
alex yang sudah keluar dari kerumunan dengan cepat menghampiri rose, dan menggenggam tangan nya.
" rose!!, kau tidak boleh pergi " ucap alex dengan helaan nafas berat.
" lepaskan aku, alex " pinta rose.
semua rakyat yang ada di sana memperhatikan mereka.
julius pun menyadari itu, dia pun tidak bisa menutup matanya atas apa yang terjadi.
" sebaiknya kita bicarakan ini di istana, tidak baik membicarakan masalah kalian di sini. " ucap Julius
" ya, sebaiknya kita kembali ke istana, festival hari ini kita akhiri saja " Wilson menambahkan
rose pun menyadari bahwa tidak baik bagi dirinya membuat masalah di kerajaan orang lain, apalagi jika masalahnya di ketahui oleh rakyat kerajaan moniquee.
" baiklah, aku akan berbicara denganmu alex " ucap rose
" haaaaah...akhirnya " alex menghela nafas lega
mereka akhirnya pergi ke istana moniquee, dengan di akhirinya festival.
para rakyat banyak bertanya-tanya, mengapa festival itu di adakan dengan singkat dan tanpa pemberkatan.
tapi, untungnya felix menangani semuanya sehingga, para rakyat moniquee, tidak curiga atas apa yang terjadi.
...----------------...
di istana turnatara, tepatnya di kamar brayen...
brayen masih terbaring tidak sadarkan diri, sesekali alisnya mengerut,karena menahan rasa sakit akibat dari mana yang masih meluap,semakin lama wajahnya semakin pucat, bibirnya seperti lilin yang putih.
melihat hal tersebut tensis, daniel dan taran semakin khawatir.
apalagi, ibu suri sudah angkat bicara mengenai urusan negara.
" bagaimana ini? kenapa obat yang kau beri tidak ampuh sama sekali? " gerutu tensis.
" seharusnya ramuan itu sudah cukup menahan retakan segel tersebut, tapi sepertinya, yang mulia sendirilah yang menyerah. " ucap daniel.
" apa tidak ada cara lain ? " tanya taran
" bukankah kau seorang ahli sihir istana? " tanya daniel
taran dengan cepat menjawab
" ya kau benar, aku adalah ahli sihir, tapi bukan di bidang kedokteran " ucap taran
" tidak, bukan itu maksud saya ". ucap daniel
" jadi apa maksudnya? " tanya taran
" apa kau bisa menampung setengah dari mana yang mulia? " tanya daniel
" itu tidak mungkin , karena mana yang mulia, tidak bisa di bagi-bagi menjadi setengah, jika ingin mengambilnya, mana tersebut harus di ambil semua, tapi itu membutuhkan wadah yang kuat, tidak sembarang wadah yang bisa menampung mana tersebut. " jelas taran
__ADS_1
" ibu suri sudah mulai mengungkit urusan negara, kita tidak bisa menutup-nutupi keadaan beliau yang sedang sakit, para bangsawan sudah bertanya-tanya kemana yang mulia raja. karena setiap mereka ingin melakukan pertemuan,kita selalu berdalih bahwa yang mulia raja sedang sibuk, tapi nyatanya tidak. " ucap tensis.
" kau benar, tensis " ucap taran
" yang mulia harus menahan rasa sakitnya dan berjuang sendiri jika memang beliau ingin hidup. " ucap daniel.
...----------------...
di istana kerajaan moniquee...
setelah raja Julius meminta mereka untuk menyelesaikan masalahnya di istana,mereka akhirnya di beri waktu berdua di sebuah ruangan.
agar mereka bisa berkomunikasi lebih bebas dan nyaman.
ruang tamu, tempat di mana alex dan rose berbincang.
" kenapa kau mengejar ku sampai ke sini ? " tanya rose
" kenapa tidak?!! " ucap alex
" apa ini perintah brayen ? " tanya rose sedikit kesal
" kau tidak tahu, apa yang terjadi saat kau meninggalkan dia waktu itu " ucap alex
rose diam tidak bicara, dia tidak tahu apa maksud alex.
" apa kau tidak bisa memberikan satu kesempatan kepadanya ? " tanya alex sedikit berharap.
" tidak, aku sudah bilang bahwa aku tidak ingin terlibat dengannya lagi " ucap rose tegas.
" kau tidak tahu, bahwa dia sangat kesepian dan menderita pada saat itu, pada saat kau pergi dari medan perang, dia dengan ganas membabi buta mencarimu, sampai-sampai dia menentang perintah raja terdahulu demi mencarimu, tidak hanya itu."
" demi mencarimu, dia mengabaikan semua urusan negara, dia minum minuman keras setiap malam, dia bilang, dia akan melihat dirimu jika dia meminum semua minuman keras. "
" tidak hanya itu, dia bahkan selalu datang ke danau di mana kalian pertama kali bertemu "
rose tidak percaya dengan apa yang di ungkapkan oleh alex, dia berpikir bahwa ray tidak mungkin seperti itu.
" kau tahu, bagaimana dia saat adiknya meninggal waktu itu, apa yang kau lihat dari dirinya selama ini ? " tanya alex
" dia hanya berusaha melampiaskan semuanya kepada orang yang dia anggap salah " tebak rose.
" kau salah, dia sedang mencari tujuan hidupnya, dia pikir tujuan hidupnya adalah membalaskan dendam adiknya, tapi alangkah buruk takdirnya yang harus di permainkan oleh sihir, sehingga membuat semua menjadi kesalahan. "
" percaya lah dia hanya di permainkan oleh sihir ".
" berhenti alex !! " teriak rose
" tolong, jangan memaksaku untuk kembali kepadanya " ucap rose.
" kenapa? " tanya alex
" dia sudah memiliki perempuan yang dia cintai, aku tidak mau menghalanginya dengan berharap...
__ADS_1
" dia tidak mungkin melirik wanita lain, selama aku menjadi sahabatnya, tidak ada wanita yang bisa membuat dirinya segila itu, jika bukan dirimu, dia tidak pernah jatuh cinta , apalagi di cintai oleh seseorang, dia menganggap dirimu sebagai orang yang di cintainya lebih dari siapapun . " ucap alex
" lady viona, adalah cintanya !! " rose kekeh.
" semua itu hanya sandiwaranya saja, lady viona sendiri yang bicara kepadaku, bahwa brayen hanya meminta dia untuk bersandiwara " alex tegas.
rose kaget mendengar itu semua, brayen ternyata hanya bersandiwara dengan lady viona.
" apa? " rose kaget, dia tidak tahu harus bicara apalagi.
" semua itu sandiwara, tensis pun bilang kepadaku. dia tidak pernah melupakanmu "
" jadi kembalilah ke istana sekarang.....
sebelum alex menyelesaikan pembicaraannya,rose memotongnya.
" tidak, meski dia tidak melakukanya, aku tidak mau kembali, aku takut dia akan lemah menghadapi ibu suri, aku takut, ibu suri akan memanfaatkan ku lagi seperti dulu." ucap rose kekeh
" dia sekarat sekarang........dan kau masih tidak mau kembali " ucap alex sedikit tegas
rose yang mendengar kata sekarat dengan cepat bertanya.
" apa maksudmu sekarat ? " tanya rose bingung dan khawatir.
" kau tahu segel yang ada dalam jantungnya? "
" ya aku tahu, dia memiliki mana yang banyak di jantungnya "
" setelah kau pergi, kondisi brayen memburuk, segelnya rusak, aku tahu brayen tidak akan bertahan jika kau tidak mendukungnya "
" kau bohong kan ? " rose masih tidak percaya dengan alex
" aku berani bersumpah atas nama kerajaanku dan tahtaku. " alex bersumpah bahkan dengan nama kerajaan dan tahtanya.
rose yang mendengarnya akhirnya percaya, sumpah yang alex sebutkan bukan sumpah biasa, itu adalah sumpah yang mempertaruhkan kerajaannya dan tahtanya.
" jadi, dia sekarat, bagaimana keadaanya sekarang " tanya rose khawatir
" entahlah, aku belum mendengar lagi kabar tentangnya " ucap alex
" lebih baik kau kembali sekarang ke istana, dia membutuhkanmu " ucap alex meyakinkan
rose pun akhirnya memutuskan untuk kembali ke istana, karena dia khawatir dengan brayen.
seberapa besar amarahnya kepada brayen, dia tidak bisa membencinya dan tidak bisa mengabaikannya.
" baiklah aku akan kembali ke istana " ucap rose.
...----------------...
BERSAMBUNG................
JANGAN LUPA LIKE DAN COMMEN
" Kamu hanya mencoba meninggalkanku. Jadi mengapa kamu khawatir?........
SEE YOU NEXT CHAPTER.......
__ADS_1