
" Siap Kakak". Jawab Sindy merasa senang Dan berharap akan di terima lamaran nya di kantor Bank BRI yang Kakak nya bilang.
15 menit kemudian Sindy sudah selesai mandi dan segera bersiap-siap, ia sengaja tidak mengajak Tisa karena waktu nya mepet sekali.
" Kak sekarang aku sudah siap, aku berangkat dulu ya ". pamit Sindy Kepada Kakak dan kemudian pamit dengan Ibunya yang kebetulan juga ada di dekat Kakak nya " Ibu aku berangkat dulu ya ". Pamit Sindy Kepada Ibu.
" Iya Sin, hati-hati di jalan ". Ucap Ibu dan Kakak
" Iya Ibu Siap". Jawab Sindy dan langsung mengambil kunci motor nya yang di gantung di tiang rumahnya".
Ketika ayah melihat Sindy yang menggunakan pakaian rapi dan mengambil kunci tepat di depan ayah nya, lalu ayah nya bertanya " Mau kemana kamu Sindy? ". Tanya sang ayah
" Mau antar surat lamaran ayah, hari ini terakhir pendaftaran". Jawab Sindy
" Kemana? bukannya tadi Kakak mu bilang kamu tidak pergi kemana-mana hari ini? ". Tanya ayah lagi
" iya ayah, awalnya memang tidak ada rencana Mau pergi, tapi tadi Kakak bilang hari ini terakhir pembukaan di bank BRI, jadi aku buru-buru ayah, aku berangkat dulu ayah". Jelas Sindy Kepada ayah dan sekalian pamit pergi Kepada ayah.
" Baiklah Sin, kamu hati-hati di jalan. Ingat jangan pulang terlambat". Ucap ayah mengingatkan Sindy tentang hal itu.
" Iya ayah". Jawab Sindy dan bergegas pergi sendirian tanpa ditemani Kakak nya atau pun Tisa temannya.
__ADS_1
Sepanjang perjalanan Sindy merasa kesepian karena tidak ada temannya bicara, sungguh membosankan dan akhirnya Sindy bernyanyi untuk menghilangkan rasa bosannya.
Sekitar 20 menit perjalanan tiba-tiba Sindy di lewati oleh pria yang sangat dia kenal, tetapi Sindy tidak menghiraukan, karena masih ragu apakah pria yang melewatinya adalah orang yang di kenalnya.
Sindy tetap bernyanyi menikmati Nada musik yang dilantunkannya dan tidak terasa Sindy sudah hampir sampai di kantor Bank.
5 menit kemudian...
" Akhirnya aku sudah sampai". Sindy mematikan mesin motor nya dan menghampiri satpam Kantor Bank BRI itu dan bertanya " Permisi pak ". Ucap Sindy
" Iya Mbak, ada yang bisa saya bantu? ". Tanya satpam itu melihat Sindy berpakaian rapi dan menggunakan flatshoes.
" Saya Mau Tanya pak, apa benar di sini sedang mencari karyawan pak ? ". Tanya Sindy dengan satpam yang sedang duduk di kursi khusus ruang satpam itu
" Baik pak, Terimakasih pak". Ucap Sindy dan langsung menuju ruang tersebut.
" Iya Sama-sama ". Jawab Satpam sambil melayani customer yang mau masuk ke dalam.
Setelah sampai di ruang HRD yang kebetulan di dalam ruangan ada Ibu-Ibu berpakaian serba biru yang sangat ramah dan murah senyum.
Tok... Tok... Tok. Sindy mengetuk pintu ruangan Ibu HRD nya.
__ADS_1
" Permisi" Ucap Sindy sambil mengetuk pintu.
" Iya, Silahkan masuk ". Ucap Ibu HRD tersebut " Ada yang bisa saya bantu mbak". Tanya Ibu HRD itu kepada Sindy.
" Begini bu, apa benar disini lagi membutuhkan karyawan? ". Tanya Sindy terlebih dahulu sebelum menyerahkan berkas lamaran pekerjaan nya kepada Ibu HRD.
" Iya Benar mbak, hari ini terakhir Mbak". Jawab Ibu HRD Itu.
" Untuk penyerahan berkas nya di ruang mana ya bu? ". Tanya Sindy lagi
" Disini mbak, ada bawa berkas nya? ". Tanya Ibu HRD nya
" Iya ada bu, ini Bu". Sindy menyerahkan berkas lamarannya.
" Baik mbak, nanti akan kami hubungi kembali untuk selanjutnya". Ucap Ibu HRD Bank.
" Baik bu, kalau begitu saya permisi ya bu". Ucap Sindy
" Iya Mbak". Jawab Ibu HRD
Kemudian Sindy meninggalkan ruangan tersebut dan langsung turun ke lantai bawah menuju pintu keluar kantor Bank, tentu saja ia menemui satpam tadi di depan Pintu.
__ADS_1
" Terimakasih mbak ". Ucap satpam kepada Sindy karena ia sudah mengarah ke Pintu untuk keluar.