Aku Kamu Dan Masa Itu II

Aku Kamu Dan Masa Itu II
Aneh


__ADS_3

Yosep baru saja menaiki lift dan memencet tombol lantai yang sudah sangat di luar kepalanya


akhir akhir ini dia sering sekali menginjakkan kaki ke apartment Ailee, padahal Daniel hanya sekali saja menyuruhnya


sepertinya Yosep harus banyak berterima kasih pada pria beristri itu


" bagaimana kabarnya, dia pasti sangat konsen pada istrinya sampai sampai pesan dan panggilanku tidak di respon "


Yosep melirik ponsel di tangannya, tak ada satupun balasan dari sekian deret pesan yang dia kirimkan pada Daniel


semua hanya berurusan dengan sekolah dan pekerjaan saja yang ramai balasan


langkah panjang Yosep terhenti, matanya menangkap wajah sedih yang menunduk di depan sana


gadis manis yang sedang murung, sepertinya


Yosep mempercepat langkahnya, dia menghampiri Rahel dengan segera


" Raheell.. " sapa Yosep lembut


gadis itu segera menegakkan dirinya mendengar suara berat laki laki yang cukup dia kenal


" kak Yosep ? " tanya Rahel ingin memastikan


" iya ini aku, sedang apa kau ? "


Yosep manatap heran wajah cemas Rahel, gadis itu mengukir senyum membalas sapaan Yosep tapi masih jelas terlihat raut cemasnya di sana


" oh... " Rahel bingung harus menjawab apa


tiba tiba gadis itu teringat dengan ponsel Zian di tangannya, ponsel itu berbunyi lagi


" kaak.. " ucap Rahel


tangannya mengangkat ponsel di telapaknya, dia membuka menengadahkan ponsel itu ke arah Yosep, tapi Rahel salah, Yosep ada di sebelah kiri nya bukan di sebelah kanan, dan pula.. ponsel itu dalam keadaan terbalik, Yosep tersenyum kecil


" ponsel kakak tertinggal dan terus berbunyi.. " lanjut Rahel dengan wajah bingung, Yosep melirik ponsel itu terlihat banyak panggilan tak terjawab dan sederet pesan masuk


matanya sedikit terbelalak takjub


" wooow... bahkan disana bukan cuma puluhan " seru hati Yosep tak percaya pada kinerja ponsel di genggaman Rahel, tapi bukan itu yang penting, Yosep mengalihkan perhatiannya kembali pada Rahel


" apa kau ingin mengantarnya ? " tanya Yosep


pada awalnya Rahel ragu harus menjawab apa, dia tidak ingin merepotkan Yosep begitulah pikir gadis manis itu


" kakak akan bertemu kak Ailee ? " Rahel balik bertanya

__ADS_1


gadis itu nenunjuk arah ruangan Ailee, tapi itu bukan lah kamar Ailee Rahel, kau menunjuk arah lift dan Yosep baru saja meninggalkannya


" sepertinya Ailee juga belum sampai ke rumahnya, jadi aku bisa membantu mu lebih dulu.. "


ucapan Yosep ditanggapi ragu oleh Rahel, gadis itu merasa sungkan


" tidak apa Rahel, lagipula Ailee dan aku belum janjian, aku hanya mampir saja "


Yosep berusaha meyakinkan keraguan Rahel


tentu saja dia ingin membantu Rahel lihatlah wajah sendu gadis itu, siapa yang tidak akan membantunya, bahkan jika Ailee yang melihatnya saat ini pastilah gadis itu langsung menarik tangan Rahel dan memacu mobil menghampiri Zian


Yosep tertawa membayangkan jika Ailee yang bertemu Rahel saat ini, gadis itu terlalu baik kadang tingkah dan niat baiknya malah konyol ! bisik hati Yosep, pria itu tersenyum lucu sendiri


" apa tidak merepotkan pak dokter ? " tanya Rahel sekali lagi untuk meyakinkan Yosep


pria itu tersenyum tapi dia sadar Rahel tidak akan bisa mengerti arti senyumannya itu


" aku akan mengantar mu, apa kau tahu kakakmu dimana ? "


Rahel menjawab dengan anggukan cepat, tentu saja dia tahu Zian sudah memberi tahu jadwalnya dari jauh jauh hari


" di taman hiburan nasional ! " jawab Rahel cepat sambil memamerkan gigi gigi rapihnya


" ayo kita kesana ! " balas Yosep dengan nada riang, dia menyukai senyum merekah Rahel, gadis ini tidak murung lagi pikirnya


Yosep meraih tangan gadis itu dan menggenggamnya erat, pria itu siap menuntun jalan mereka kembali menuruni lift dan menuju parkiran mobil nya


Rahel berjalan beriringan dengan langkah Yosep, gadis itu sangat senang ada tangan yang kokoh mau dan tak malu menggandengnya


selama ini hanya Zian laki laki yang mau menggandeng erat seperti ini


rasanya hati Rahel sangat senang, dia tak menyangka jika dokter Yosep sebaik dan setulus ini padanya


" kak Ailee sungguh beruntung.. " gumam Rahel pelan di belakang punggung Yosep, tentu saja pria itu tidak menyadarinya


Yosep membukakan pintu mobil dan mempersilahkan Rahel masuk


dia mengambil pintu arah sebaliknya dan mulai memasuki mobil dan memutar kontak


Yosep baru saja fokus hendak mengemudikan laju mobilnya, tapi tatapan aneh dari gadis di sebelahnya membuat raut wajahnya jadi heran


" kenapa ? " tanya Yosep tak mengerti arti tatapan wajah aneh milik Rahel


gadis itu sekarang mengul*um senyumnya, wajahnya terlihat sedang menggoda


" hahahhaa... "

__ADS_1


Rahel tiba tiba tertawa membuat Yosep semakin heran


" apa kak Yosep akan menyatakan cinta ? " tanya Rahel dengan senyum jahil, sontak membuat Yosep terkejut


" kenapa kau bilang begitu ? "


Yosep menoleh ke belakang, ke arah taman bunga bikinannya, harusnya Rahel tidak bisa melihatnya kan ? pikir Yosep bertambah heran


" kak aku tidak bisa melihatnya tapi aku bisa merasakannya.. " Rahel menarik nafas panjang


" ada berapa bunga disini ka ? " tanya Rahel mengejek


" apa kakak membawa kebun mawar di mobil ini ? " Rahel tertawa renyah, membuat Yosep ikut tertawa, dia tidak menyangka tebakan Rahel sangat tepat


" bagaimana kau bahkan tahu banyak ! " ujar Yosep sambil menyimpan wajah meronanya


pria itu menyalakan mobil dan bersiap meninggalkan parkiran


" apa kakak akan menyatakan cinta di basement ? " tanya Rahel lagi, gadis itu sepertinya sangat penasaran


Yosep menepuk jidatnya, benar juga kata Rahel, jika dia meminta bertemu Ailee di sini tentu saja akan terjadi pernyataan cinta di basment apartment Ailee, kenapa dia tak bisa terpikir kesana, Yosep bingung


" aku akan membantu kakak ! " ucap Rahel mantap


gadis itu sepertinya juga tahu kalau Yosep saat ini sedang galau


" kita kan ke tempat hiburan, kakak harus ajak ka Ailee kesana, menyatakan cinta di tengah lampu gondola gantung yang berwarna warni, kakak juga bisa mengajak kak Ailee naik bianglala.. " ide Rahel dengan wajah penuh harap


Yosep mengerutkan dahi, sedikit bingung, tapi saran gadis ini boleh juga, bukannya wanita suka yang romantis dan memorable


" ah satu lagi, aku akan minta kak Zian menyanyikan lagu romantis untuk kalian, bagaimana kalau lagu sempurna ? "


Rahel masih saja berceloteh dengan riang, ada banyak ide manis dan romantis dalam kepalanya gadis itu karena dia tak menyadari jika ide ide gilanya itu membuat Yosep kurang fokus, pria itu membayangkan wajah Ailee di depan matanya, dia sudah semakin tak sabar lagi


" terimakasih idemu, aku sangat menyukainya.. "


ujar Yosep di penghujung kalimat Rahel


pria itu menjangkau kepala rahel mengelus lembut disana


gadis kecil itu langsung terdiam, mulutnya yang tadi berceloteh kini tak sempat tertutup, gadis itu terlalu kaget dengan sentuhan tiba tiba dari tangan Yosep


Rahel menyentuh kepalanya berlahan, di sini tadi Yosep menyinggahkan telapak tangannya walau hanya sebentar


" hangaat... " gumam Rahel hampir tanpa suara, bibirnya tersenyum kecil


deg... deg... deg.... !!!!

__ADS_1


__ADS_2