AKU BUKAN PENJAHAT YANG MULIA

AKU BUKAN PENJAHAT YANG MULIA
CHAPTER 39


__ADS_3


" sihir yang ku pakai sudah habis, sekarang penampilanku kembali seperti semula, maka dari itu aku harus segera keluar dari sini " gumam rose yang terus berlari


tuk..tak..tuk.. tak -' suara kaki kuda


rose mendengar suara kaki kuda di belakangnya, dia pun berbalik menengok ke arah suara kaki kuda tersebut.



saat rose menengok ke arah belakang, dia panik, karena yang dia lihat adalah prajurit brayen, mereka dengan ganas menunggang kuda untuk mencari rose.


| apa!!! kenapa mereka sudah sampai di sini, apa brayen mulai menyadarinya | pikir rose


| aku harus segera bersembunyi, aku tidak mau tertangkap | pikir rose sekali lagi.


" cari di sekitar sini, siapa tau yang mulia ratu bersembunyi di sini " teriak komandan prajurit dengan kudanya


" baik!!! " jawab prajurit itu serentak


mereka mulai turun dari kuda mereka dan mencari rose.


sedangkan rose waktu itu dengan cepat bersembunyi di sebuah semak-semak..


| bagaimana ini | batin rose


prajurit itu terus mencari rose, satu persatu semak-semak yang ada di sana mereka geledah.



" apa di sana ada ? " teriak salah satu prajurit..


" di sini juga tidak ada " jawab salah satu prajurit


" cari lagi, jangan sampai ada yang terlewatkan " perintah komandan prajurit


rose yang masih bertahan di semak-semak itu, terus merasa panik, dia takut prajurit itu akan menemukannya, jika dia tertangkap, mungkin saja brayen akan mengikatnya di istana.


rose tahu bahwa brayen sangat mencintainya, tapi rose tidak suka dengan obsesinya, dan rose juga sangat marah kepada brayen karena selama dia di istana dia selalu di perlakukan buruk olehnya.


meski dia sudah berkali-kali bilang bahwa dia bukan penjahat, dia terus melakukan segala cara untuk membuatnya menderita.


| aku tidak boleh tertangkap |


prajurit itu terus mencarinya, mereka semakin mendekat ke arah rose...

__ADS_1


| mereka semakin mendekat, apa yang harus aku lakukan, jika aku lari mereka akan menangkapku | pikir rose panik


" kita belum memeriksa semak-semak ini, cepat periksa " perintah seorang prajurit.


" baik " jawab prajurit patuh..


mereka mulai melangkah ke arah semak-semak tempat rose bersembunyi....


kakinya terus melangkah


perlahan...perlahan..dan perlahan


tangannya mulai terjulur menuju semak-semak tersebut.....


rose semakin gemetar, dia semakin menciut ke dalam semak-semak tersebut.


tapi, gaun yang dia kenakan sangat membuatnya risih, rose terus membenahi gaunnya, supaya tidak terlihat..


tangan prajurit itu semakin dekat dengan semak-semak tersebut.....


' detak jantung '


rose mulai memejamkan mata...


dia mulai menahan nafasnya dan menutup mulutnya dengan kedua tangannya.


' tak......gusrak ' suara batu di lempar dan terjatuh ke semak-semak.


prajurit itu menengok ke arah suara tersebut...


" siapa itu? " tanyanya


" cepat kalian periksa ke arah sana " perintah komandan prajurit


para prajurit itu dengan sigap pergi ke arah suara itu.


rose melihat situasi, setelah para prajurit itu pergi.


' haaaah ' hela nafas lega keluar dari mulut rose


rose menghela nafas lega, dia kemudian perlahan keluar dari semak-semak tersebut.


saat rose keluar dari semak-semak, tiba-tiba saja pundaknya merasa dingin dan merinding.


seperti ada seseorang yang berdiri di belakangnya.

__ADS_1


rose pun memberanikan diri untuk menengok ke belakang , pada saat dia menengok ke belakang.


pada saat itu juga pundaknya di pegang oleh seseorang...


" yang muliaa!! "


" aku tidak mau kembali!!!!! " ucap rose panik sambil memejamkan matanya


" yang mulia, ini saya layla " ucap layla kepada rose.


rose membuka matanya, dia melihat samar-samar seorang wajah perempuan , ketika penglihatannya semakin jelas itu memang layla, dia takut jika prajurit tadi akan kembali dan membawanya.


" layla?? bagaimana bisa kau " ucap rose panik


" ini saya yang mulia, saya akan ikut dengan anda, tolong jangan menolak, karena saya sudah menganggap anda sebagai kakak saya. " ucap layla.


rose terharu sedih mendengar perkataan layla, ketika dia kehilangan adiknya dia sangat hancur, tapi.


kini dia punya adik baru lagi, rose juga menganggap layla sebagai adiknya .


rasa sedihnya kini mulai terobati sedikit.


" ya, kau adalah adikku.. " ucap rose terharu


" mari kita pergi yang mulia, sebelum prajurit itu kembali "


" mari...


rose dan layla mulai melanjutkan perjalanan lagi...


mereka berdua berjalan, dan layla menceritakan kepada rose bagaimana dia bisa keluar dari istana.


karena hari semakin gelap dan pada malam itu hujan turun, jadi mereka memutuskan untuk bermalam di sebuah gua.



mereka sudah jauh dari istana ratu, jika berjalan beberapa jam lagi, mereka akan keluar dari hutan dan sampai di pedesaan.


...----------------...


BERSAMBUNG.......


JANGAN LUPA LIKE DAN COMMEN


GAK ADA SPOILLER 🤣

__ADS_1


SEE YOU NEXT CHAPTER



__ADS_2