AKU BUKAN PENJAHAT YANG MULIA

AKU BUKAN PENJAHAT YANG MULIA
CHAPTER 23


__ADS_3

setelah menempuh perjalanan jauh, akhirnya aku sampai di kamp perajurit...



saat aku turun dari kereta, para prajurit itu terus menatap ke arahku dengan sinis.


aku sudah menduga itu, mereka pasti berpikir bahwa seorang anak kecil yang berumur 10 tahun pasti tidak akan bertahan lama dan tidak akan berguna bagi mereka.


tapi, aku tidak akan menyerah, aku akan berusaha bertahan hidup, supaya aku bisa pulang kembali kepada adikku.


karena aku mempunyai bakat dalam membuat racun, meski tidak terlalu handal.


aku akan menggunaka bakatku ini untuk bertahan hidup, jika tidak bisa menggunakan pedang atau panah, aku bisa menggunakan racun yang ku buat.


karena perang akan di mulai 4 hari lagi, aku harus segera mencari bahan-bahannya.


untung saja kamp tempat kami berada dekat dengan hutan....


aku pun pergi mencari tanaman-tanaman yang beracun.


di sinilah awal mula aku bertemu dengan dia...


aku sudah menemukan tanaman bunga, liberta, amoon, rebbeca, wilse, dan jamur ruby.




itu semua adalah bahan-bahan untuk membuat racun.


racun yang ku buat bernama, arabikruby, racun yang cukup mematikan, jika terkena kulit, maka kulit yang terkena racun akan melepuh seperti kertas basah, dan jika racun ini di gunakan dengan cara di minum, maka akan membakar organ bagian dalam.


dan 89% orang yang terkena racun ini tidak selamat dan akhirnya meninggal, dalam keadaan tubuh yang melepuh.


aku harus segera kembali ke kamp dan membuat racun.


ketika aku kembali ke kemp, di perjalanan tepatnya di dekat sungai, aku melihat seorang laki-laki .


laiki-laki itu adalah brayen, dia menoleh ke arahku...


wajahnya memang terlihat dingin, tapi ketika aku memperhatikan dia lebih jelas, aku melihat ada kesedihan di wajahnya...



" apa kau anak yang di kirim count? "


brayen tiba-tiba bertanya....

__ADS_1


" iya anda benar " aku menjawab dia dengan sopan


" ternyata, banyak orang tua yang mendorong anaknya untuk mati " ucap brayen rendah


" biarpun begitu, saya akan tetap berusaha untuk bertahan hidup, karena saya masih memiliki seseorang yang berharga. "


" ha..


" orang yang berharga....


dia berpikir keras.....


" maaf, apa aku boleh pergi " aku bertanya


aku harus pergi karena harus membuat racun...


" kau boleh pergi " jawabnya datar...


aku berbalik pergi, ketika aku sudah cukup jauh darinya, aku mendengar suara air...


' byurrrrr '


itu seperti seseorang yang terjatuh ke dalam air...


aku berlari kembali ke tempat dia berdiri, dan benar saja dia menjatuhkan dirinya ke dalam sungai itu..


aku pun ikut masuk untuk menolongnya, dia bisa mati karena kehabisan nafas.



aku berusaha menariknya, keluar dari dalam air.



stelah aku menariknya keluar dari dalam air, aku membaringkan dirinya, dan menekan dadanya,supaya air yang masuk, keluar dari mulutnya..


" heiii.. bangun....apa kau gila " teriakku


dia masih belum sadar, saat aku menekan dadanya lagi, dia akhirnya bangun walaupun terlihat lemas.



" apa kau gila, kau hampir mati kehabisan nafas. "


" kenapa kau menolongku ? " tanya dia lemas


" apa aku harus diam jika ada seseorang yang tenggelam di depan mataku ? "

__ADS_1


" kau seharusnya pergi saja,,,dan jangan berbalik...jadi aku bisa mati dengan tenang di sini "


dia berbicara seolah mati itu adalah pilihan yang paling baik.


" apa kau tidak merasa kasihan kepada orang yang menunggumu pulang?, mereka pasti mengharapkan kepulanganmu "


" menungguku? mengharapkan kepulanganku!siapa?.... aku tidak punya seseorang yang akan menungguku pulang, mereka berharap aku mati di sini "


" pasti ada yang menunggumu pulang, pasti "


" mungkin memang ada, itu adikku. hnya adikku " jawabnya datar


" tapi aku sudah tidak ada tujuan hidup, aku sudah cukup tersiksa di sini "


" jangan cepat menyerah, jika anda sama seperti saya, dan memiliki seseorang yang berharga, maka bertahanlah dan jadikan seseorang yang berharga itu sebagai tujuan hidupmu. "


" .... "


dia hanya diam....


" aku yakin kau pasti bisa melewati semuanya....


ketika aku menatapnya lagi, dia sudah pingsan, saat aku mencoba membangunkannya


" yang muliaaaaa....


aku mendengar teriakan seseorang dari jauh...


itu adalah prajurit kekaisaran.....


aku bersembunyi di semak-semak. untuk memastikan siapa yang mereka cari....


mereka terlihat mendekati anak laki-laki itu...


" yang muliaaaa " teriak seorang prajurit


" yang muliaaa pangeran ada di sini, beliau pingsan "


" jadi anak itu adalah pangeran.....


...----------------...


BERSAMBUNG...........


MAAF JIKA CH INI KURANG ENAK DI BACA, KARENA SAYA LAGI DARING, JADI PIKIRANNYA CAMPUR ADUK.


UDAH KAYA GADO-GADO AJA😂

__ADS_1


OKE, SEE YOU NEXT CHAPTER....



__ADS_2