benar Bu, Sindy juga merasakan setelah melihat kondisinya, ini benar-benar membuat pikiran kita tenang". Ucap Sindy
__ADS_1
" Kalau kamu senang dan tenang, nginap lah lebih lama d rumah Sin! ". Ajak Ibu Bela
" Maaf bu, Sindy tidak bisa berlama-lama. Sindy harus mencari pekerjaan baru secepat mungkin". Jawab Sindy
" Memang nya kenapa? Kan mumpung belum bekerja sekarang". Ucap Ibu Bela tidak mengetahui tentang kemarahan ayah nya jika sampai Sindy tidak bekerja.
" Mumpung belum bekerja lah Sindy harus memanfaatkan waktu untuk mencari pekerjaan Bu". Jawab Sindy teringat ayah nya.
" Memang nya kapan kamu mau pulang? ". Tanya Ibu
" Besok Sindy sudah harus pulang Bu". Jawab Sindy sambil memetik bunga yang ada di pinggiran jalan.
" Cepat sekali Sin, Belum juga puas Jalan-jalan kamu sudah mau pulang". Ucap Ibu
" Nanti kan bisa ke sini lagi Bu, Ayah dan Ibu Sindy pasti menunggu Sindy pulang". Jawab Sindy
" Baiklah Sin, kalau Begitu. Itu rumah adik Ibu". Ucap Ibu menunjukkan rumah adik nya yang ada di depan mereka.
" Yang mana Bu? ". Tanya Sindy. karena melihat di depan ada 2 buah rumah.
" Itu yang paling ujung rumah adik Ibu". Jawab Ibu menunjukkan rumah adik nya.
" Oh ternyata tidak jauh dari rumah Ibu ya, jadi masih bisa berkunjung, meskipun jalan kaki". Ucap Sindy
" Iya alhamdulillah berdekatan, kalau rindu Ibu pergi Sendiri ke sini". Jawab Ibu Bela
__ADS_1
" Tapi, rumah nya di tutup Bu. Apa tidak ada orang di rumah? ". Tanya Sindy yang sudah hampir di depan rumah adik nya Ibu Bela Itu.