Aku Kamu Dan Masa Itu II

Aku Kamu Dan Masa Itu II
Mengingat


__ADS_3

AZKA



aku tak percaya dengan kejadian hari ini, aku tak bisa percaya semua ini bisa ku rasakan, apa aku sedang mengkhayal ?


aku menampar wajah ku sendiri


dan rasanya perih


itu membuat ku tertawa, aku seperti orang kurang waras saja ! yaa aku sepertinya memang sedang tidak waras ! aku sudah lama kehilangan hidup normal ku


aku menatap wajah yang tertidur pulas di ranjang ku, aku memperhatikannya dengan seksama


aku tak percaya kau melangkah masuk dalam pelukan ku malam ini


aku tak percaya bisa bersama dengan mu dengan perasaan yang seperti ini, kau tidak sedang mengasihani ku kan ?


entah lah sepertinya aku ragu


aku yakin kau menyimpan cinta untuknya, untuk pria itu, Ailee kau sedang bermain api, kau akan membakar siapa, aku ? dia ? atau diri mu ?


yang pasti aku tak akan membuat mu yang terbakar, hingga raga ku hancur menjadi debu aku tidak akan membuat mu menyakiti diri sendiri


jika cinta segitiga ini memiliki sudut yang tajam dan akan melukai kita, aku tetap masih bisa mundur dan menyaksikan mu bahagia


aku meraih benda yang ku simpan di kotak kecil dalam laci meja kamar


kalung dengan setengah hati.. apa maksudnya ini ?


aku ingat sekali hari itu ..


aku tak sengaja melihat mu lagi, kau pria yang kutemui di apartemen Ailee, kau dengan wajah mu yang putus asa sama seperti ku


" kau... " ternyata kau juga mengingat ku ? kau tak sungkan mengulurkan tangan dan memperkenal kan diri


" Yosep ! "


" Azka " aku menyambut mu begitu saja, menggenggam tangan mu


kita bertemu karena jadwal yang sama, aku dengan jadwal terapi depresi ku yang semakin baik


dan kau dengan pekerjaan mu mendampingi seseorang, kau di kamar itu ? apa kau juga mengenal dia ?


aku tidak begitu peduli, yang membuat ku mulai memperhatikan mu adalah raut wajah mu yang berbeda ketika kita bertemu kembali


jika aku semakin membaik dia sepertinya semakin terpuruk


" Azka.. aku tidak tahu harus melakukan apa lagi.. " ucap mu dengan nada lemah pada ku, ku rasa kita tak pernah sedekat ini hingga kau mencurahkan perasaan mu


apa pasien itu membuat mu depresi seperti ku ? siapa sebenarnya orang yang kau kunjungi setiap hari nya ?


YOSUA WINATA..


aku mengenal nama itu, apa dia siswa sekolah ku yang terkenal dengan IQ tinggi nya ? dia target bully kami saat masih sekolah


apa yang terjadi pada nya ?

__ADS_1


kenapa dia ada di sini ?


apa sesuatu hal buruk menimpanya ?


Aku dan Yosep menatap Yosua lama, pria itu terbaring dengan alat bantu menempel di sekujur tubuh nya, apa yang terjadi pada nya ? apa seserius ini ?


" aku sepertinya tak mampu menanggung semua ini, aku mohon kau mau membantu ku " ucap mu asal membuat ku semakin tak mengerti, dia sedang membahas apa ?


" apa kau menyukai Ailee ? " tanya nya tiba tiba membuat ku seketika menjawab bohong


aku menggeleng cepat, bagaimana kau bisa menduga seperti itu, aku tahu kau dan Ailee memiliki perasaan saling bersautan, kau sedang menjebakku ?


" ambilah.. " ucap nya meletakkan sesuatu di tangan ku


" aku akan pergi dari nya, aku sudah tak bisa lagi mendampingi nya, mungkin kami tak ditakdir kan bersama.. " ucap nya dengan nada penuh sesal


ucapannya membuat ku semakin tak mengerti, apa yang terjadi, mengapa dia terlihat penuh beban dan menderita sendiri, bukankah lebih baik dia bertemu Ailee dan mengatakan sebenarnya ? mengapa dia melibatkan ku di sini ? bukan kah kita bahkan tak begitu saling mengenal ?


seorang wanita berdiri di hadapan kami


" Sofia.. " ucap nya


membuat mata ku ikut memperhatikan, mereka terlihat akrab


" ah perkenalkan ini Azka "


hey ! kau bahkan memperkenalkan ku padanya ? memangnya aku harus mengenal semua rekan mu ? kau pikir apa hubungan kita


aku hanya ingin jadwal terapi ku bukan teman mengobrol yang bahkan tak kupahami apa yang harus aku obrol kan


aku hanya kebetulan mampir menjenguk pria yang hanya ku kenal, aku sedikit merasa bersalah saja pada nya


lalu harus aku apakan kalung ini ?


" Yosep apa kau yakin ? " tanya Sofia dengan raut wajah sendu nya, Yosep menjawab dengan anggukan kecil


" kau akan menyesal nantinya.. " ucap wanita itu lagi


apa sih yang mereka bicarakan ! semua itu tak bisa ku cerna apalagi untuk ku mengerti


" Sof, kau tahu semua hubungan rumit ini, lalu apa lagi yang bisa kulakukan untuk nya .. " balas Yosep dengan wajah penuh teka teki


mereka sedang membicarakan apa ? aku ingin berteriak saja rasanya saat itu


" aku tak mengerti !! " hatiku sudah cukup mewakili


intinya aku masih tak paham dengan semua situasi itu


-----


aku melihat kalung yang melingkar di leher Ailee, sekarang bibir ku tersenyum sinis, ini pasangannya ?


aku mencoba memakai kalung itu, pasti terlihat aneh , aku langsung melepasnya lagi


" pria itu penuh dengan misteri, apa yang sebenarnya terjadi ? "


terakhir aku melihat mereka di lorong rumah sakit, saat itu aku melihat wajah panik Sofia, dia sempat menatap ku lama dengan tingkahnya yang takut dan cemas, aku tak berani bertanya aku hanya melihat saja

__ADS_1


sreeeekkkk !!!


petugas rumah sakit mendorong ranjang yang sudah di tutup rapi, Sofia melirik sekilas lalu terlihat seperti berdoa


aku mengambil duduk dan memperhatikan kepanikan wanita dewasa itu


" Yosep.. bagaimana ? " tanya nya cepat ketika seorang pria keluar dengan pakaian lengkap kedokteran


apa dia Yosep ? aku tak bisa begitu mengenali nya


apa tadi Yosua ?


mereka terlibat obrolan singkat hingga sosok seperti Yosep itu berlalu dari hadapan Sofia, dia sempat menatap ku sesaat tapi pergi segera


Sofia mengambil duduk di sebelah ku


" kau kemari ? " tanya nya seperti ingin tahu aku sedang apa di sini


aku sendiri tidak tahu kenapa aku bisa berada di sini, aku hanya ingin melihat perkembangan Yosua, tapi sepertinya semakin memburuk


aku juga mencari tahu apa yang Yosep lakukan di sini hari ini, dia membuat ku penasaram dengan tingkah tertutupnya, juga wanita ini, mereka berdua seperti memiliki rahasia besar


tak lama berselang Yosep keluar dengan pakaian biasanya, dia segera mengambil duduk di sebelah Sofia, bergabung dengan kami


aku melihat kantong matanya, dia terlihat sangat lelah


kepala nya mengangguk berlahan


" semua nya baik baik saja.. " ujar Yosep meyakinkan wajah panik Sofia


" Rahel mendapatkan donor nya.. " ucap Yosep memastikan senyum dengan terpaksa


" kau benar benar bodoh ! " upat Sofia membuat ku kaget


ada apa ini ?


Yosep menoleh ke arah ku


" aku titip kan Ailee padamu " ucap nya menahan senyum dan raut sedih di wajah nya


" kau gila ! " ketus Sofia kesal


" aku sudah memutuskan.. " ucap Yosep dengan suara bergetar, dia sedang tidak senang saat ini, dia menyimpan banyak beban


mereka berdebat dan aku hanya diam, aku berusaha menyimak dan mengerti apa yang terjadi, tapi tetap saja tanda tanya besar menimpa kepala ku


" Sof ucap kan terimakasih pada Yosua, kunjungi dia setiap waktu aku mohoon... " ujar Yosep dengan nada rendah dan wajah memelas


" Azka.. aku titipkan Ailee pada mu, aku percaya pada mu, aku mohon.. " dia pun melakukan itu pada ku ?


ada apa ini ? aku hanya ingin melakukan hal baik di hari terakhir Yosua, masa lalu membuatku merasa berdosa


aku tak mau terlibat dengan urusan di antara kalian, baru saja aku ingin bangun dan beranjak


" aku akan pergi dari kehidupan kalian untuk selama nya.. " ujar nya membuat ku tak percaya


__ADS_1


----


penasaran dimana Yosep kini? apa betul dia sudah meninggal seperti dugaan lainnya ?? kirim vote kalian yaaa... 😘


__ADS_2