AKU BUKAN PENJAHAT YANG MULIA

AKU BUKAN PENJAHAT YANG MULIA
CHAPTER 45


__ADS_3

brayen tiba-tiba diam tanpa suara, badannya sedikit terhuyung-huyung.


pandanganya buram....


| ughh.....jangan sekarang | batin brayen


rose yang melihat brayen diam tidak bergerak, dia mengambil kesempatan untuk melarikan diri.


dia segera menaiki kudanya...


" rosee!!! " panggil brayen berusaha menghentikan rose


| ugh....kepalaku sangat berat...aku tidak bisa berjalan dengan benar | batin brayen kacau


rose pergi dengan kudanya, sedangkan brayen, dia berusaha untuk mengejar rose, tapi untuk menaiki kudanya saja itu terasa sulit, karena sakit kepalanya semakin parah, dan pandangannya semakin buram.


"rose"


brayen memanggil nama istrinya dengan tatapan tidak fokus, dia berjalan terhuyung-huyung, dan berusaha mengejarnya


"Jangan pergi. rose. Kamu tidak bisa pergi." ucap brayen lemas


brayen kehilangan akal, dia mulai tumbang perlahan dan pingsan.



prajurit , tensis dan alex . yang menemukannya tergeletak tak sadarkan diri, mulai berlari dengan ketakutan.


" yang mulia!!!!......" panggil tensis panik


" brayen !! " panggil alex


" cepat bawa yang mulia kembali ke istana!!!! " tensis memberi perintah dengan panik


" kita harus segera membawanya....." ucap alex


| tubuhnya mengeluarkan banyak keringat dingin, kau terlalu memaksakan diri brayen. |pikir alex


brayen di bawa ke istana, dengan cepat. untuk segera di obati.


...----------------...


2 hari kemudian.......



di wilayah atalenta siang hari.......


count yang berhasil kabur karena bantuan dari ibu suri, dia sekarang hidup secara sembunyi-sembunyi, karena wajah dirinya terpampang di setiap penjuru kerajaan.


dia hidup di gubuk tua di pinggiran desa, di wilayah atalenta, wilayah di mana rakyatnya hidup secara sederhana.


mayoritas masyarakat di sana bekerja sebagai seorang tabib/dokter, karena di wilayah tersebut banyak tanaman obat.



" jika tahu hidupku akan seperti ini, lebih baik aku bunuh saja perempuan sialan itu. " count mencela rose..


count sengaja di lepaskan oleh ibu suri karena dia masih membutuhkannya.


count yang takut jika dirinya tertangkap dia hanya diam di gubuk tua itu dengan makanan seadanya.


count merasakan rasa lapar hingga perutnya sakit, tentu saja dia di beri makan setiap hari oleh ibu suri melalui bawahannya yang bernama janet.


tapi hari ini count sangat lapar, dia nekat keluar dari gubuk itu, sepertinya count berencana membeli beberapa makanan dengan mengandalkan satu koin perak yang dia punya.


" sialan, dulu aku mempunyai banyak uang, sekarang koin emas pun tidak ada, awas saja kau carla (rose ) , ini semua karena dirimu dan adikmu yang menjijikan itu, sekarang hidupku jadi sulit seperti ini " count terus meludah tentang rose, dia marah kepada rose karena tidak membantunya.


" dia bisa menjadi ratu berkat diriku, tapi dia tidak tahu cara membalas budi. hanya karena aku membunuh adiknya yang tidak berguna itu dia langsung mengirimku ke penjara, tidak hanya itu, bahkan asetku di ambil oleh kerajaan."


" nenek tua itu hanya memberi makan satu kali sehari, aku bahkan hanya di beri gubuk tua ini , brengsek "


count terus bergumam kesal, dia pasti tidak tahan hidup seperti itu, dulu dia hidup dengan mewah dan nyaman.

__ADS_1


tapi, sekarang hidupnya lebih bisa di bilang sebagai tikus yang selalu bersembunyi di


gorong-gorong.


' kruyuuukkk ' suara perut lapar..


" ughhh, pelayan itu belum juga mengirimkan makanan, aku tidak tahan lagi, lebih baik aku keluar dan mencari makanan "


count nekat keluar dari gubuk, dia memakai jubahnya dan keluar dari gubuk tersebut.


count mengamati situasi di sana, dia tidak mau tertangkap lagi.


di sana banyak orang berkeliaran, kenapa tidak?


karena count nekat pergi ke pasar hanya untuk membeli roti gandum.


" aku harus cepat kembali, setelah membeli roti " gumam count


count melihat toko roti yang murah di seberangnya.



count tidak tahu bahwa keputusannya untuk keluar dari persembunyiannya. merupakan keputusan yang salah.


tentu saja, ketika dia akan menyebrang....


tiba-tiba saja dia melihat prajurit kerajaan, bahkan tensis pun juga ada di sana.


| kenapa mereka ada di sini, seharusnya mereka ada di istana | pikir count panik.


count segera mundur perlahan dia mencoba melarikan diri lagi.


dia mundur perlahan, perlahan....


" heyy...coba tangkap aku... " seorang bocah yang sedang bermain, berlari ke arah count dan menabraknya.


' daaak ' suara tabrakan


tensis dan prajurit tertarik dengan suara itu, mereka memperhatikanya.


" sialan, dasar bocah brengsek " count meludah kasar.


count tidak sadar bahwa jubahnya terbuka, sehingga wajahnya terlihat jelas.


" ehhh, bukan kah kakek adalah orang yang ada di lukisan itu......


bocah itu bicara keras sambil menunjuk ke arah lukisan yang tertempel di dinding.



tensis dan para prajurit mendengar itu, dan segera bergegas untuk menangkap count


" stttttttt...bocah sialan " count berbisik.


" tangkap count ferdi cepat!!!!! " perintah tensis


" BAIK!!! "


count mendorong bocah itu dan mencoba pergi, tapi dia terlambat..


saat dia hendak melangkah, busur panah sudah melesat ke kakinya.


' ahhhhkk ' teriakan vount


sehingga dia tidak bisa berjalan, dia terus merangkak berusaha untuk pergi.


" aku harus pergi.....


tapi, para prajurit membekuknya dan merantainya ...


" kau tidak bisa lari lagi ....." ucap tensis


begitulah count ferdi tertangkap..

__ADS_1


dan....


bocah yang menemukan count ferdi di beri imbalan besar.


...----------------...


kilas balik 2 hari yang lalu setelah brayen di bawa ke istana...◀


di istana kerajaan malam hari......



setelah brayen di bawa ke istana, karena kondisinya yang memburuk hingga tak sadarkan diri.


semua orang panik, kecuali ibu suri.....


tensis menyuruh semua tabib istana untuk segera mengobati brayen.


tapi, saat itu para tabib terbaik istana sedang pergi ke wilayah lain, karena hari itu merupakan hari tabib.


hari tabib, merupakan peraturan yang di buat oleh brayen ketika dia naik tahta.


brayen melihat rakyatnya menderita karena penyakit.


dan mereka hanya di bantu oleh tabib biasa dengan biaya yang mahal.


dia tidak tahan dengan itu....


maka dari itu dia membuat peraturan..


bahwa setiap bulan akan ada hari tabib....


dimana para tabib istana yang terbaik akan menelusuri wilayah lain untuk membantu orang yang membutuhkan bantuannya secara gratis.


" ajudan, sepertinya kondisi beliau cukup menghawatirkan, kita harus segera memanggil tabib lain, karena sepertinya tidak cukup hanya dengan tabib biasa seperti kami" ucap salah seorang tabib.


" kau benar....." tensis cemas..


| jika saja hari ini bukan hari tabib, mungkin saja beliau bisa segera di obati oleh tabib istana | pikir tensis cemas..


" apa kau yakin semua tabib istana pergi ke wilayah lain ? " tanya alex


" sepertinya begitu, kita harus secepatnya menemukan tabib lain yang setara dengan tabib terbaik istana " ucap tabib itu


" jika aku memanggil tabib kerajaanku kemari, itu pasti akan membutuhkan waktu yang lama " ucap alex


" benar yang mulia, kondisi yang mulia raja sudah buruk, yang mulia bahkan tidak mau makan dan minum....kita harus segera mencari tabib lain " jelas tabib itu.


" sepertinya aku pernah mendengar bahwa di wilayah atalenta ada seorang tabib yang sangat terkenal, wilayah itu cukup dekat, kita hanya membutuhkan waktu 2 hari untuk sampai... " ucap tensis


" kalau begitu 2 hari sangat cukup, saya yakin beliau bisa bertahan sampai saat itu... "


berbeda dengan alex, dia tidak yakin bahwa brayen akan bertahan.


| aku tidak yakin, mungkin tabib terbaik sekalipun yang datang , dia tetap tidak mau bertahan , karena yang membuatnya bisa bertahan hanyalah rose. | pikir alex


" aku akan pergi ke atalenta, semua tanggung jawab saya akan di serahkan pada taran selama 2 hari. dan tolong yang mulia raja leopard, jaga yang mulia raja " ucap tensis


" kau tenang saja, dia sahabatku... " ucap alex


sebelum pergi ,tensis memerintahkan agar merahasiakan keadaan brayen saat itu, jangan sampai orang lain mengetahui bahwa raja turnatara sedang dalam kondisi yang tidak baik.


dia takut akan ada musuh yang memanfaatkan situasi, dan melakukan penyerangan.


segera setelah itu dia pergi ke atalenta untuk menjemput tabib itu...


ternyata tensis mendapat dua keuntungan, dia menangkap count dan juga berhasil membawa tabib tersebut..


...----------------...


BERSAMBUNG...............


JANGAN LUPA COMMEN DAN LIKE

__ADS_1


SEE YOU NEXT CHAPTER.....



__ADS_2