
“ Claudia.. aku ingin minta maaf padamu, aku emmbuat perjalanan cintamu berhenti sampai di sini, aku menghancurkan hidup mu dan anak mu.. “ ujar Azka penuh penyesalan, pria itu berusaha nengajak Claudia berbicara meski wajah wanita itu terlihat masih sama, dia masih saja menatap kosong dan tanpa ekspresi
“ nama ku Azka, aku mohon maaf pada mu.. “ pinta Azka dengan suara pelan, dia tak tahu lagi harus berbicara dengan cara apa agar Claudia mau meresponnya
“ Claudia katakan sesuatu agar aku bisa menebus kesalahan besar ku pada mu “ lanjut Axka masihd engan sorot mata memohon
Azka akan keluar dari ruang rawat tiba tiba suara Claudia membuat langkah Azka berhenti
“ aku ingin sebuah rumah di tepi pantai.. “ ucap Claudia mengagetkan Azka, pria itu membalikkan badannya dengan segera kini djmia bisa menatap mata Claudia, wanita itu mulai memperhatikan wajah Azka
“ Yosua menjanjikan ku hidup lebih baik hingga aku mau melahirkan anaknya “ lanjut Claudia membuat Azka terperanjat, kalimat itu membuat nya tak bisa percaya
“ dia akan memberikan rumah bahagia di tepi pantai yang indah, dia juga akan melewati pemandangan matahari terbit dan tenggelam setiap harinya, aku inginkan itu “ ujar Claudia serius
“ aku tak butuh hubungan cinta semu seperti yang Yosep tawarkan “ lanjut Claudia menyorot tajam
“ aku tak menyukai Yosep, aku tak menyukai kekasihnya, hubungan mereka membuatku tak suka, aku tak menyukai hubungan sehat seperti itu.. “ Azka mencoba menyimak kalimat serius Claudia
“ Azka.. aku tidak bisa mencintai Yosua dengan tulus, hidupku sebagai wanita malam sangat menjemukan, aku tak menginginkan hidup seperti itu, aku mendambakan hidup lebih layak, aku menginginkan pria yang mampu membebaskan ku dari semua belenggu itu “
“ tapi dia memilih pergi dan janjinya semua hanya tinggal janji.. “ lanjut Claudia, kali ini matanya semakin tajam menatap mata Azka
“ kau tahu tidak, Yosep memamerkan kebahagiaanya di depanku ! dia membuat wajah penuh bahagia, bahkan wanita itu sangat cantik dan ramah, dia sangat sempurna untuk seorang wanita, harusnya wanita itu mendapatkan pria lebih baik dari Yosep ! “ ketus Claudia di balas anggukan cepat Azka
“ kau setuju dengan ku kan ! “ wajah Claudia berubah senang mendapatkan dukungan dari Azka
“ aku sangat setuju dengan mu, pacarnya sangat cantik, dia memang tak pantas untuk Yosep ! “ balas Azka dengan wajahnya yang sumringah
“ betulkan, aku tak menyukai kebahagiaan mereka, itu sangat menyebalkan ! “
“ tentu saja kau sangat betul ! aku juga sangat membenci itu ! “ dukung Azka lagi, Claudia semakin meraut wajah senang, matanya yang kosong semakin berbinar binar
“ aku sangat membenci sikap Yosep yang kaku dan kolot, dia haruanya mendapatkan wanita tua di desa ! “ upat Claudia diiringi tawa ringannya, Azka pun ikut tertawa dia mengaminkan ucapan Claudia, mereka terlihat kompak tertawa kini
“ tapi kenapa kau melukai wanita itu ? “ selidik Azka membuat wajah Claudia berubah, dia menghentikan tawanya
__ADS_1
“ aku sangat menyesal, aku kira dia dokter yang selalu menyuntikkan obat penenang untukku, aku sungguh menyesal.. “ suara Claudia terdengar melemah, Azka berusaha mengusap punggung wanita itu, dia hanya ingin membantu menyenangkan
“ tapi itu bagus, mereka tidak memamerkan kemesraan lagi di hadapan ku ! “ ujar Claudia membuat Azka terkejut, pria ktu segera menarik tangannya
“ wanita ini sungguh sudah gila.. “ ujar batin Azka tak percaya
“ Claudia aku akan membuatkan sebuah rumah di tepi pantai untuk mu “ mata wanita itu kembali berbinar mendengar ucapan Azka
“ kau serius ! “ tegas Claudia tak percaya
“ apa kau memiliki keluarga ? “ tanya Azka ingin tahu lagi, Claudia menggeleng pelan, dia mulai menangis
“ aku adalah anak yang tak di inginkan, aku hanyalah seorang wanita yang tak berharga “ ucap Claudia masih terus menangis
“ aku membenci wajah bahagia orang lain, aku tak menyukai hubungan yang baik, aku membenci orang
yang bahagia ! “ teriak Claudia memekik
Azka meraih badan wanita itu, dia memeluknya cepat
“ aku tahu sedikit perasaan seperti ini “ gumam batin Azka prihatin
Entah mengapa jiwa yang terguncang, perasaan yang tak menentu semua itu membuat Axka prihatin, dia tak bisa mengabaikan wanita ini begitu saja, dia merasa ada bagian dirinya dalam diri Claudia
“ ayo berbahagia Claudia.. “ ucap Azka meyakinkan wajah sendu Claudia, wanita itu mengangguk berlahan, dia mencoba menarik senyum, dia menanti janji Azka
*****
Ailee membuka matamya berlahan, dia bisa melihat wajah lelah Yosep yang tertidur pulas di sisi nya, pria itu merebahkan kepalanya di samping ranjang tidur Ailee
“ kau bahkan tertidur di sini “ ujar Ailee pelan sambil mengelus lembut dahi Yosep, dia memperhatikan wajah kekasihnya yang tertidur lelap dan terlihat tenang
Mata Ailee terus menatap lama, dia tersenyum kecil melihat wajah tampan Yosep
“ kau semakin tampan saja, walau kadang pikiran mu terlalu baku tapi aku tetap selalu jatuh cinta padamu sayang.. “ kata sayang membuat rona merah di wajah Ailee
__ADS_1
Saat menatap wajah polos Yosep tak sadar Ailee berlahan mendekatkan wajahnya, dia mencuri kecupan di bibir tenang Yosep, gadis itu tersenyum kecil menyadari wajah tenang Yosep yang tak berubah, hati gadis itu merasa sangat senang saat ini, dia tak bisa berhenti tersenyum

Ailee masih menahan senyumnya tanpa menyadari wajah tenang Yosep sudah berganti dengan raut bahagia
“ apa kau mencuri bibir ku ? “ tanya Yosep dengan suara pelan, Ailee menatap wajah Yosep dengan mata sedikit membesar, dia mendecakkan lidahnya tak percaya dengan senyum lebar kekasihnya itu
“ ck kau sudah bangun “ ucap Ailee biasa
“ tentu saja sesuatu yang lembur menggoda di dalam mimpi ku “ goda Yosep
“ sayang.. mungkin ini bukanlah hal yang tepat, tapi.. maukah kau menikah dengan ku ? “ Ailee melotot tak percaya, bagaimana mungkin kau melamar kekasih mu dalam keadaan tidak sehat seperti ini, dan lihatlah bahkan kau menyatakan semuanya dengan wajah yang lelah, batin Ailee kesal dan kecewa
“ kau sedang melantur ya, sana tidur lagi ! “ ujar Ailee ketus
“ aku serius sayang, ayoo menikah “ ucap Yosep serius
“ jika kita menikah aku tidak akan banyak bertanya untuk melakukan apapun padamu, kau tahu sulit untukku menahan semuanya saat bersama mu “ lanjut Yosep masih dengan wajah seriusnya, Ailee menatap heran
“ apa sih maksud mu ? “ tanya Ailee tak mengerti
“ iya.. semua orang bilang kalau aku ini konservatif, kuno, kau juga pasti berpikir begitu ! “ jelas Yosep membuat wajah Ailee semakin tak paham, Yosep bingung bagaimana harus menjelaskan pada kekasihnya ini, dia tahu betul akan wajah penuh tanda tanya di hadapannya saat ini
Yosep seketika merona merah, dia menundukkan wajahnya, pria itu tak berani menatap mata Ailee
“ aku ingin menikmati malam indah bersama mu ! “ Ailee membelalakkan mata, tak percaya dengan kalimat Yosep barusan
“ kau gila ya, pikiran mu sungguh kotor ! “ hardik Ailee dengan wajah merona nya, kalimat barusan jelas menggoda pikiran Ailee
“ aku serius, ayo kita menikah “ ucap Yosep lagi, Ailee masih tak percaya
“ kita bisa menyimpan hubungan kita sebelum mengadakan pesta “ ucap Yosep berusaha meyakinkan, jarinya menyentuh rambut Ailee dan menyisipkan diantara telinga gadisnya
“ aku masih punya pekerjaan yang harus aku selesaikan, kau pun begitu, tapi ayo menikah walau kita harus merahasiakannya “ lanjut Yosep membuat Ailee kian bingung
__ADS_1
“ apa kau mengajakku menikah hanya untuk hubungan saja ? “ tanya Ailee curiga
“ bu, bukan.. aku tidak hanya memikirkan itu “ balas Yosep dengan suara pelan dan ragu, Ailee mendelik kesal, apa katanya tidak hanya itu ! batin Ailee mendengus kesal