AKU BUKAN PENJAHAT YANG MULIA

AKU BUKAN PENJAHAT YANG MULIA
CHAPTER 54


__ADS_3

" sial!....jika dia terus menggunakan sihir, akan sangat berbahaya bagi dirinya, kenapa dia ceroboh sekali? " celoteh alex dengan nada cemas nya.


" beliau tidak bisa menahan kesedihannya yang berangsur-angsur. sejak kecil, saya tidak pernah melihat yang mulia bahagia, matanya selalu menatap kosong, tidak ada semangat dalam tatapannya, namun.....


" setelah beliau pulang dari medan perang yang sengit, saya melihat beliau sangat berbeda, beliau terlihat hidup, berbeda dari sebelumnya...


" beliau selalu tersenyum di ruang kerja nya lalu, setelah itu beliau kembali murung.


" saya tidak tahu apa yang beliau pikirkan, dan ternyata orang yang membuat beliau tersenyum adalah seorang perempuan yang bernama Carla yang tidak lain adalah sang ratu, setelah beliau memberi tahu siapa orang yang membuat dirinya tersenyum, saya akhirnya mengerti, bahwa yang mulia ratu adalah orang yang sangat berharga bagi yang mulia, beliau selalu menaruh sang ratu di dalam hati dan pikirannya, beliau tidak pernah menyerah kepadanya.....


tensis mengungkapkan semua yang dia lihat dan rasakan selama tinggal bersama brayen.


mendengar hal itu alex pun ikut berkomentar.


" aku tahu mengenai hal itu, rose yang mengubah brayen, hanya dengan sebuah kata-kata, aku tahu bagaimana brayen hidup." alex merendahkan suaranya.


saat mereka berbincang-bincang, tiba-tiba suara pintu terbuka , terdengar dengan keras.



' brakkkk '


itu adalah rose, rose dengan panik masuk dan memberitahu keadaan brayen yang semakin parah.


" tolong.....


" tolong panggilkan tabib!!!.....


rose bicara dengan cemas


tensis dan alex berdiri dari duduknya, dan bertanya dengan wajah cemasnya.


" apa yang terjadi ? " tanya mereka beriringan.


" yang mulia.....yang mulia tidak sadarkan diri lagi, dia memuntahkan banyak darah....


" APA ?!!! " ucap mereka kaget...


" bagaimana itu bisa terjadi ? " tanya alex


" dia...


alex menghampiri rose dan memegang bahunya kuat.


" apa dia mengunakan sihirnya ? " tanya alex serius


rose menganguk dan berkata


" ya, dia menggunakan sihirnya....

__ADS_1


" SIAL!!!!......." alex meludah emosi


" panggil daniel sekarang!!!!! " ucap alex


tensis berlari keluar untuk memanggil daniel.


| ray, apa kau ingin mati?, bisa-bisanya dia melakukan hal nekat seperti ini!.| pikir alex.


...----------------...


Sementara itu Berta yang terus merasa bahwa mana yang dia inginkan semakin lama, semakin membesar.


" hmmmm, sepertinya besok malam saatnya untukku merebut mana itu " ucap Berta.



" aku akan datang besok malam untuk mengambil mana itu, aku sudah menantikan, kehancuran turnatara " ucap Berta bersemangat.


...----------------...



semua panik dengan kondisi brayen, dia terus mengerang kesakitan, dan bercucuran keringat dingin.


' ughhh..... ' erangan demi erangan terdengar menyelimuti ruangan tersebut.


setiap daniel menenangkan mana dalam tubuh brayen dengan sihirnya, saat itu pula erangan terdengar dari mulut brayen, yang menahan rasa sakit dan panas.


" bertahanlah ray, aku mohon...." rose terus memegang tangan brayen yang berkeringat dingin, sambil memohon.


" kenapa dia terus mengerang seperti ini, apa kau mengobatinya dengan benar ? " ucap tensis cemas bercampur emosi.


" diamlah " ucap daniel yang masih berusaha


" aku mohon bertahanlah.....


" jangan mati, jangan mati seperti yang lain " ucap rose yang terus menangis di samping brayen.


rose berdoa kepada dewa, dia kali ini berharap dewa akan membantu dirinya.


| dewa, jika kau mendengar ku tolong selamatkan dia, aku tidak mau melihat orang yang dekat denganku Mati lagi, kumohon | batin rose yang berdoa dengan sungguh-sungguh.



daniel yang sudah pada batasnya pun berhenti, dan dia terlihat lelah.


brayen berhenti mengerang, tapi kondisinya masih buruk.


__ADS_1


" maaf....mana ku telah habis di hisap oleh segel yang ada dalam tubuhnya, beliau sedikit tenang untuk beberapa saat, hal ini akan terulang lagi, kita tidak tahu apa beliau akan bertahan atau tidak, itu tergantung kepada beliau " ucap Daniel.


" apa kau tidak bisa menyembuhkannya? " tanya rose


" saya tidak bisa memastikan nya. " ucap daniel.


" apa tidak ada cara lain? " tanya tensis


" aku...tidak tahu...karena mana beliau cukup langka dalam hal ini " ungkap daniel.


" apa kondisinya sangat buruk, seberapa persen kemungkinan kematiannya ? " tanya alex serius


" ini......98% dari keturunan raja yang mewarisi mana ini akan mati di usia muda.... kecil kemungkinan untuk dikatakan bisa hidup " ungkap daniel.


rose yang mendengar itu dengan cepat membantahnya.


" tidak...beliau orang yang kuat, dia tidak mungkin mati kan....


" saya berharap yang mulia raja bisa sekuat itu " ungkap daniel.


...----------------...


keesokan harinya....



rose masih menjaga brayen di kamarnya, dia terus menatap brayen.



" kapan kau akan sembuh dan memperlihat kan wajah dinginmu lagi ? " gumam rose.


rambut hitam yang berserakan di atas bantal, seorang pria yang masih tidak sadarkan diri itu,tidak bergeming.



' ugh '


hanya terdengar suara erangan sesekali dari mulutnya.


rose terus mengelus kepalanya sambil berharap bahwa dia akan membuka matanya.



...----------------...


BERSAMBUNG......


JANGAN LUPA LIKE DAN COMMEN

__ADS_1


SEE YOU NEXT CHAPTER



__ADS_2