AKU BUKAN PENJAHAT YANG MULIA

AKU BUKAN PENJAHAT YANG MULIA
CHALTER 46


__ADS_3

tensis kembali ke istana dengan hasil yang memuaskan, taran mengurung count ferdi di penjara khusus dengan sihir yang sangat kuat melebihi siapapun.



" lepaskan aku!!!...


" kau akan menerima akibatnya jika mengurungku lagi !!!! "


count terus berteriak di dalam penjara itu, dia mungkin sudah gila.


...----------------...


tensis yang membawa tabib tersebut dengan cepat membawanya ke istana brayen.


untuk segera mengobati brayen yang semakin lama kondisinya semakin memburuk.


" tolong kau periksa yang mulia raja.... " ucap tabib biasa yang ada di dalam kamar itu.


tansis menambahkan...


" anda, harus memeriksanya dengan benar " ucap tensis.


tabib muda dengan rambut pirangnya dan mata birunya menjawab dengan sopan.


" saya akan berusaha sebisa mungkin, dan saya akan mengeluarkan seluruh kemampuan saya " ucap tabib itu



tabib itu mulai memeriksa brayen dengan sihir agung miliknya.


tabib yang bernama daniel etiol, mulai merapal mantra dan tangannya perlahan di arahkan ke dada brayen, cahaya hijau keluar dari tanganya .



cahaya itu masuk ke dalam dada brayen, brayen breaksi.


' huuukk.....ugh' Mata tertutup brayen bergerak seperti tersentak.


badannya gemetar tak karuan.


daniel dengan serius memperhatikan brayen.


daniel menggelengkan kepalannya.


dan dia pun akhirnya mendiagnosa, bahwa brayen terkena serangan mana.


" yang mulia.....


" terkena serangan mana...


tensis yang mendengar itu, segera menyuruh semua orang yang ada di kamar brayen untuk keluar, kecuali daniel.

__ADS_1


" keluar semuanya, kecuali daniel. " ucap tensis


semua yang ada di ruangan itu keluar dari kamar brayen kecuali daniel.


" apa ini sangat rahasia " tanya daniel


" yaa, hal itu sangat rahasia, jika kau membocorkan rahasian ini, aku tidak bisa menjamin jika lehermu masih aman di tempatnya " ucap tensis serius


" saya adalah tabib, semua privasi orang yang saya obati, tidak akan pernah bocor, itu prinsip saya " ucap daniel.


" entahlah kita lihat saja...


" saya ingin bertanya, apa yang mulia memang memiliki mana yang khusus ? " tanya daniel


| aku tidak mau memberi tahu soal ini, tapi aku tetap harus memberi tahunya, karena ini demi keselamatan yang mulia | pikir tensis.


" ya, beliau memiliki mana khusus, mana itu tertanam di jantungnya, mana yang sangat besar. tapi, itu sudah tersegel selama hampir 10 tahun " ucap tensis


" dan sekarang segel itu perlahan mulai retak,bahkan sudah lama retak, aku merasakan bahwa mananya mulai menyelimuti jantungnya " ucap daniel serius



" apa kau yakin ? " tanya tensis cemas


| itu sudah retak sejak lama, tapi kenapa? | pikir tensis


" saya yakin , jika di biarkan. mananya akan meluap dan mungkin saja nyawa yang mulia tidak akan tertolong lagi " ucap daniel


" jika yang mulia memang ingin bertahan, maka beliau tidak akan separah ini, beliau bahkan sudah tidak ingin bertahan. "


mendengar hal tersebut tensis kesal dan menerjang kerah daniel.


" jangan bicara yang tidak - tidak !!!!! " teriak tensis


| beliau tidak mungkin seperti itu | pikir tensis


" saya melihatnya sendiri rohnya berkeliaran tanpa arah, dia tidak mau kembali " ucap daniel santai.


" aku tidak percaya!! " ucap tensis kesal


" itu terserah anda, tapi beliau memang tidak ingin hidup, sebenarnya apa yang terjadi ? "


tensis menggertakan giginya dan mengepal tangannya.


" kau tidak boleh tahu terlalu dalam " ucap tensis


" ya saya tidak akan memaksa....


daniel mengeluarkan potion ungu, mungkin itu adalah ramuan yang dia buat.


__ADS_1


" tolong berikan ramuan ini kepada beliau, ini merupakan ramuan untuk menenangkan mana, agar mana tersebut tidak terlalu meluap "


| jika mana sebesar itu meluap maka itu akan membentuk sebuah gumpalan sihir sehingga akan meledak kapanpun, ledakan itu akan sangat dahsyat, itu tidak boleh terjadi |.pikir daniel.


" apa kau yakin ini akan berguna ? " tanya tensis


" cari alasan yang mampu membuat beliau bertahan, mungkin itu akan lebih membantu " ucap daniel dan pergi dari ruangan brayen.


" tunggu!!! " panggil tensis


daniel berhenti dari langkahnya dan berbalik.


" apa ada hal lain lagi? " tanya daniel


" kau tidak boleh pulang, sebelum yang mulia raja sembuh total " pinta tensis


" baiklah, sepertinya anda memang tidak percaya kepada saya " ucap daniel


" ........ " tensis hanya diam.


dan daniel pergi dari ruangan itu..


" yang mulia, kerajaan akan kacau jika anda tidak bangun " ucap tensis putus asa.


| mana yang di segel sudah retak dan itu sudah lama, apa saat beliau kehilangan adiknya , dan retakan itu semakin membesar karena yang mulia ratu pergi, sehingga itu memicu semua retakan itu. | pikir tensis


" padahal beliau sudah cukup kuat menahan semuanya " ucap tensis


...----------------...


alex dan viktor pergi dari istana brayen, dia pergi mencari rose sejak tensis meninggalkan istana, karena alex tahu, bahwa brayen tidak mungkin bertahan hanya dengan bantuan tabib.


" viktor, apa kau yakin dia pergi ke arah sini " tanya alex sembari menunggang kuda


" ya yang mulia, taran bilang bahwa yang mulia ratu rose memang pergi ke arah sini " ucap viktor .


" kita harus cepat " ucap alex


| jika brayen mulai gila, mana dalam tubuhnya akan ikut menggila | pikir alex


...----------------...


BERSAMBUNG.....


JANGAN LUPA LIKE DAN COMMEN...


MAAF KEMARIN SAYA GAK UPDATE😁


spoiler " tolong kembali lah ke istana......


__ADS_1


__ADS_2